Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis Perkelahian di Lapo S Parman Banjarmasin, Seorang Pemuda Tertusuk Jadwal Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini: Angkat Besi Berpeluang Tambah Medali Indonesia BREAKING! Guru Khalil Eks Bupati Banjar Tutup Usia

Cuaca Tak Menentu, BMKG Imbau Masyarakat Siaga

- Apahabar.com     Minggu, 9 Juni 2019 - 15:30 WITA

Cuaca Tak Menentu, BMKG Imbau Masyarakat Siaga

ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki Juni 2019, mestinya Kalimantan Selatan berada di musim kemarau. Namun, hujan masih kerap terjadi di dengan intensitas sedang hingga lebat. Mengapa demikian?

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, hal itu dipengaruhi oleh fenomena aktivitas gelombang atmosfer atau Madden-Julian Oscilation (MJO) yang terjadi di langit Indonesia.

MJO merupakan gelombang atmosfer di wilayah tropis, yang tumbuh dan berkembang di Samudera Hindia, akibat interaksi atmosfer dan lautan secara global dengan periode 30 hingga 90 hari, dan merambat ke arah timur.

Ada 2 fase MJO, fase basah dan fase kering, kedua fase tersebut menghasilkan perubahan yang bertolak belakang terhadap kondisi cuaca di wilayah yang terdampak.

“Sekarang Indonesia sedang terkena dampak fase basah MJO,” ujar Staf prakirawan (Forecaster) stasiun meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Muhammad Shaa Imul Qadri kepada apahabar.com, Minggu (9/6).

Aktivitas itu memberikan pengaruh dalam meningkatkan suplay uap air yang berkontribusi dalam pembentukan awan-awan di langit Indonesia bagian barat dan tengah.

“Hal itu membuat atmosfer di wilayah kita menjadi lembab dan memicu terjadinya potensi hujan,” tuturnya.

BMKG pun mengimbau kepada masyarakat untuk bersiaga menghadapi cuaca yang tidak menentu ini. Pertama, menyiapkan obat-obatan karena cuaca yang tidak menentu, karena dapat memicu terjadinya wabah penyakit.

Mengurangi aktivitas di luar rumah.

Bagi yang sering berada diluar rumah agar waspada terhadap potensi hujan yang masih tinggi. Kemudian, untuk yang berpariwisata agar menghindari daerah berlereng karena rawan banjir dan longsor.

Untuk para pemudik diharapkan berhati-hati dalam berkendara. Hindari daerah-daerah yang rawan longsor. Jika terjadi hujan lebat, silakan mencari posko-posko mudik terdekat. Karena jalanan yang licin bisa menyebabkan kecelakaan.

Sebelum berkendara cari info tentang keadaan cuaca jalur mudik yang dilalui sebagai referensi. Yang terakhir, waspada dan berhati-hati potensi gangguan transportasi laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

Baca Juga: Kotabaru dan Sekitaran Masih Waspada Hujan Lebat!

Baca Juga: Walau Diguyur Hujan, BPBD: Banjarmasin Tetap Aman

Reporter: AHC07
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rosehan

Kalsel

WhatsApp Anggota DPRD Kalsel Diretas, Pelaku Mengirim Pesan Butuh Uang
apahabar.com

Kalsel

BI Kalsel Guyur Bantuan Empat Masjid dan Panti Asuhan di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Minibus Guru Danau Terperosok di Kandangan, Air Bag Gagal Fungsi
apahabar.com

Kalsel

Kabar Covid-19 Kalsel Hari Ini: 50 Kasus Baru, Setengahnya dari Tanah Laut
Imlek

Kalsel

Mengintip Perayaan Imlek 2021 di Klenteng Laksamana Cheng Ho Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Semaraknya Malam Takbiran di Kotabaru
Antalangu

Kabupaten Banjar

Meminimalisir Banjir, Folder Antalangu di Martapura Akan Dinormalisasi
apahabar.com

Kalsel

Polsek Mantewe Bagikan Selebaran Imbauan Adaptasi Kebiasaan Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com