Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Banjir Terjang Kotabaru, ACT Kerahkan Relawan

- Apahabar.com Minggu, 9 Juni 2019 - 18:41 WIB

Banjir Terjang Kotabaru, ACT Kerahkan Relawan

Air menggenangi pemukiman warga. Foto-ACT for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Tiga hari usai Idul Fitri, banjir menerjang pada sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Berdasarkan laporan relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT Kalsel, banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu (8/6) pukul 04.00 Wita hingga 14.00 Wita.

apahabar.com

Air menggenangi pemukiman warga. Foto-ACT for apahabar.com

“Banjir menyebabkan genangan air di lima desa di Kabupaten Kotabaru, yaitu Desa Baharu, Desa Teluk Gosong, Desa Stagen, Desa Gunung Sari, dan Desa Sungup Kanan,” terang Hamas Al Qasam, Ketua MRI Kotabaru.

Baca Juga: Cuaca Tak Menentu, BMKG Imbau Masyarakat Siaga

Hamas juga menerangkan, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan Embung (bendungan) Tirawan jebol. Hal ini membuat pasokan air di beberapa wilayah di Kotabaru mengalami gangguan beberapa hari ke depan.

Sejak Sabtu sore hingga Ahad (9/6), MRI-ACT di Kotabaru beserta tim SAR gabungan telah melakukan aksi tanggap darurat. Aksi meliputi penyedotan air di beberapa rumah yang terendam banjir, membersihkan tanah longsor yang memutus akses jalan di Desa Teluk Gosong, dan proses evakuasi untuk rumah yang terkena longsor.

“Hari ini (9/6) tim terbagi di beberapa lokasi. Ada yang membersihkan gorong-gorong di RT satu Desa Gunung Sari dan ada yang membersihkan tanah longsor di Desa Sungai Taib yang berpotensi bahaya karena sudah mengenai rumah,” ungkap Hamas.

Baca Juga: Jembatan Baundang di Kusan Hulu Hanyut Tergerus Banjir

Ahad siang, ACT Kalsel melalui MRI Kotabaru juga sudah bergerak membagikan paket makan siang untuk warga terdampak dan juga relawan yang bertugas. Paket makan siang tersebut merupakan bantuan dari Organisasi Masyarakat Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) yang disalurkan melalui ACT Kalsel.

“Insyaallah distribusi makanan siap santap juga akan kami lakukan malam ini (9/6),” ujar Wahyu Setiyaji, relawan MRI Kotabaru yang membantu pendistribusian makanan siap santap untuk warga terdampak banjir.

Selain Kotabaru, banjir juga merendam sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan. Menurut pantauan relawan MRI-ACT, beberapa daerah di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, juga terdampak banjir.

Baca Juga: Nekat Terobos Banjir, Mobil Miliaran Rupiah Ini Larut Terbawa Arus

“Desa dukurejo Kecamatan Mantewe terendam banjir. Saat ini aparat desa sedang membuat tempat pengungsian, sedangkan di Desa Emil Baru terjadi longsor,” lapor relawan MRI Nur Afik Bagustiana.

Selain di dua desa itu, banjir juga terjadi di Desa Sungai Rukam, Kecamatan Kusan Hulu. Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Wahyuddin menjelaskan, BPBD masih terus menghimpun data terkait korban terdampak di wilayah Tanah Bumbu. “Data yang sudah masuk ke kami ada 39 rumah terendam dengan 125 jiwa terdampak,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

MRI-ACT Tanah Bumbu Bersama Puskesmas Pulau Tanjung Sosialisasikan Bahaya ISPA
apahabar.com

ACT

Aksi Cepat Tanggap Bantu Evakuasi untuk Korban Banjir Bidara Cina
apahabar.com

ACT

ACT Kalsel Sapa Warga Terdampak Banjir di Tanah Bumbu
apahabar.com

ACT

Meluaskan Jangkauan Distribusi Air, ACT Luncurkan Water Truck
apahabar.com

ACT

Awal Tahun Jabodetabek Dikepung Banjir, ACT Terjunkan Tim Rescue
apahabar.com

ACT

Pascabanjir, Arutmin Gandeng ACT Ajak Warga Siaga Bencana
apahabar.com

ACT

Bersama ACT, Havaianas Ajak Donasikan Sandal Layak Pakai
apahabar.com

ACT

Kunjungi ACT, Al-Nazzar: Pendidikan Jadi Barang Mewah di Palestina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com