Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Dorong Banjarmasin Jadi Kota Inklusi, Kelurahan Pelambuan Jadi Contoh Awal

- Apahabar.com Rabu, 19 Juni 2019 - 08:30 WIB

Dorong Banjarmasin Jadi Kota Inklusi, Kelurahan Pelambuan Jadi Contoh Awal

Jalanan di salah satu Negara Singapura sebagai contoh kota inklusi.Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Yayasan Kota Kita bersama Kaki Kota dan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berusaha mendorong Kota Banjarmasin menjadi pelopor kota inklusi di Indonesia.

Melalui proposal pembenahan kota inklusi, yang berhasil masuk 10 besar ajang Global Urban Mobility Challenge 2019, Jerman, mereka pun makin optimistis.

“Alhamdulillah proposal yang kita ikutkan ditetapkan masuk 10 besar dalam hal pengembangan kota inklusi,” ucap Direktur Eksekutif Kaki Kota, Syahreza.

apahabar.com

Direktur Eksekutif Kaki Kota, Syahreza. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

Syahreza mengaku sudah setahun lalu bersama pemerintah kota dan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menghimpun data seluruh para penyandang disabilitas yang ada di Kota Banjarmasin.

Tujuannya untuk mempetakan wilayah yang akan menjadi fokus pengembangan kota inklusi.

“Setelah melakukan penelitian bersama UNESCO, kita mendapati Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat menjadi lokasi yang tepat membangun kampung inklusi yang kita maksud. Dan proposal yang kita buat memasukkan Kelurahan Pelambuan,” bebernya.

“Kenapa Pelambuan, karena di daerah ini penyandang disabilitas adalah wilayah terbanyak disabilitas dari seluruh Banjarmasin,” ungkap Syahreza.

Tak sampai di situ, untuk mendukung perkembangan kampung inklusi tersebut, pihak yayasan Kota Kita mendapatkan kucuran dana sebesar 200.000 EURO dari pihak penyelenggara Transformative Urban Mobility Initiative (The TUMI) atau kurang lebih sebesar Rp3 miliar.

Dana ini kemudian akan digunakan sebagai peningkatan aksesibilitas dan mobilitas dari pintu-ke-pintu bagi rekan-rekan penyandang disabilitas di Kelurahan Pelambuan.

“Proposal ini dianggap inovatif karena berkomitmen menjawab
tantangan dengan skala mikro, tepat sasaran, dan apabila tercapai dapat menginspirasi perubahan cara pikir tentang mobilitas secara menyeluruh,” terang Syahreza.

Nantinya, kata Syahreza, wilayah ini akan menghubungkan jalan antara gang yang ada di Pelambuan menuju beberapa fasilitas umum seperti Puskesmas, Sekolah Luar Biasa (SLB) dan kantor Polisi.

Baca Juga: Sudahkah ‘Forum Reklamasi’ Menjawab Polemik Lubang Pasca Tambang di Kalsel?

Baca Juga: Perkuat Sinergitas TNI-Polri Batola Joget Bareng

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diprotes! Mobil Dinas Baru Wakil Rakyat Kalsel Rp 1,8 Miliar Bukan untuk Gagah-gagahan
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Kabut Asap Belum Menjauh dari Kalsel
Polsek Kapuas Murung

Kalsel

Polsek Kapuas Murung Imbau Setop Tambang Ilegal
apahabar.com

Kalsel

Pencabul Santriwati di Ponpes Limpasu HST Segera Diadili
apahabar.com

Kalsel

Pelantikan DPRD Kalsel: Akses Jalan Ditutup, 3 Mobil Lapis Baja Disiagakan
apahabar.com

Kalsel

Tangkapan Sabu 200 Kg di Banjarmasin, Pelaku Dibuntuti dari Kaltara
vaksin sinovac

Kalsel

Dapat Kuota 6.940 Dosis Vaksin, Ada Jatah Untuk Lansia di Kalsel
Efek Corona: Giliran Hand Sanitizer Diborong di Banjarbaru, IDI Angkat Bicara

Kalsel

Efek Corona: Giliran Hand Sanitizer Diborong di Banjarbaru, IDI Angkat Bicara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com