Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

2018 Rp 5,5 Miliar, Kerugian Banjir Tanbu Tahun Ini Kemungkinan Lebih Besar

- Apahabar.com Rabu, 12 Juni 2019 - 20:51 WIB

2018 Rp 5,5 Miliar, Kerugian Banjir Tanbu Tahun Ini Kemungkinan Lebih Besar

Syafruddin H Maming saat meninjau lokasi banjir di Desa Maju Bersama. Foto-dok

apahahar.com, BANJARMASIN – Berkaca pada 2018, kerugian banjir di Tanah Bumbu (Tanbu) menembus angka Rp 5,5 miliar. Kemungkinan kerugian tahun itu lebih besar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyuddin mengaku kalau pihaknya belum bisa mengkalkulasi total kerugian dampak banjir itu. Sementara pihaknya memperkitrakan kerugian lebih dari Rp 1 miliar.

“Kalau total kita belum bisa taksirkan berapa, karena itu ranahnya Tim BPBD Kalsel dan Dinas terkait seperti Dinas PU, Pertanian, Perkebunan, Bidang Pengairan, Peternakan dan lainya,” kata Wahyuddin ketika dihubungi, Rabu (12/6).

Namun Wahyuddin menjelaskan, kerugian banjir yang merendam beberapa kecamatan ini diperkirakan akan lebih besar dibanding dari kejadian serupa di tahun 2018.

Menurutnya, makin lama air merendam akan membuat kerugian lebih banyak. “Banjir sebelumnya di Tanbu pada tahun 2018 kerugian mencapai Rp 5,5 miliar itu terendam hanya beberapa jam saja. Tahun ini lebih besar, karena daerah yang terendam waktunya lumayan panjang,” sambungnya.

Selain kerugian infrastruktur, kerugian juga dirasakan oleh para petani padi dan petani ikan yang mengalami gagal panen serta ikan kolam yang hanyut tersapu banjir.

Meminjam data BPBD Kalsel, Minggu (9/6/2019), rekap lahan pertanian  dan perkebunan yang tersapu banjir sebanyak 686,5 hektare dan 5.225 kg persemaian.

Rerkap kerugian tersebut dikumpulkan dari kecamatan yang terendam banjir seperti
Kecamatan Karang Bintang, Kusan Hulu, Mantewe, Batulicin, Satui dan Kuranji

Sementara korban banjir di Kecamatan Bintang, Tanah Bambu, sebanyak 456 kepala keluarga (KK) atau 1.729 jiwa. Lalu, di Kecamatan Sungai Loban sebanyak 215 KK atau 826 jiwa.

Dari Kecamatan Mentewe sebanyak 462 KK/1.916 jiwa. Sedangkan di Kecamatan Kusan Hulu, sebanyak 1.410 KK/5.507 jiwa, Kecamatan Satui 1.832 KK/6.310 jiwa, Kecamatan Kusan Hilir sebanya 527 KK/1.589 jiwa. Terakhir, Kecamatan Batulicin sebanyak 500 KK/1.971 jiwa

Wahyuddin mengatakan, penyebab banjir akibat hujan deras tersebut adalah kecilnya saluran irigasi yang tersedia.

Dengan jumlah volume air yang besar tersebut, irigasi tidak mampu menyalurkan air dengan jumlah yang sangat besar.

Dia juga melaporkan, bantuan untuk korban Banjir sudah mulai disalurkan sejak hari pertama, BPBD pun sudah menyiapkan dapur umum untuk warga yang terdampak.

“Tim kita dari BPBD Kalsel yang sebelumnya bertugas di dapur umum kini sudah ditarik, kini sudah diganti oleh masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga: Ancaman Banjir dan Luapan Sungai Barito Jadi Atensi Basarnas

Baca Juga: PT. Batulicin Enam Sembilan dan Yayasan Haji Maming Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Positif Covid-19 di Kalsel Meroket Hingga 1.213 Kasus
MK Kabulkan Uji Materi UU Pilkada, Bawaslu Kalsel: Kado Istimewa

Kalsel

MK Kabulkan Uji Materi UU Pilkada, Bawaslu Kalsel: Kado Istimewa
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Batola: Sudah Menyebar ke Tamban, Penyebabnya Cukup Unik
apahabar.com

Kalsel

Bandara Syamsudin Noor Segera Berstatus Internasional
apahabar.com

Kalsel

Ini 4 Permasalahan dan Solusi saat Gunakan Aplikasi APAPO
apahabar.com

Kalsel

Kawal Pembangunan Daerah, Kejari HST Sosialisasikan Tim TP4D
apahabar.com

Kalsel

DPRD Banjarmasin: Minuman Beralkohol Boleh Dijual dengan Syarat
apahabar.com

Kalsel

Lokasi TMMD, Ibnu Harapkan Disulap Jadi Destinasi Wisata 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com