ASN Banjarmasin Masih Pakai Elpiji 3 Kg, “Jangan Dikambinghitamkan” Jatah Lebih tapi Gas Langka di Banjarmasin, Kartu Kendali Dijual Rp300 Ribu! Duh, Jatah Ratusan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Raib di Agen Muara Asam Asam Tala Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa? Kabupaten Banjar Lanjutkan PPKM Mikro ke Tahap Dua

Terjaring Razia, PSK Lawan Satpol PP dengan Silet

- Apahabar.com Sabtu, 4 Mei 2019 - 10:54 WIB

Terjaring Razia, PSK Lawan Satpol PP dengan Silet

PSK terjaring razia. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Gerakan razia memutus penyakit masyarakat dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarmasin menjelang Ramadan, Jumat (3/5) malam.

Alhasil, sejumlah pekerja seks komersial (PSK) yang biasa mangkal di Pasar Harum Manis, Pasar Antasari, Pasar Sudimampir dan kawasan Jalan Lambung Mangkurat terjaring.

“PSK yang terjaring 5 orang di Pasar Sudimampir, sedangkan 2 orang lainnya di Pasar Harum Manis,” ujar Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian (Kasi Opdal) Noor Fahmi Arif Ridha kepada awak media.

Fahmi mengatakan, penertiban ini penyakit masyarakat ini sempat dilakoni dengan aksi kejar kejaran antara petugas Satpol PP dan PSK. Mereka kebingungan namun sempat lari saat petugas datang untuk menertibkannya.

“Ya begitulah kalau memang orang mau ditangkap pasti lari. Mereka merasa tidak nyaman dengan kehadiran kita. Padahal kita cuma ingin menertibkan,” ungkapnya.

Bahkan ia mengakui diantara PSK tersebut ada yang melakukan pemberontakan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis silet kepada petugas Satpol PP.

Baca Juga: PSK Digerebek Saat ‘Servis’ Pelanggan

“Ada senjata tajam saat mereka memberontak menggunakan silet. Untungnya hal itu bisa diatasi. Mereka sudah kita amankan,” tandasnya.

Ia menyampaikan juga bahwa PSK yang ditindak Satpol PP menjelang Ramadan ini kebanyakan merupakan pemain lama, meskipun ada juga diisi pemain baru.

“Ada sebagian wajah baru, namun kebanyakan PSK wajah lama,” terangnya.

Tak hanya PSK, Fahmi juga menerangkan bahwa remaja perempuan yang kedapatan mabuk lem 1 orang, Waria 1 orang dan Anak jalanan atau pengamen 3 orang.

Ia melanjutkan para penyakit masyarakat ini kemudian akan diarahkan ke rumah singgah Dinas Sosial Banjarmasin untuk mendapatkan pembinaan dan pendataan.

“Kita hanya melakukan penindakan, tindakkan berikutnya ada pada Dinsos,” tutupnya.

Baca Juga: Diciduk di Pembatuan, PSK Ngaku Sekali ‘Sodok’ Rp 200 Ribu

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Program BBTQ Bantu Warga Sungai Miai Lebih Dalam Memahami Al-Qur’an
apahabar.com

Kalsel

Bupati Banjar Berharap Habib Syech Bisa Kembali Hadir Tahun Depan
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Pilkada 2020, Polsek Kintap Rutin Gelar Patroli
apahabar.com

Kalsel

Tahanan Polresta Banjarmasin Jalani Rapid Test, Satu Orang Reaktif
apahabar.com

Kalsel

Dihantam Pandemi, UMKM Hilir Muara Kotabaru Terpaksa Jualan Online
Pilbup

Kalsel

Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Mendadak, Petugas dan Warga Binaan Rutan Klas II Pelaihari Dites Urine
apahabar.com

Kalsel

Bangun Kepribadian dan Mental Anggota, Polres Banjar Adakan Binroh Mingguan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com