Ini 5 Strategi Indef Selamatkan Perekonomian Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global Pembelaan Lengkap Wahid: Minta Bebas hingga Tak Sita Semua Hartanya Hotel Aria Barito dan Armani: Fasilitas Berbintang Alat Damkar Kelas Melati IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Salut.. AKBP Afeb Dkk Inisiasi Darul Qur’an di Sungai Jingah
agustus

Buah Tangan Kue Cincin dari Kota Apam

- Apahabar.com     Selasa, 11 Juni 2019 - 16:26 WITA

Buah Tangan Kue Cincin dari Kota Apam

Memasak kue cincin. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BARABAI – Arus balik Lebaran banyak masyarakat berburu buah tangan. Begitu juga ketika melintas di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Di kabupaten ini, orang lebih mengenal kue Apam. Rupanya menu oleh-oleh makin bervariasi. Pedagang pun mulai menawarkan kue cincin.

Seperti namanya kue cincin, makanan ringan berbahan dasar tepung beras dan gula merah ini berbentuk bulat seperti cincin.

Daerah yang banyak menjajakan dagangan ini terletak di Desa Muara Rintis atau sesudah Daerah Ilung jika dari arah Banjarmasin.

Salah seorang pedagang bernama Neki menjelaskan dia berjualan sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.00 Wita.

Kue cincin yang sudah masih hangat ini biasanya dijual Rp 10 ribu per bungkus. Satu bungkus berisi 20 kue cincin. “Tapi kalu mau beli Rp 5 ribu juga bisa, nanti dibungkuskan isi 10 biji,” ujar Neki, Selasa (11/6).

Neki yang baru lulus sekolah tingkat atas ini menuturkan, dalam sehari dia bisa menghabiskan satu toples ukuran tanggung berisi adonan kue cincin.

Pendapatanya pun bervariasi. Terbesar bisa mencapai hampir Rp 2 juta per hari.

“Ulun (saya) cuma menjagakan dagangan milik kaka sepupu, kalau dagangan habis biasanya dikasih upah lumayan besar juga,” katanya.

Untuk membuat kue cincin sangatlah mudah, cukup dicampurkan tepung beras dan gula merah yang diberi air, lalu diaduk hingga rata. Setelah itu di goreng dengan minyak yang panas dan banyak. “Minyak mesti banyak dan panas,” tekannya.

Uniknya, untuk membalik kue cincin hingga meniriskan minyak pembuat tidak memerlukan spatula atau sejenisnya. Neki hanya menggunakan batang bambu yang dihaluskan dengan ukuran yang disesuaikan.

Sedangkan untuk membuat bentuk cincin, hanya diperlukan talalan kecil yang bisa terbuat dari kayu atau plastik yang diolesi minyak. Setelah jadi lalu cemplungkan ke dalam minyak panas.

Selain itu Neki juga berbagi tips cara mengetahui kue cincin itu enak atau tidak. Caranya mudah, cukup didiamkan selama tiga hari kue cincin tersebut. Jka kue rasanya berubah atau teksturnya jadi kenyal, berarti kue cincin tersebut tidak terbuat dari bahan-bahan yang murni.

Baca Juga: Semua Fraksi di DPRD HSS Setujui 3 Raperda yang Diusulkan

Baca Juga: Bupati HST Geser Puluhan Pejabat Eselon III dan IV

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ilustrasi, pembelajaran tatap muka. Foto-net

Tak Berkategori

Sehari Dibuka, PTM di Tapin Resmi Dihentikan
Meratus

Tak Berkategori

Upaya Pemulihan Alam Meratus, SMR Ikut Ambil Bagian
Pelaksanaan PTM terbatas di salah satu SMP di Banjarbaru. apahabar.com/Nurul Mufidah

Tak Berkategori

PPKM Level 3 Berlaku, Peserta PTM Banjarbaru Dibatasi
apahabar.com

Tak Berkategori

Miss Universe 2018, Misi Sonia Mengembalikan Indonesia Top 15
Covid-19

Tak Berkategori

Pasca-satu Masjid di Balikpapan Terpapar Covid-19, Perum Bumi Nirwana Dijaga Ketat Petugas
Covid-19

Tak Berkategori

Penduduk Usia Kerja Terdampak Covid-19 di Kaltim Capai 293.800 Orang
apahabar.com

Tak Berkategori

Sah!! Norgina dan Suami Serta Pasangan Lainnya Nikah Massal di Masjid Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Tak Berkategori

Jelang Haul Sekumpul ke-14, Dinkes Siapkan 800 Tim Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com