Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Dishut Kalsel Konsisten Bantu Konservasi Flora dan Fauna Banua

- Apahabar.com Selasa, 25 Juni 2019 - 15:02 WIB

Dishut Kalsel Konsisten Bantu Konservasi Flora dan Fauna Banua

Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE), Pantja Satata mewakili Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq membuka Forum pertemuan Focus Group Discussion (FGD) di aula Rimbawan III, Banjarbaru, Senin (24/6). Foto – Dishut Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Konsistensi Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam upaya konservasi flora dan fauna, terutama yang statusnya hampir punah dan dilindungi. Hal itu ditunjukkan dengan mendukung Forum Konservasi Flora dan Fauna.

Forum tersebut mengadakan Focus Group Discussion (FGD). Forum ini merupakan wadah untuk menyampaikan dan menampung ide dan gagasan yang bersifat membangun, guna kemajuan konservasi di banua.

FGD tersebut dibuka oleh Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE), Pantja Satata.

Salah satu fokus pembicaraan adalah melakukan pemantapan kinerja Forum Konservasi Flora dan Fauna.

“Forum ini harus hidup dan terus berkarya melalui ide-ide kreatif dan inovatif terhadap kemajuan konservasi di Kalsel. Dishut akan terus mendukung upaya penyelamatan tumbuhan dan satwa yang dilindungi dan tidak dilindungi, agar ekosistem lingkungan terjaga,” ujar Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq seperti disampaikan Kabid PKSDAE, Pantja Satata dalam pertemuan Focus Group Discussion (FGD) di aula Rimbawan III, Banjarbaru, Senin (24/6).

Ia menjelaskan, kegiatan FGD juga merupakan sarana untuk menjalin komunikasi sesama anggota, sehingga ide dan gagasan dapat dimasukkan dalam program kinerja forum.

Acara FGD tersebut juga dihadiri Ketua Forum Konservasi Flora dan Fauna, Zulfa Asmam serta anggota lainnya. Dalam acara tersebut terdapat banyak ide dan masukan yang telah disampaikan oleh anggota forum.

Beberapa ide yang terungkap, adalah adanya sekolah alam owa-owa, percepatan KEE di desa Panjaratan dan Pagatan besar untuk pelindungan satwa bekantan juga perlu adanya informasi calon kawasan ekosistem esensial (KEE) di semua kabupaten, sehingga dapat dilakukan identifikasi dan verifikasi.

apahabar.com

Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE), Pantja Satata mewakili Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq membuka Forum pertemuan Focus Group Discussion (FGD) di aula Rimbawan III, Banjarbaru, Senin (24/6). Foto – Dishut Kalsel for apahabar.com

Baca Juga: Inginkan Revolusi Hijau Dipercepat, Kadishut Kalsel Kunjungi KPH Sengayam

Baca Juga: Kunjungi KPH Cantung, Kadishut Tugaskan 3 Polhut Baru

Penulis: Ahc06
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Puluhan Tenaga Kontrak Pengamanan Hutan Ikuti Pelatihan Bela Negara
apahabar.com

Dishut Kalsel

BPSKL Kalimantan Verifikasi Bantuan Ekonomi Produktif di Desa Karya Balangan
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kadishut Kalsel Kunjungi PT Inhutani II HTI Pulau Laut
apahabar.com

Dishut Kalsel

Tiga KPH Jalani Ujian Turun Sabuk Kyu
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kadishut Kalsel Bekali Petugas Pendamping RHL
apahabar.com

Dishut Kalsel

Cegah Karhutla, PT. BIB Sumbang ‘Amunisi’ untuk Tahura Sultan Adam
apahabar.com

Dishut Kalsel

Saka Wanabakti Tabalong Peroleh Materi Tumbuhan Hutan Berkhasiat Obat
apahabar.com

Dishut Kalsel

Desa Rantau Bujur Dukung Program Masyarakat Peduli Api Berbasis Desa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com