Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel

Sidak, Wawali Banjarbaru Temukan Ratusan Makanan Tak Berizin dan Kedaluwarsa

- Apahabar.com Selasa, 21 Mei 2019 - 14:57 WIB

Sidak, Wawali Banjarbaru Temukan Ratusan Makanan Tak Berizin dan Kedaluwarsa

Tim gabungan Pemkab Banjarbaru, dan BPOM melakukan sidak di sejumlah pasar modern dan tradisional, Selasa (21/5) siang. Foto-apahabar.com/Zepi Al Ayubi

apahabar.com, BANJARBARU – Memasuki pekan kedua Ramadan, Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan melakukan sidak di sejumlah pasar tradisional dan modern, Selasa (21/5) pagi.

Hasilnya wawali dan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) menemukan ratusan produk tanpa izin edar. Ironisnya, produk tersebut masih diperjualbelikan kepada konsumen.

Dari sidak dua tempat retail dan pasar modern, tim gabungan mengamankan puluhan produk makanan, mulai dari ayam kalengan merk Pronas Chicken luncheon sebanyak 120 kaleng, serta minyak goreng merk Sedap sebanyak dua bungkus,

“Semua produk yang kami dapat di Giant dan Minimarket Pinus ini habis izin edarnya. Izin edar ini terkait legalitas, jika tidak ada izin edar tidak dijamin keamanannya bagi konsumen,” ungkap Staf Bidang Pemeriksaan BPOM Banjarmasin, Leny Syanjaya kepada apahabar.com.

Sejatinya, Wakil Wali Kota Darmawan Jaya Setiawan menjelaskan, sidak kali untuk memantau harga bahan pokok di pasar modern dan pasar tradisional.

“Sidak kali ini tidak ditemukan barang kedaluwarsa. Tapi ada beberapa produk yang hasil sudah izin edarnya. Selain itu kami juga melakukan pemantauan harga pokok,” terangnya.

Sebagai tindak lanjut sidak, tim gabungan langsung mendatangi distributor.

“Karena untuk produk di Kalimantan Selatan, yang bertanggung jawab adalah distributornya,” sambung dia.

Secara keseluruhan, Jaya menemukan sejumlah komoditi bahan pokok mengalami kenaikan harga. Seperti gula, beras, minyak dan lainnya. Rata-rata kenaikan Rp 1 ribu sampai Rp 2 ribu/Kg.

Sedangkan untuk harga ayam potong justru mengalami penurunan. Dari yang sebelumnya mencapai angka Rp56 ribu/potong, saat ini sudah turun ke angka Rp44 ribu. Sedangkan untuk harga daging sapi masih di angka Rp130 ribu/Kg.

“Disperindag sudah rutin melakukan pengecekan harga ke lapangan. Untuk menekan harga ini di pasaran, kami juga sering melakukan operasi pasar. Yang sudah dilakukan sejak awal Ramadan lalu,” ujarnya mengakhiri.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Naik, Tim Satgas Pangan Sidak Pasar

Reporter: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz F

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Buka Sosialisasi Pengamanan Swakarsa 2020
banjir tabalong

Kalsel

Banjir di Haruai Tabalong, Petugas Gabungan Salurkan Makanan dengan Berenang
apahabar.com

Kalsel

Darurat Covid-19, Kapolres Kumpulkan Kapolsek Se-Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Bully Pemadam di Batola Lewat Status WA, Seorang Pemuda Akhirnya Minta Maaf
Kebakaran

Kalsel

Kebakaran Pondok Indah Banjarmasin, Satu Armada Relawan Pemadam Oleng Hantam Motor
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Banjar Bakal Turunkan Baliho Kampanye Tak Sesuai Aturan
apahabar.com

Kalsel

Pasca Penusukan Syekh Ali Jaber, FKUB Kalsel: Jangan Terprovokasi
apahabar.com

Kalsel

Tragedi Jagal Kepala Bocah di Limpasu, Gubernur: Tamparan Buat Kita Semua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com