Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Ini Kelebihan dan Kekurangan Berinvestasi Emas

- Apahabar.com Kamis, 13 Juni 2019 - 18:11 WIB

Ini Kelebihan dan Kekurangan Berinvestasi Emas

Jr. Consumer Banking Relationship Manager Bank Mandiri Syariah Banjarmasin, Siti Aminah tunjukkan emas investasi dengan cicilan ringan. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Bagi masyarakat emas adalah perhiasan dan harta yang mampu menjadi tabungan atau investasi jangka panjang. Bahkan menjadi simpanan harta yang bagus untuk investasi disebabkan harganya sendiri cenderung naik.

Namun, di sisi lain berinvestasi emas nyatanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Lalu apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan berinvestasi emas.

Dijelaskan Jr. Consumer Banking Relationship Manager Bank Mandiri Syariah Banjarmasin, Siti Aminah. Ia menilai investasi emas adalah salah satu pilihan terbaik untuk berinvestasi.

“Seperti kita ketahui, setiap tahunnya harga emas selalu naik, bahkan ditiap lima tahun kenaikan itu bisa mencapai 100 persen. Contoh saja di tahun 90’an harga emas murni ada dikisaran Rp 20.000-Rp 25.000 per gram, tapi kini sudah memasuki 20 tahun lebih harga emas melonjak signifikan menjadi Rp 550.000 per gram,” jelasnya kepada apahabar.com, Kamis (13/6/2019).

Disamping itu, ia menyebut kelebihan berinvestasi emas seperti mudahnya emas untuk kembali dicairkan dalam bentuk dana tunai, bebas pajak dan dapat melindungi kekayaan seseorang.

“Melihat kecenderungan nilainya yang terus naik, tentu emas menjadi sangat cocok menjadi simpanan melindungi kekayaan,” imbuhnya.

Namun ada juga hal yang menjadikan kekurangan dalam berinvestasi emas. Menurut Aminah, berinvestasi emas cenderung ada resiko kehilangan. Ini dilihat dari tingginya tindak kriminalitas pencurian, membuat resiko kehilangan atau perampokan menjadi satu alasan kekurangan bagi investor emas.

Selain itu, jelasnya, investasi jangka panjang merupakan kekurangan lain dalam berinvestasi, sebab harga emas cenderung fluktuatif (tidak stabil) meski harga cenderung naik, tetapi kenaikkan itu perlu waktu yang cukup panjang.

“Memang ada banyak sekali instrumen investasi pada saat ini dan emas sejak dulu dikenal sebagai investasi yang aman dan cukup menjanjikan,” katanya.

Salah satu instrumen itu hadir melalui Bank Mandiri Syariah yang memiliki fasilitas cicil emas, hanya dengan menyiapkan Down Payment (DP) sebesar 20% masyarakat sudah dapat berinvestasi emas dengan harga emas pada saat ini. Dengan sisa bisa diangsur hingga jangka waktu lima tahun dengan cicilan yang ringan.

Selain dari harga yang selalu naik, emas juga sangat likuid, dimana bisa segera diuangkan ketika kita membutuhkan, “Cukup bawa ke toko emas mana saja, pasti langsung ada yang beli dan harganya jelas tidak bisa dimanipulasi,” ujarnya.

Bank Mandiri Syariah sendiri memfasilitasi cicilan investasi emas minimal dengan 10 gram emas logam mulia, dimulai dengan cicilan Rp 6.000 per hari.

Aminah mencontohkan, saat mempunyai uang Rp25 juta,   mungkin bisa untuk membeli satu buah sepeda motor.

“Nah, lima tahun mendatang nilai Rp 25 juta mungkin kita hanya dapat membeli satu sepeda tanpa motor dikarenakan harga yang selalu naik setiap tahunnya. Tapi kalau Rp 25 juta tersebut saat ini kita belikan emas, mungkin bisa dapat sekitar 40 gram emas. Empat tahun mendatang nilainya tentu masih sama dengan 40 gram emas, namun jika di rupiahkan, tentu insyaAllah nilainya bisa lebih Rp 25 juta,” pungkasnya.

Baca Juga: Prospek Investasi Emas, Pegadaian Syariah Martapura Naikkan Target

Baca Juga: Lebaran, Nasabah di Martapura Lebih Banyak Tebus Emas

Baca Juga: Tuah Lebaran, Toko Perhiasan di Pasar Banjarbaru Diserbu ‘Emak-Emak’

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jokowi Datang, Anggota DPRD Kalsel Harap Realisasi PSN
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Dipicu Sentimen Positif
apahabar.com

Ekbis

Kaget Mimpi Apa Semalam, Nisa Tiba-tiba Terima Hadiah TV
apahabar.com

Ekbis

Erick Thohir Raih Penghargaan Marketing Terbaik 2019
apahabar.com

Ekbis

Ikuti Wall Street dan Bursa Asia, IHSG Berada di Zona Merah
apahabar.com

Ekbis

Perlambatan Corona Kerek Rupiah ke Rp13.730
apahabar.com

Ekbis

Dampak Corona, Pelaku Usaha Banjarmasin Babak Belur
apahabar.com

Ekbis

Jelang Rilis Data Persediaan AS, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com