Obok-Obok Kantor Kades Kelumpang, Intel Kejari Amankan Duit Tunai ASN Banjarmasin Masih Pakai Elpiji 3 Kg, “Jangan Dikambinghitamkan” Jatah Lebih tapi Gas Langka di Banjarmasin, Kartu Kendali Dijual Rp300 Ribu! Duh, Jatah Ratusan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Raib di Agen Muara Asam Asam Tala Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa?

Sidang Praperadilan Rommy Digelar Selasa, KPK Yakin Menang

- Apahabar.com Senin, 13 Mei 2019 - 20:51 WIB

Sidang Praperadilan Rommy Digelar Selasa, KPK Yakin Menang

Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto-Antara.

apahabar.com, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar lanjutan sidang praperadilan tersangka suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama Romahurmuziy alias Rommy dengan agenda putusan, Selasa (14/05/2019). Sidang sendiri akan di pimpin hakim tunggal Agus Widodo.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, seperti dilansir Antara mengatakan, lembaganya optimistis dapat memenangi praperadilan tersebut.

“Ketika maju ke tahap penyidikan, KPK sudah yakin dengan bukti-bukti yang ada bahwa ada pihak lain yang mengajukan praperadilan adalah hak mereka dan kami pasti hadapi,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK RI, Jakarta, Senin (13/05/2019).

“Semua proses sudah dilakukan mulai dari membaca permohonan yang diajukan RMY, KPK juga sudah menjawab mengajukan bukti-bukti yang dibutuhkan dan relevan sampai pada kesimpupan tinggal kita tunggu besok putusan bagaimana,” ucap Febri.

Ia menyatakan KPK sebagai institusi penegak hukum dalam posisi mempercayai dan menghargai pengadilan yang independen serta imparsial terkait dengan putusan praperadilan Rommy itu.

“Yang pasti KPK sebagai insititusi penegak hukum tentu berangkat dari posisi percaya dan menghargai pengadilan yang independen dan imparsial. Jadi, kita tunggu hasilnya dan penyidikan (RMY) tetap berjalan seperti biasa,” ucap Febri.

Dalam persidangan praperadilan yang diajukan Rommy itu juga terungkap dalam jawaban tim Biro Hukum KPK disebut Menag Lukman Hakim Saifuddin menerima Rp10 juta dari Haris Hasanuddin.

Pemberian itu diberikan pada saat kegiatan kunjungan Menag ke salah satu Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.

KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait dengan suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018/2019.

Diduga sebagai penerima Romahurmuziy, sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS).

Baca Juga: Polisi Musnahkan Puluhan Gram Sabu Beserta Ineks di Banjarbaru

Baca Juga: KPK Periksa Sekjen Kemenag untuk Pertajam Bukti Kasus Suap Romahurmuziy

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polda Kalteng Tangkap Pengepul dan Pemburu Sisik Tringgiling

Hukum

Polisi Sukses Sergap 2 Pencuri 63 Kayu Balok Ulin di Kobar
apahabar.com

Hukum

Gencar Basmi Narkoba, Polres Tapin Utara Amankan Tersangka Saat di Jalan
apahabar.com

Hukum

Penganiaya Anak di Bawah Umur di HST Diancam 5 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta
apahabar.com

Hukum

Siswi SMP Korban Penculikan di Banjarbaru Jalani Trauma Healing
apahabar.com

Hukum

Dua Pengedar Narkoba Masuk Perangkap
apahabar.com

Hukum

Heboh Bocah Cabul di Tapin Perkosa Wanita Tunagrahita, Ini Bahaya Jika Kecanduan Film Porno Menurut Psikiater
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com