Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

4 Desa di Pedalaman Kotim Masih Terendam Banjir

- Apahabar.com     Selasa, 11 Juni 2019 - 10:28 WITA

4 Desa di Pedalaman Kotim Masih Terendam Banjir

Camat Tualan Hulu Rusmanto bersama unsur Forum Pimpinan Kecamatan saat memantau lokasi banjir di empat desa, Senin (10/6/2019).  Foto–Antara/ HO-Kecamatan Tualan Hulu

apahabar.com, SAMPIT – Banjir akibat luapan Sungai Tualan Hulu masih merendam 129 rumah warga yang tersebar di empat desa di Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), sehingga membuat sebagian warga harus mengamankan barang berharga mereka agar tidak rusak.

“Kami sudah melakukan pendataan di lapangan bersama unsur Muspika. Saat ini banjir memang masih terjadi,” kata Camat Tualan Hulu Rusmanto seperti dilansir Antara, Selasa (11/6/2019).

Rusmanto bersama sejumlah pegawai kecamatan, Pelaksana Tugas Kapolsek Parenggean Iptu Supriyono dan anggotanya, anggota Koramil 1015-12 Parenggean Sertu W Winata dan Kepala Desa Tumbang Mujam Muhammad Hendri melakukan pendataan kondisi desa yang terendam banjir.

Empat desa yang terendam banjir yaitu Desa Sebungsu, Tumbang Mujam, Mirah dan Luwuk Sampun. Kedalaman banjir di empat desa tersebut bervariasi antara 40 cm hingga 70 cm. Rumah-rumah yang terendam umumnya berada di dataran rendah dekat sungai sehingga mudah terendam ketika Sungai Tualan Hulu meluap.

Kondisi banjir di Desa Sebungsu merendam 20 rumah dengan ketinggian 60 cm. Rumah tersebut berada di dekat bantaran Sungai Tualan Hulu yang berada di bawah jalan poros desa tersebut.

Banjir di Desa Tumbang Mujam merendam 73 rumah dengan ketinggian air hingga 70 cm. Sebanyak 117 kepala keluarga menjadi terdampak banjir di desa yang dihuni 190 kepala keluarga tersebut.

Selain merendam permukiman, banjir juga merendam jalan poros Desa Tumbang Mujam yang berdekatan dengan bantaran Sungai Tualan Hulu sehingga jalan desa sepanjang kurang lebih 1 km terendam air dan cukup menghambat aktivitas masyarakat.

Sementara itu di Desa Mirah, tidak semua rumah penduduk yang terkena dampak meluapnya Sungai Tualan Hulu karena desa ini sedikit berbukit. Rumah yang terkena banjir sebanyak 30 rumah dengan ketinggian air 40 cm.

Sedangkan di Desa Luwuk Sampun yang struktur tanahnya tergolong dataran tinggi, namun sebagian masyarakat ada yang bertempat tinggal di kampung lama Luwuk Sampun. Masyarakat yang bertempat tinggal di kampung lama inilah yang terkena banjir sebanyak enam rumah dengan ketinggian air 50 cm.

“Situasi di lapangan masih aman dan terkendali,” kata Rusmanto.

Data tersebut disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai pertimbangan dalam mengambil langkah tanggap darurat, termasuk harapan penyaluran bantuan.

Pemerintah kecamatan dan aparat keamanan juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang terdampak banjir untuk selalu waspada terhadap kemungkinan bertambah parahnya keadaan. Masyarakat harus mengutamakan keselamatan anggota keluarga.

Baca Juga: Banjir Satu Meter, Warga Desa Bakarangan Terisolir

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

38 Peserta Wilayah Kodim 1014/Pangkalanbun Ikuti Tes Calon Bintara TNI 2019
apahabar.com

Kalteng

Pasar Bebas Banjir Muara Teweh Kalteng Juara Terbaik Kedua Nasional
ODGJ Kalteng

Kalteng

Ngamuk hingga Lukai Polisi, ODGJ di Kalteng Ditembak Petugas
Kakak Kandung Gubernur Kalteng

Kalteng

Kakak Kandung Gubernur Kalteng Persunting Putri Pariwisata Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Jalan Strategis di Kalteng 2019 Tidak Kebanjiran
apahabar.com

Kalteng

Warga Kelurahan Panamas Kapuas Kembangkan Budidaya Patin
apahabar.com

Kalteng

17 Formasi CPNS di Palangka Raya Kalteng Tak Terisi
apahabar.com

Kalteng

Hasil Olah TKP, Polisi Ungkap Penyebab Laka Maut Renggut Jiwa Pasutri di Teweh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com