Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan

Broadcast Ahok Jadi Ketua Tim Ibu Kota Baru Ditepis Pihak Istana

- Apahabar.com Rabu, 12 Juni 2019 - 15:56 WIB

Broadcast Ahok Jadi Ketua Tim Ibu Kota Baru Ditepis Pihak Istana

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Foto – Net  

apahabar.com, JAKARTA – Pihak Istana menepis terkait beredarnya pesan berantai yang menyebutkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi ketua tim percepatan pembangunan ibu kota baru NKRI.

Dilansir dari detikcom, pesan berantai tersebut mencatut nama Dubes RI untuk Norwegia Todung Mulya Lubis. Penulis pesan tersebut merasa Ahok pantas mendapat posisi tersebut.

Berikut ini isi lengkap pesan berantai tersebut:

Pengacara Todung Mulia Lubis skrg jd Dubes utk Norwegia
Kabar berhembus dr Istana Negara bhw Basuki Tjahaya Purnama akan diangkat sbg Ketua Tim Percepatan Pembangunan Ibu Kota Baru NKRI,pelantikan akan dilakukan akhir July setelah sengketa pilpres usai & MK menetapkan pemenang…Sejujurnya saya bnr2 gembira mendengar info ini kr sjk merebak informasi mengenai pemindahan Ibu Kota saya berulang x mengatakan hanya Ahok yg pas mnjd pemimpinnya dlm pelaksanaan gagasan tsb…Bravo BTP,saya selalu mendukung & bangga terhadapmu,jasa2mu bagi Indonesia khususnya Jakarta adalah bukti nyata yg tk terbantahkan
🙂💪💪💪🇮🇩🇮🇩🇮🇩❤

Saat dimintai konfirmasi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menepis kabar tersebut. Moeldoko, yang sudah diperlihatkan pesan berantai tersebut, mengatakan kabar Ahok jadi ketua tim percepatan pembangunan ibu kota baru adalah hoaks.

“Hoaks, superhoaks,” kata Moeldoko di kantornya, Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Saat ini, pemerintah memang berencana memindahkan ibu kota atau pusat pemerintahan ke wilayah di luar Pulau Jawa. Hal ini karena Jakarta dinilai sudah terlalu padat dan memiliki beban yang berat.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan, untuk pembangunan kota baru ini, dibutuhkan waktu yang panjang. Namun bisa fungsional dalam kurun 5 tahun.

“Kesungguhan pemerintah untuk mengeksekusi, jadi kalau tahun ini sudah diputuskan lokasinya. Tahun depan sudah dilakukan pembangunan infrastrukturnya dan bisa dipercepat, 5 tahun kota ini sudah fungsional,” ujar Bambang saat Blak-blakan dengan detikcom.

Baca Juga: Resmi Bebas dari Mako Brimob, Ahok Dijemput Putra Sulung

Baca Juga: Ahok Bebas, Ini Kata Ma’ruf Amin

Sumber: Detikcom
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

TNI Kuasai Tiga Distrik di Nduga, Ruang Gerak Separatis Kian Sempit
Waterboom

Nasional

Buntut Viral Kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang, Kapolsek Dicopot
BKPM

Nasional

BKPM Gandeng HIPMI Fasilitasi Kemitraan Investor Besar dengan UMKM
apahabar.com

Nasional

Yuliandre, Komisioner KPI Pusat Masuk Bursa Menteri Milenial
Per 16 Maret, Tarif Ojek Online Naik

Nasional

Per 16 Maret, Tarif Ojek Online Naik
apahabar.com

Nasional

Mabes Polri Bantu Selidiki Penyerangan Mapolsek Ciracas
apahabar.com

Nasional

Viral, Aksi Bule Atur Lalu Lintas yang Bikin Warga Malu
apahabar.com

Nasional

Kasus Covid-19 Kalsel Diatensi Presiden Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com