Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

TKA di Kalsel Dijamin Mampu Transfer Ilmu Teknologi

- Apahabar.com Sabtu, 4 Mei 2019 - 09:42 WIB

TKA di Kalsel Dijamin Mampu Transfer Ilmu Teknologi

Ilustrasi tenaga kerja asing yang masuk ke daerah ini. Foto-KoranBanjar.net

apahabar.com, BANJARBARU – Keberadaan Tenaga kerja asing (TKA) di Kalimantan Selatan (Kalsel) dijamin mampu mentransfer teknologi atau alih kemanfaatan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat banua.

“Ya, hanya orang asing yang bermanfaat yang diperbolehkan masuk, harus ada transfer teknologinya jadi ada manfaatnya,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim), Adityo Agung kepada apahabar.com.

Tenaga kerja asing yang berada di daerah ini berjumlah 445 orang, diantaranya bekerja sebagai guru dan pekerja proyek pembangunan infrastruktur.

Adityo mengatakan, kebanyakan orang asing yang datang ke Kalsel karena ada kepentingan proyek pembangunan. Nanti posisi mereka akan digantikan oleh orang Indonesia, khususnya masyarakat banua. Keberadaan TKA, tekannya kembali, untuk alih kemanfaatan kepada pekerja lokal.

Pemerintah menetapkan aturan yang sedemikian rupa untuk TKA dengan memikirkan kesesuaian dan kebutuhan negara.

Baca Juga: Revolusi Industri 4.0, Ibu Rumah Tangga Kalsel Dituntut Melek Teknologi

Maraknya berita yang beredar mengenai TKA yang katanya membeludak di Kalsel akan akan mengambil alih pekerjaan masyarakat. Hal itu ia patahkan.

“Saya memiliki data statistik tentang itu, dari hasil penggabungan TKA dan angkatan kerja Kalsel didapatkan bahwa tidak sampai 1 persen,” jelas Adityo lagi.

Dari pernyataan Adityo, dapat disimpulkan bahwa tidak ada TKA yang mempengaruhi atau mengambil alih wilayah kerja masyarakat. Pihaknya mempersilakan jika ada keluhan tentang itu dapat disampaikan lewat layanan LAPOR.

Adapun perizinan tinggal terbatas yang diberikan tidak membuat TKA tanpa pengawasan. Dibentuk Tim PORA (Pengawasan Orang Asing) yang fungsinya untuk mengawasi terkait keberadaan dan kegiatan orang asing.

“Selain Tim PORA yang sudah ada sampai tingkat kecamatan, ada pula evaluasi untuk memantau transfer teknologi atau alih manfaat yang diberikan untuk masyarakat,” tutup Adityo.

Baca Juga: Pemkab HSS Menuju Teknologi Terintegrasi

Reporter: AHC06
Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sanksi Tak Kenakan Masker di Banjarmasin Diturunkan, Simak Besarannya
apahabar.com

Kalsel

Lawan Corona, KNPI Kalsel Bagikan Gratis APD di Barito Kuala
apahabar.com

Kalsel

Mumpung Musim Kemarau, Dewan: Sebaiknya Pemko Benahi Drainase
apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara ‘Gaduk’, Pemuda Bekap Ibu Muda di Banjar
Kecam Tindakan Amoral Ketua KPU Banjarmasin, GMNI: DKPP Harus Turun Tangan!

Kalsel

Kecam Tindakan Amoral Ketua KPU Banjarmasin, GMNI: DKPP Harus Turun Tangan!

Kalsel

Dukung Petahana, Oknum ASN Kotabaru Akhirnya Dilimpahkan ke Jaksa
apahabar.com

Kalsel

Total 150 Penderita di Kalsel, HSU Masih Nol Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: 20 Sembuh, Bumi Bersujud Juga Tambah Kasus Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com