Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak Jumlah Korban Banjir Kalsel Terus Bertambah, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang Masih Berantakan, KPU HST Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Besok Bupati Sleman Positif Covid-19 Pascavaksinasi, Berikut Penjelasan Kemenkes

Banjir di Mahakam Ulu Berangsur Surut

- Apahabar.com Sabtu, 15 Juni 2019 - 18:44 WIB

Banjir di Mahakam Ulu Berangsur Surut

Anggota Polsek Long Bagun menggunakan perahu guna memantau perkembangan banjir yang merendam ibukota kabupaten Mahulu tersebut. Foto-Koran Kaltim

apahabar.com, SAMARINDA – Banjir yang melanda semua kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, sejak Kamis (13/6), berangsur surut, terhitung Sabtu.

Meski demikian, dari pantauan yang ada ketinggian air masih setinggi orang dewasa. Banjir di kabupaten termuda di Kaltim itu diduga kuat akibat hujan deras dan luapan Sungai Mahakam.

“Sekarang aku di atas loteng rumah, coba lihat jalan depan rumahku, ketinggian air sampai sedada orang dewasa, padahal sekarang sudah surut ketimbang ketinggian air kemarin,” ujar Imran, warga Ujoh Bilang, Kabupaten Mahulu, Sabtu dikutip apahabar.com dari Antara.

Dari panggilan video itu, tampak sejumlah anak bermain di atas perahu kayu dengan tali perahu ditarik oleh bapaknya. Seorang bapak yang sedang berjalan di Jalan Bang Juk, jalan utama Kampung Ujoh Bilang tersebut, terendam air dengan ketinggian sampai dadanya.

Di arah yang lain, masih di Jalan Bang Juk, tampak dua perempuan dewasa juga sedang keliling menggunakan perahu karet.

Saat itu juga, terlihat perahu karet ditarik oleh lelaki dewasa yang badannya juga hanya terlihat bagian pundak ke atas karena bagian badan lainnya terendam air.

Imran yang kesehariannya sebagai reporter RRI Long Bagun, Mahakam Ulu itu, menuturkan bahwa saat ini ia dan keluarga pindah ke lantai dua rumahnya.

Ia juga menuturkan bahwa ada beberapa perkakas rumah yang masih terendam banjir karena tidak sempat diselamatkan, saat air masuk pertama kali pada dua hari lalu, Ketika mulai terjadi banjir, ia tidak ada di rumah.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana dan Pengembangan Kerjasama Tagana Kabupaten Mahakam Ulu Martinus Panyu menjelaskan hampir setiap tahun kawasan di Mahakam Ulu terdampak banjir, namun tahun ini sebagai yang paling parah.

“Kalau Mahulu (Mahakam Ulu) memang hampir tiap tahun ada banjir, namun banjir paling tinggi terjadi sekarang karena ada beberapa lokasi yang kedalaman banjirnya sampai tiga meter. Saat ini, kami bersama APMS Pertamina, kepolisian, dan pihak lain masih melakukan pertolongan bagi korban banjir,” ucap dia.

Baca Juga: Gafur Jamin Masyarakat PPU Dukung Pelaksanaan PSN

Baca Juga: Demi Mi Instan, Wagub Kaltim Rela Terjang Banjir Sepinggang

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Demi Pemerataan Ekonomi, Hipmi Kirim 100 Nama Konglomerat Baru ke Jokowi
apahabar.com

Nasional

Di Manggarai Barat, Presiden Jokowi Bagi-Bagi Ribuan Sertifikat Tanah
apahabar.com

Nasional

Pilkada Serentak 2020, ASN Diperingatkan Tak Terima Suap
apahabar.com

Nasional

Hasil Seleksi CPNS 2019, 5.056 Formasi Kesehatan dan Guru Kosong

Nasional

Terduga Pembunuh Rahmadi Diamankan, Kapolres: Nanti Polda yang Rilis
apahabar.com

Nasional

MUI: Haram Gunakan Kata Neraka, Setan atau Iblis untuk Nama Produk
Sutarti

Kalsel

Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan
apahabar.com

Nasional

Letusan Merapi Picu Hujan Abu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com