Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Tak Hanya Jelang Ramadan, Ini Penyebab Kenaikan Harga Gula

- Apahabar.com Sabtu, 4 Mei 2019 - 12:28 WIB

Tak Hanya Jelang Ramadan, Ini Penyebab Kenaikan Harga Gula

Gula. Foto-Industry.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjelang Ramadan, sejumlah harga kebutuhan pokok merangkak naik, termasuk gula.

Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalsel, H Aftahuddin mengatakan kenaikan harga gula putih tidak hanya disebabkan akan memasuki bulan Ramadan tapi juga Harga Patokan Petani (HPP).”Naiknya harga gula sendiri karena adanya isu kenaikan HPP pemerintah,” katanya.

Kepada apahabar.com dia mengatakan kenaikan harga gula jelang Ramadan sendiri akibat dari rencana pemerintah yang ingin menaikkan HPP gula kristal putih ditingkatan petani tebu.

Sekarang, harga jual gula putih tingkat eceran Rp 13.000 per kilogam. Sedangkan tingkat distributor Rp12.400 per kilogram.

H Aftah menyebut, harga yang saat ini dijual eceran termasuk mahal, biasanya harga berkisar Rp12.000 per kilogram..

Menurutnya harga gula tahun ini lebih mahal dibanding momentum yang sama tahun sebelumnya. Seperti diketahui, konsumsi gula di Banjarmasin akan selalu mengikat setiap kali jelang Ramadan di banding hari biasa. Hal itu tidak lain untuk pembuatan kue-kue khas Banjar yang salah satu bahan utamanya adalah Gula putih.

“Di distributor saat ini masih dikisaran 4.000 ton stok. Jumlah ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk 15 hari ke depan,” katanya.

Untuk stok H Aftah mengatakan 4.000 ton adalah stok berjalan. Stok tersebut akan terus di tambah dari pulau Jawa lewat jalur laut. “Kalau stok mencukupi, namun untuk harga memang sulit kita tekan,” Ucapnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Permintaan Gula di Kalsel Capai 15 Persen

Baca Juga: Usung Program Branchless Banking, Mandiri Optimis Majukan UMKM Kalsel

Baca Juga: Triwulan I 2019, Sumber Pajak Reklame Banjarmasin Terendah

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Kalsel Melambat, Deputi Gubernur BI Ungkap Penyebabnya

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Uniknya Pasar Tungging, Pasar Rakyat Khas Warga Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Nilai Rupiah ‘Lemah’ Penyebab Impor di Kalsel Turun Drastis hingga 27,10 Persen
apahabar.com

Ekbis

Pedagang Mengeluh, Revitalisasi Pasar Sudimampir Terkesan Dipaksakan Pemkot
apahabar.com

Ekbis

Penerbangan Repatriasi Meningkat, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Protokol Kesehatan
apahabar.com

Ekbis

Salip Yuan, Rupiah Kokoh di Puncak Klasemen
apahabar.com

Ekbis

Strategi Banjarmasin Tekan Kelangkaan Bawang dan Gula Pasir
apahabar.com

Ekbis

Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan di Banjarmasin Capai Rp 177 Miliar
corona

Ekbis

Kasus Corona Nyaris Sejuta, Rupiah Merana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com