Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

25 Terduga Teroris yang Diamankan di Palangkaraya dan Gumas Jaringan Uzla

- Apahabar.com Selasa, 11 Juni 2019 - 15:31 WIB

25 Terduga Teroris yang Diamankan di Palangkaraya dan Gumas Jaringan Uzla

Kepala Kesbangpol Kalteng Agus Pramono. Foto – Antara/Muhammad Arif Hidayat

apahabar.com, PALANGKARAYA – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Agus Pramono menyebutkan, ada 25 orang diduga teroris yang telah diamankan oleh aparat di Kota Palangkaraya dan Kabupaten Gunung Mas (Gumas) merupakan jaringan Uzla. Kelompok ini berasal dari asal NTB.

“Saat ini mereka telah diamankan oleh aparat, untuk yang di Palangkaraya jumlahnya sekitar 15 orang dan Gunung Mas 10 orang. Kelompok asal NTB ini merupakan jaringan Uzla” kata Agus Pramono di Palangkaraya, seperti dilansir Antara, Selasa (11/6/2019).

Baca Juga: Pembobol 11 Barak Mahasiswa di Palangka Raya Dihadiahi Timah Panas

Secara rinci Agus menjelaskan, mereka yang diamankan di Palangkaraya terdiri dari enam laki-laki dewasa, empat perempuan dewasa serta lima anak-anak. Sedangkan di Gumas, ia hanya menyebut sepuluh orang tanpa menjabarkannya.

Mereka yang telah diamankan itu, belum lama berada di wilayah Kalteng. Saat ini koordinasi terus dibangun pihaknya bersama kepolisian dan instansi terkait lainnya.

“Kejadian ini hendaknya menjadi peringatan bagi semua pihak, untuk lebih waspada dan berhati-hati guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Terlebih saat ini masih dalam suasana Lebaran, biasanya pada arus balik banyak warga pendatang baru dari luar Kalteng yang akan datang dan mengadu nasibnya. Mulai dari mencari pekerjaan, hingga membuka usaha sendiri.

Tingginya animo warga pendatang yang ingin ke Kalteng, harus menjadi perhatian dari semua pihak, khususnya masing-masing pemerintah kabupaten dan kota serta instansi terkait di wilayah setempat.

“Galakkan pengawasan kepada masyarakat dan kondisi di lingkungan sekitar, terlebih pada saat arus balik Lebaran. Sehingga dapat dicegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dengan memanfaatkan momen itu,” ungkap Agus.

Ia menjelaskan, terorisme dan radikalisme merupakan dua hal yang harus diwaspadai dan diantisipasi, sebab membahayakan persatuan dan kesatuan, termasuk keamanan dan ketertiban.

Selain itu agar efektif dan efisiennya pengamanan lingkungan, seharusnya dilakukan dari tingkat yang paling bawah. Yakni dengan mengaktifkan kembali kegiatan jaga malam oleh warga di setiap lingkungan serta memaksimalkan peran ataupun fungsi dari ketua rukun tetangga.

Baca Juga: Polisi Sempat Salah Tangkap Terduga Pengancam Bunuh Jokowi

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Gempa M 6,7 Malang Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung Merapi
apahabar.com

Nasional

Jadi Komisaris Utama Pertamina, Berapa Gaji Ahok?
Vaksin

Nasional

Vaksin Covid-19 Aman untuk Ibu Hamil, Peneliti AS Ungkap Alasannya
apahabar.com

Nasional

Hingga November 2020, Menkeu Sebut Insentif Nakes Terealisasi Rp5,55 Triliun
apahabar,com

Nasional

Jalan Nasional Tangse-Melaboh Putus Diterjang Banjir
apahabar.com

Nasional

Prakiraan Cuaca Sepekan ke Depan, BMKG: Waspada Banjir!
apahabar.com

Nasional

Bentrok Polisi-FPI, LPSK Siap Lindungi Saksi dan Korban
apahabar.com

Nasional

Pilu Pejuang Demokrasi di Kandangan: Tak Sempat Nikmati Uang Honor KPPS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com