Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan KPK OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah!

Harga Ikan Papuyu Turun di Marabahan

- Apahabar.com Rabu, 19 Juni 2019 - 14:43 WIB

Harga Ikan Papuyu Turun di Marabahan

Pedagang ikan di Pasar Marabahan, Kabupaten Batola. Foto–apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola) mulai stabil pasca bulan puasa dan Idul Fitri 2019.

Stabilitas harga tersebut terlihat dari banderol jenis ikan papuyu (betok) ukuran sedang yang sempat mencapai Rp 100 ribu per kilo.

Sementara sekarang harga papuyu dengan ukuran serupa, sudah dapat dibungkus seharga Rp 60 ribu per kilo.

“Sama seperti gabus atau haruan, harga papuyu memang fluktuatif. Hal tersebut disebabkan gabus dan papuyu sulit dibudidayakan,” papar Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Batola, Surono S Sos, Rabu (19/6/2019).

Dengan demikian, harga gabus dan papuyu dipastikan naik seandainya stok kosong ketika permintaan meningkat. Harga gabus per kilo sendiri turun dari Rp 80 ribu menjadi Rp 60 ribu.

Baca juga: Harga Beras Bergerak Tipis

“Praktis pasca bulan puasa dan Idul Fitri, harga barang pokok mulai kembali normal. Kami juga tidak menemukan indikasi spekulan yang bermain,” tambah Surono.

Sedangkan daging sapi yang sempat mencapai Rp 120 ribu per kilo, turun hingga Rp 115 ribu. Demikian pula ayam ras turun hingga Rp 32 ribu dari Rp 42 ribu.

Sebaliknya varian ikan kering sedikit naik, terutama ikan kering sepat. Situasi ini disebabkan curah hujan yang cukup intens dalam beberapa pekan terakhir, sehingga pengeringan ikan kurang maksimal.

Sepat kering yang semula berharga Rp 40 ribu, naik menjadi Rp 45 ribu per kilo. Di sisi lain, harga ikan asin gabus dan ikan telang tidak berubah dengan masing-masing seharga Rp120 ribu dan Rp150 ribu.

Sementara harga per liter beras dengan berbagai varian mengalami sedikit kenaikan, kendati tidak terlalu signifikan lantaran hanya sekitar Rp 1.000 hingga Rp 2.000.

Varian beras yang tersedia di Pasar Marabahan adalah karang dukuh, siam mutiara, mayang, unus, siam 11, lemo, IR4 dan IR36.

Baca Juga: Harga ‘Si Melon’ Belum Stabil

Reporter: AHC13
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Stok Darah di PMI Minim, PHKS Kalsel Terketuk Gelar Aksi Sosial
apahabar.com

Kalsel

Pengusaha Katering Ditipu Pasutri
apahabar.com

Kalsel

Stok Darah PMI Menipis, Jajaran Polres Banjarbaru Mendonor
apahabar.com

Kalsel

Warga Keluhkan Buruknya Infrastruktur Kuin Kecil
apahabar.com

Kalsel

Bantuan ke Warga Tak Mampu dan Terdampak Covid-19 di Batola Dijanjikan Hingga Akhir Tahun
apahabar.com

Kalsel

Seorang Pemancing di Swarangan Tala Jatuh Tenggelam
apahabar.com

Kalsel

Puncak Millenial Road Safety Festival Polda Kalsel Meriah
apahabar.com

Kalsel

Jumlah Pemudik di Pelabuhan Trisakti Meningkat, Tahun Ini Capai 14.769 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com