BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Satpol PP Akui Banyak Dihadang Benturan; Dari Perda Hingga Informan

- Apahabar.com Rabu, 22 Mei 2019 - 12:56 WIB

Satpol PP Akui Banyak Dihadang Benturan; Dari Perda Hingga Informan

ilustrasi, Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menggelar razia. Foto-rangkasnewz

apahabar.com, BANJARMASIN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin mengalami banyak kendala dalam menjalankan peraturan daerah (perda) Ramadan. Di antara kendalanya adalah kerancuan Perda itu sendiri hingga banyaknya informan di lapangan yang “menggagalkan” razia yang digelar mereka.

Baca Juga: Buka Puasa Bersama Mahasiswa HST, Sekdakab Ingatkan Jauhi Narkoba

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin, Hermansyah memberikan tanggapan terkait Peraturan Daerah (Perda) Ramadan, terutama yang mengatur tentang Tempat Hiburan Malam (THM).

“Untuk THM tegas ditutup, tetapi untuk rumah billiard itu masih kita rapatkan,” ujar Hermansyah.

Menurutnya, Satpol PP dalam waktu dekat akan turun ke jalan untuk patroli dengan sasaran rumah-rumah billiard.

“Kita akan awasi sembari menunggu surat rekomendasi dari pihak cabang olahraga, tempat billiard mana saja yang diperbolehkan buka,” sambungnya.

Hermansyah melanjutkan, saat ini Satpol PP kebingungan dalam mengambil langkah dikarenakan aturan Perda yang masih rancu.

“Saat ini kita bingung mau ambil langkah bagaimana, belum ada surat rekomendasi, tempat mana saja yang boleh buka, jadi kita tidak bisa sembarangan kasih sanksi,” ungkapnya.

Selain itu dia juga menjelaskan perihal masih beraktifitasnya tempat-tempat yang terindikasi menjual minuman keras selama Ramadan di Kota Seribu Sungai.

Dikatakannya, pihak Satpol PP sendiri sudah melakukan upaya-upaya untuk menjerat tempat-tempat tersebut. Namun, tempat tersebut banyak memiliki informan-informan sendiri. Jadi, sewaktu petugas turun ke jalan, mereka langsung bergegas menutup tempatnya atau menyembunyikan minuman-minuman beralkohol miliknya.

“Warungnya memang buka, tapi setelah dicari tidak ada minumannya, kemungkinan informasi sudah bocor,” imbuhnya.

Selain hal-hal tersebut Hermansyah juga menjawab perihal banyaknya anak punk dan pengamen-pengamen yang dinilai mengganggu ketertiban selama Ramadan.

Diungkapkannya bahwa petugas penegak Perda sudah rutin melakukan razia terhadap anak-anak punk dan para pengamen.

“Sudah sering kita tindak, tapi paling setelah keluar dari Dinas Sosial mereka itu kembali lagi ke jalanan, jadi kami dan Dinsos mempunyai keterbatasan untuk hal itu,” ungkapnya.

Baca Juga:Pemkab HSS Peringati Nuzulul Quran dengan Khataman Alquran

Reporter: ahc07
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BLT Dana Desa di Batola Sudah Mulai Dicairkan
Korban DBD di Banjarmasin Sudah Delapan Orang

Kalsel

Korban DBD di Banjarmasin Sudah Delapan Orang

Kalsel

Tinjau Rekapitulasi KPU Kalsel, Pangdam Mulawarman: Tiga Wilayah Saya Aman
apahabar.com

Kalsel

Pemusnahan Bahan Peledak Mengguncang Gambut Hingga Liang Anggang
apahabar.com

Kalsel

Tuntutan Massa Demo DPRD Kalsel: RKUHP hingga RUU KPK
Kecelakaan Trikora

Kalsel

Kecelakaan Maut di Loksado: Motor Terbakar, 2 Nyawa Melayang
apahabar.com

Kalsel

Sudah Dioperasi, Kondisi Bayi Jantung Bocor dari Batola Stabil
apahabar.com

Kalsel

Pengeras Suara Rp 4,8 Miliar Buat DPRD Kalsel  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com