Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Dianggap Masuk Kewenangan Pusat, Pansus Dewan Kalsel Ganti Judul Raperda

- Apahabar.com Kamis, 27 Juni 2019 - 19:41 WIB

Dianggap Masuk Kewenangan Pusat, Pansus Dewan Kalsel Ganti Judul Raperda

Anggota DPRD Kalsel, M Lutfi Saifudiin. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com,BANJARMASIN – Rancangan peraturan daerah (Raperda) terkait penggunaan uang daerah untuk meningkatkan pembinaan sekolah berbasis agama belum sepenuhnya tuntas.

Ada perubahan yang harus dilakukan panitia khusus (Pansus) Raperda DPRD Kalsel, lantaran dianggap masuk kewenangan pemerintah pusat.

Baca Juga: Memasuki Purna Tugas, Paman Birin Puji Perkasa Alam Atas Dedidkasinya

Perubahan itu, kata Ketua Pansus Raperda M Lutfi Saifuddin mengatakan, terkait judul Raperda. Pihaknya mesti kembali merubah judul, lantaran subjek judul bersinggungan dengan kewenangan pemerintah pusat.

“Hari ini Pansus merubah judul karena, masalah keagamaan adalah kewenangam pemerintah pusat,” ujarnya, Kamis (27/06/2019).

Sebelumnya, Rapeda diberi judul Pembedayaan Pondok dan Madrasah. Namun subjek Raperda tersebut dianggap bersinggungan dengan kewenangan pusat di bawah Kantor Perwakilan Kementerian Agama yang ada di kabupaten/kota, maka harus diganti.

Namun sambung Lutfi, pihaknya telah berkonsultasi dan menemukan jalan tengah dengan menganti judul yang baru, menjadi Fasilitasi Pembinaan dan Pendidikan Karakter.

Baca Juga: Lantik Pejabat Struktural, Paman Birin Sampaikan Arti Jabatan

Dengan Raperda itu, nantinya ia optimis bisa menyentuh atau membantu lembaga-lembaga pendidikan agama di Kalsel. “Setelah ini, kita akan laksanakan muatan materi, langsung finalisasi dan uji publik,” kata Lutfi.

Dia mengharapkan dengan batuan keuangan ini sekolah agama di Kalsel makin berkembang. Seperti di ketahui, Kalsel memiliki 200 lebih pondok pesantren yang tersebar tiap kabupaten. “Sekolah agama ini kan cukup intens mendidik anak-anak kita,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Kedua Lebaran, Pemandian Air Panas Loksado Diserbu Pengunjung

Kalsel

Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Saldo Mendadak Raib, Puluhan Nasabah Geruduk Bank Mandiri di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

DLH Bantah Degradasi Lingkungan dan Lubang Bekas Tambang Penyebab Utama Banjir di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pakai Aplikasi Microsoft 365, Guru di Tabalong Buat Kelas Online
HUT ke-48

Kalsel

HUT ke-48, PAC PDI Perjuangan Banjarmasin Selatan Soroti Budaya Sungai dan Lingkungan
apahabar.com

Kalsel

Sungai Meluap, Mobil Dinas dan Penumpang Hanyut di Tanah Laut
apahabar.com

Kalsel

Peduli Pedagang Pasar, PLN UIW Kalselteng Bagikan Ribuan Masker Gratis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com