Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

67 Titik di Pegunungan Meratus Ditetapkan Sebagai Geopark

- Apahabar.com Rabu, 19 Juni 2019 - 08:00 WIB

67 Titik di Pegunungan Meratus Ditetapkan Sebagai Geopark

Sungai di Desa Nateh, Kabupaten Hulu Sungai Tengan dan alam di sekitar Pegunungan Meratus. Foto-Antara.

apahabar.com, BANJARBARU – Jika sebelumnya hanya 36 titik Geopark (Taman Bumi), kini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan (Kalsel) menetapkan 67 titik yang tersebar di Pegunungan Meratus.

Kepala Dinas ESDM Kalsel, Isharwanto mengatakan penambahan ini berdasarkan penelusuri pihaknya akan sumber daya alam yang layak menjadi taman bumi di wilayah Kalsel.

Sudah barang tentu, penetapan ini sebagai upaya melindungi sumber daya alam dari perusakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Namun yang saat ini sedang fokus dikerjakan ada tiga titik, yaitu di Lembah Kahung, Matan Keladan dan Taman Hutan Rakyat (Tahura),” katanya dikutip apahabar.com dari Antara, Selasa (18/06/2019).

Geopark adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi dan mengajak masyarakat setempat berperan serta melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.

Menurut Ishar, pengembangan Geopark tersebut, sebagai salah satu cara untuk melindungi Meratus dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Bila Meratus sudah ditetapkan menjadi Geopark, secara otomatis, pihak manapun termasuk pemerintah pusat dan daerah, tidak boleh mengeluarkan izin kegiatan usaha di daerah tersebut,” katanya.

Geopark Pegunungan Meratus yang tersebar di 10 kabupaten di provinsi kaya sumber daya alam ini.

Menurut Ishar,penetapan status Pegunungan Meratus menjadi Geopark Nasional, akan diikuti dengan langkah-langkah pembangunan oleh Pemprov Kalsel.

Penetapan status tersebut, diharapkan dapat mengubah paradigma masyarakat untuk menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati di dalamnya.

“Keberadaan geopark akan membuat masyarakat yang dulunya menebang pohon di hutan, sekarang harus melindungi,” katanya.

Melalui penetapan tersebut, Pemprov Kalsel juga akan mengupayakan, hutan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sehingga dapat dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, tanpa merusak hutan.

Sebelumnya, Isharwanto juga mengungkapkan, penetapan Geopark Meratus merupakan upaya konkrit Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, dalam menyelematkan Meratus dari kerusakan.

“Save Meratus menjadi perbincangan hangat, baik di kalangan aktivis dan pemerhati lingkungan. Geopark ini menjadi upaya konkrit Pak Gubernur dalam mendukung aspirasi masyarakat,” katanya.

Beberapa langkah yang akan dilakukan Pemprov Kalsel menyelamatkan Meratus yaitu, membentuk badan pengelola geopark, masterplane pengembangan geopark dan meningkatkan infrastruktur di dalamnya.

Selain itu, meningkatkan jejaring dengan geopark yang ada baik skala nasional dan internasional, serta meningkatkan promosi wisata.

Isharwanto mengatakan, apabila geopark tidak dikembangkan dalam jangka 4 tahun ke depan, maka statusnya bisa dicabut.

“Makanya kami terus bergerak mengembangkan potensi Geopark Nasional Meratus ini,” katanya.

Bukan hanya di tingkat nasional, pihaknya berusaha meningkatkan status menjadi geopark internasional, sambil terus berupaya mengembangkan infrastruktur pendukungnya.

Baca Juga: KPH Tabalong Selamatkan Anggrek Meratus

Baca Juga: Dinsos Bangkitkan Usaha Madu Kelulut dan Lebah Meratus di Balangan

Sumber: Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Begini Rekayasa Lalu Lintas di Banjarmasin Pada Pergantian Malam Tahun Baru
apahabar.com

Kalsel

Pembunuhan Sadis di Tatakan Tapin: Tebas Leher Kacung Lalu Kabur
Kadis PU Kapuas

Kalsel

Resmi Jabat Kadis PU Kapuas, Teras: Penanganan Jalan Jembatan Prioritas
Kapolresta

Kalsel

Pastikan Keamanan, Dandim dan Kapolres Tanbu Pantau Pelaksanaan Misa Natal
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Kemacetan di Tablig Akbar UAS, Dishub Alihkan Jalur Lalu Lintas
apahabar.com

Kalsel

Dana Santunan KPPS Kalsel Diperkirakan Cair Akhir Juni 2019
apahabar.com

Kalsel

Akibat Banjir, Jalan dan Listrik Putus di Desa Jati Baru
Harga Cabai

Kalsel

Harga Cabai Meroket, Pendapatan Pemilik Warung Makan di Banjarmasin Berkurang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com