MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

FKPT dan SMSI: Membendung Hoax dengan Kearifan Lokal

- Apahabar.com Sabtu, 22 Juni 2019 - 13:30 WIB

FKPT dan SMSI: Membendung Hoax dengan Kearifan Lokal

Workshop FKPT dan SMSI Kalsel bersama PWI Kalsel dalam upaya menangkal berita hoax. Foto-apahabar.com/Riyad.

apahabar.com, BANJARMASIN – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) bekerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar workshop tentang kearifan lokal membendung hoax, di gedung PWI Kalsel, Sabtu (22/06/2019) siang.

Acara tersebut digelar, sebagai sosialisasi tentang pentingnya membendung diri teman-teman media mainstream maupun online dan perwakilan mahasiswa jurnalistik dari berita-berita bohong yang beredar.

Ketua Bidang Media Massa, Hukum dan Humas, FKPT Kalsel, Fathurahman mengungkapkan pentingnya menangkal berita bohong. Salah satunya dengan kearifan lokal masyarakat Banjar dalam kehidupan sehari-hari yang secara umum dapat mengatasi berbagai bentuk perselisihan paham.

“Secara kultural bangsa Indonesia lahir sebagai bangsa yang beradab dengan tingkat toleransi yang tinggi,” ujar Fathurahman.

Dikatakannya, konteks tersebutlah yang harus dijadikan benteng dalam menyaring ataupun membendung berita-berita bohong yang bertebaran sekarang ini.

Ketua organisasi SMSI Kalsel, Milhan Rusli juga turut berbicara. Dewan redaksi apahabar.com ini menekankan besarnya penggunaan internet di masa ini sangatlah berpengaruh terhadap perilaku masyarakat.

“Informasi yang negatif akan sangat beresiko diterima masyarakat jika tidak disaring terlebih dahulu,” ungkap Milhan.

Hal ini diakui ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Zainal Helmi dan bisa menimbulkan dampak di masyarakat.

“Tidak dipungkiri perkembangan teknologi yang begitu pesat, tidak hanya memberikan efek positif, tapi juga efek negatif,” kata Zainal Helmi.

Disebutkannya, bentuk hoax yang paling sering diterima ialah berupa tulisan dan jenis hoax yang sering diterima paling banyak adalah tentang sosial politik dan SARA.

Baca Juga: Minta Tangkal Hoaks, Gubernur Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Kaltara

Namun, menurutnya saat ini berita-berita bohong ataupun ujaran kebencian sudah menurun peredarannya saat ini.

“Kita bisa lihat, sempat sangat tinggi saat pilpres kemarin,” ucapnya.

Dirinya mengatakan, penyebaran berita hoax paling banyak beredar di sosial media. Karena kemudahan masyarakat dalam mengakses medsos.

Maka, dirinya mengatakan tugas media yakni lebih kepada meluruskan berita-berita yang tidak benar yang beredar di masyarakat.

Disampaikan pula oleh, Noorhalis Majid, Ketua Ombudsman RI Kalsel, bahwa sangat banyak kearifan lokal dari masyarakat Banjar yang dapat membentengi diri dari perselisihan paham.

Seperti disebutkannya yang terdapat dalam istilah Banjar: Gawi Sabumi, Kayuh Baimbai, Haram Manyarah, Waja Sampai Kaputing, Umpat Mangumpul Baras.

Yang semuanya berarti adalah ajakan bergotong royong dalam bermasyarakat. Jika dijalankan maka bisa membendung diri dari perselisihan.

Sementara itu Sekretaris FKPT Mariatul Asiah menimpali berita bohong khususnya ujaran kebencian atau radikalisme menyasar semua level masyarakat.

Lantas, dirinya mengatakan bahwa penanganan radikalisme dan terorisme memerlukan sinergitas dari semua kalangan masyarakat.

Maka dari itu, FKPT bekerja sama dengan SMSI Kalsel untuk dapat menjadi suatu kekuatan positif bersama organisasi wartawan lain, untuk membentengi dan memfilter berita-berita hoax yang beredar dengan kearifan lokal masyarakat Banjar.

Baca Juga: Kominfo: Medsos yang Tak Saring Hoaks Akan Diberi Sanksi

Reporter: AHC07
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

BBPLK Bekasi Kunjungan Kerja ke BLK Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

SK Terbit, DPP Gerindra Tunjuk Dewan Termuda Sebagai Ketua DPRD Kota Banjarbaru
Antisipasi Corona, Penumpang yang Datang ke Bandara Syamsudin Noor Langsung Diperiksa

Kalsel

Antisipasi Corona, Penumpang yang Datang ke Bandara Syamsudin Noor Langsung Diperiksa
apahabar.com

Kalsel

Polres HST Bagi-Bagi Masker, Juga Imbau Masyarakat Tidak Mudik
apahabar.com

Kalsel

Car Free Day Ditiadakan, Warga Banjarmasin Tetap Olahraga
apahabar.com

Kalsel

Cerita Mantan ODGJ di Rumah Singgah Baiman, Bani Rindu Keluarga
apahabar.com

Kalsel

6 Daerah di Banjarmasin Berubah Hijau, Sekolah Boleh Buka?
apahabar.com

Kalsel

H+1 Lebaran, Penumpang Feri Stagen-Tarjun Kotabaru Membludak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com