Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Teliti ‘Tari Tiling Tanggung’, Dessy Rela Naik-Turun Gunung

- Apahabar.com Senin, 6 Mei 2019 - 11:47 WIB

Teliti ‘Tari Tiling Tanggung’, Dessy Rela Naik-Turun Gunung

Dessy mewawancarai Rusdiansyah (memakai topi dan kacamata) di sebuah pondok dadakan di tengah sawah. Foto-AHC05

Tak ingin menulis skripsi yang biasa-biasa saja, Mahasisiwa STKIP PGRI Banjarmasin bernama Dessy Puteri Novitasari meneliti sebuah tari yang mulai langka. Tari tersebut bernama “Tari Tiling Tanggung”. Untuk mewawancara nara sumber, dia rela naik-turun gunung.

AHC05, RANTAU

Demi memenuhi kelengkapan penelitian skripsinya, Mahasiswi Seni Tari itu rela naik-turun gunung ke Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani pada Minggu (5/5). Tujuannya, mewawancara nara sumber bernama Rusdiansyah. apahabar.com turut mengiringi perjuangan mahasiswi satu ini.

Sesampainya di kediaman Rusdiansyah (nara sumber), ternyata dia tidak berada di rumah. Dia dikabarkan sedang memanen padinya di sawah bersama keluarganya.

“Sudah terlanjur ke sini, kita susul aja ke ladangnya,” ujar Dessy pada ayah dan dua orang temannya.

Ladang milik Rusdiansyah berada tepat di bawah lereng pegunungan Meratus dan di bantaran sungai Tapin. Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit dari kediamannya, Rusdiansyah ditemui di bawah bangunan sederhana beratap terpal berwarna biru, tengah sawah.

Baca Juga: ‘Berebut’ Status Ibu Kota, Empat Gubernur Diundang ke Jakarta

Saat dijumpai, Rusdiansyah mengaku sangat senang ada orang yang peduli dengan adat budayanya. Sehingga, informasi tari yang diketahuinya tak hilang begitu saja, bahkan bisa menjadi referensi bagi generasi yang akan datang.

“Himung aku ada yang mancatat, marakam kisah adat budaya kami, harapannya ada kaina yang mangisah akan (Senang ada yang mencatat dan mengingat adat budaya kami, harapannya ada orang yang menceritakan, red),” ujar Rusdiansyah.

Rusdiansyah, dinilai Dessy, sangat terbuka. Dia juga sangat menguasai tari yang sedang diteliti. Sehingga wawancara berjalan lancar, meski dilakukan di tengah sawah.

“Penjelasan beliau lugas, rinci, dan jelas,” ujar Dessy.

Setelah mewawancara Rusdiansyah, apahabar.com menanyakan mengapa memilih nara sumber yang sulit dijangkau? Dia beralasan, ingin mendapatkan nara sumber lain (berbeda dengan yang berada di tengah kota), yang dengan keterangan mereka memperkaya pengetahuan tentang tari yang sedang diteliti.

Selain itu, apa yang Dessy lakukan adalah upaya menghargai masyarakat adat yang mempunyai kearifan lokal yang khas.

Baca Juga: Tarawih Perdana, Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Padat Jemaah

“Dengan terjun langsung kelapangan, aku bisa menggambarkan secara jelas dalam tulisan skripsiku nantinya,” terang Dessy.

Dessy berharap, semoga penelitian ini bermanfaat, khususnya untuk Kebudayaan Kabupaten Tapin.

Dessy dalam waktu dekat, berencana kembali naik gunung untuk melengkapi data penelitiannya.

“Mungkin pertengahan Ramadhan akan naik kembali untuk penelitian yang ke 3 tentang Tari Tiling Tanggung,” ungkap Dessy.

Editor: Muhammad Bulkini 

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 Kalsel Terus Menurun, Tersisa 3,86 Persen Pasien Perawatan
apahabar.com

Kalsel

Polresta Banjarmasin Serahkan Bantuan untuk Panti Asuhan Nor Hidayah
apahabar.com

Kalsel

Tunggu Jenazah Guru Zuhdi, Jemaah Mulai Padati Masjid Jami Sungai Jingah
apahabar.com

Kalsel

Bati-Bati, Jorong dan Tambang Ulang ‘Penyumbang’ Terbanyak Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Mantap Jadi Tuan Rumah Festival HAM 2020
apahabar.com

Kalsel

Polsek Daha Selatan Diserang, Kapolres Tala Instruksikan Anggota Tingkatkan Kewaspadaan
Banjarmasin

Kalsel

Resmi, Banjarmasin Hanya Izinkan SMP Sekolah Tatap Muka Januari 2021
apahabar.com

Kalsel

Brimob Polda Kalsel Tebar Kebaikan, 300 Takjil Disebar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com