Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Virus Monkeypox ‘Meresahkan’, Dinas Kesehatan Banjarmasin Sebar Imbauan

- Apahabar.com Kamis, 16 Mei 2019 - 20:40 WIB

Virus Monkeypox ‘Meresahkan’, Dinas Kesehatan Banjarmasin Sebar Imbauan

virus Monkeypox. Foto-Tribun

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus Monkeyfox atau cacar monyet yang ditemukan di Singapura sedang disoroti banyak pihak. Tak terkecuali dengan Dinas Kesehatan kota Banjarmasin.

“Sampai sejauh ini belum ada informasi adanya kasus Monkeyfox di Banjarmasin, namun kita tetap waspada,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Machli Riyadi saat dikonfirmasi apahabar.com, Kamis (16/5).

Baca Juga: Geger Penyakit Cacar Monyet, KSOP Jamin Banjarmasin Aman

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, sambungnya, telah meminta kepada kepala Puskesmas (yang diwaspadai) agar mengimbau warga yang berada di kawasan tersebut untuk waspada dini dengan virus Monkeyfox. Seruan yang disampaikan ini menggunakan metode door to door melalui Ketua Rukun Tertangga (RT) setempat.

Selain itu, peringatan juga dilakukan dengan menggunakan pamplet atau spanduk yang dipasang Kepala Puskemas maupun Ketua RT.

“Tugas kita di sini mengimbau agar warga Banjarmasin selalu waspada dini. Kalau terkait metode yang disampaikan itu kita serahkan langsung kepada Puskesmas dan RT,” ungkapnya.

Menurut Machli kewaspadaan Importasi Indonesia terhadap virus monkeyfox yang menular dengan gigitan ini tidak cuma isapan jempol belaka.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit telah mengedarkan surat nomor SR.03.04/II/1169/2019.

Dari surat ini, lanjutnya bahwa Dinkes dan Kantor Kesehatan Pelabuhan agar bisa menyebarluaskan informasi tentang virus monkeyfox kepada masyarakat dan fasilitas layanan kesehatan lainnya.

“Kantor kesehatan pelabuhan Trisakti terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap para penumpang atau kru kapal yang berasal dari Singapura,” ujarnya.

Disisi lain, ia juga mengimbau agar warga Kota Banjarmasin bisa menjaga suhu tubuh supaya tidak terjangkit virus menular lainnya, khususnya monkeyfox.

Demikian, lanjutnya, dilakukan untuk tindakan pengendalian dan pencegahan terjadinya penularan penyebaran virus tersebut.

“Dinkes dan sarana pelayanan kesehatan di Banjarmasin akan tetap waspada dan melakukan pemantauan di masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Dinkes Banjarbaru Sebar Edaran Terkait Cacar Monyet

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Apresiasi Sinergitas Masyarakat Bangun Kampung Tangguh Banua di Angsana
apahabar.com

Kalsel

Asyik Indehoi, Pasangan Mesum di Tanah Laut Gelagapan Saat Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Warganya Positif Corona, Banjarmasin Naik Status
apahabar.com

Kalsel

KPU Turun Tangan Selidiki WNA Miliki KTP di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pakai Masker pun Tetap Keciuman Aroma Sampah TPS Veteran
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Sejarah Ngayau, Tradisi Penggal Kepala yang Berakhir di Tumbang Anoi
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu: 1 Sembuh, 7 Positif
Pandemi Covid-19, Pemkab Tanbu Berikan Bantuan Buat Insan Pers

Kalsel

Pandemi Covid-19, Pemkab Tanbu Berikan Bantuan Buat Insan Pers  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com