Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Dicurangi, Caleg Demokrat Gugat KPU ke MK

- Apahabar.com Jumat, 14 Juni 2019 - 17:27 WIB

Dicurangi, Caleg Demokrat Gugat KPU ke MK

Ilustrasi gugatan ke MK. Foto-kabartimurnews.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin telah menetapkan perolehan suara hasil Pemilu 17 April 2019 lalu. Ikhsan Wardhani merasa menetapan perolehan suara itu merugikan dirinya.

Makanya calon legislatif (caleg) nomor urut 2 dari Partai Demokrat untuk daerah pemilihan (dapil) 5 Banjarmasin Barat melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga: Diskors, MK Lanjutkan Sidang Gugatan Pilpres 2019 Selasa Depan

Terang-terangan, Ikhsan menuding KPU Banjarmasin dan rekan sesama caleg Partai Demokrat nomor urut 5, Gusti Yuly Rahman berkolaborasi menggelembungkan suara.

Ikhsan mengungkap form C1 dengan hasil rapat pleno di kecamatan untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) 38, 43 dan 44 Kelurahan Basirih, serta TPS 17 Kelurahan Belitung Utara.

Di TPS 38 Kelurahan Basirih ia mengaku memperoleh 2 suara, sedangkan Gusti Yuly tidak mendapatkan suara. Namun pada hasil rapat pleno kecamatan menetapkan hasil berbeda. Hasilnya ada perolehan sebanyak 22 suara untuk caleg nomor urut 5 atas nama Gusti Yuli Rahman.

Berdasarkan dugaan kecurangan itu lah, Ikhsan Wardana mencoba mengambil langkah hukum dengan melayangkan gugatan untuk KPU Banjarmasin ke MK.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Banjarmasin, Gusti Makmur mengemukakan, ditudingkan kepada pihaknya belum tentu benar. Bahkan ia berjanji akan mengungkap fakta sebenarnya.

“Itu cuma tudingan saja, nanti kami buktikan dengan data dan mengungkap kejadian yang sebenarnya,” terang Makmur saat dihubungi apahabar.com, Jumat (14/6) sore.

Dikemukakan Makmur, untuk proses di MK akan dilakukan pada bulan Juli 2019 mendatang.

Sementara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin mengaku siap untuk memberikan keterangan jika nantinya diminta MK.

“Bawaslu sudah bersiap jika nanti dimintai keterangan. Namun, kami belum mengetahui apakah gugatan ini sudah diregister oleh MK atau belum. Tetapi kami sudah menyiapkan seperti data dan dokumen sebagai bahan dalam memberikan keterangan sesuai pengawasan di lapangan jika nanti diminta untuk memberikan keterangan, Sebut Komisioner Bawaslu Banjarmasin, Munawar Khalil.

Sebelumnya Bawaslu telah menerima surat masuk dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat perihal permohonan penghentian putusan perolehan suara terhadap caleg yang dimaksud pada bulan Mei 2019 lalu dengan ditujukan ke MK.

“Jika nanti diminta, kami sudah punya data fakta yang dimiliki, sehingga bahwa jika nantinya dipanggil, kami sudah siap,” pungkas Khalil.

Baca Juga: BPN Diminta Paparkan Bukti, Pengamat: Salah Hitung, atau Sengaja Dicurangi

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Balapan Liar, Polsek Banjarbaru Barat Tingkatkan Patroli Sore
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Keluarga Terimbas Banjir di Desa Selaru Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Listrik Se-Kalsel-Teng Siap Digratiskan, Simak Ketentuannya
Mutasi di Polda Kalsel, Diresnarkoba hingga Kapolres Diganti

Kalsel

Mutasi di Polda Kalsel, Diresnarkoba hingga Kapolres Diganti
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 Masih Melanda Banjarmasin, Kampanye Terbuka Ditiadakan?
apahabar.com

Kalsel

Ketua DPRD Tapin Ajak Alumni Darussalam Doakan Covid-19 Enyah di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Di Banjarmasin, Perwali Sanksi Tanpa Masker Segera Berubah Jadi Perda

Borneo

South Borneo Art Festival: Menikmati Seni Budaya sekaligus Keindahan Alam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com