Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

‘Kalah Sebelum Berperang’, Zulfa Pilih DPR Ketimbang Pilkada Banjarbaru

- Apahabar.com Rabu, 12 Juni 2019 - 12:50 WIB

‘Kalah Sebelum Berperang’, Zulfa Pilih DPR Ketimbang Pilkada Banjarbaru

Ilustrasi. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Zulfa Asma Vikra bagai prajurit yang kalah sebelum berperang.

Alih-alih mewarnai pertarungan kontestasi menjadi wali kota Banjarbaru, politikus muda Partai Demokrat ini memilih fokus sebagai wakil rakyat di DPRD Kalsel.

Ya, Zulfa adalah caleg terpilih untuk masa bakti 2019-2024 dari daerah pemilihan Kalsel 7 (Banjarbaru, dan Kabupaten Tanah Laut).

Baru-baru ini namanya mencuat dalam PollingKita.com — website atau situs penyedia polling, atau jajak pendapat dan survey — bersama sejumlah nama, seperti Aditya Mufti Arifin (264 suara), Nadjmi Adhani (172 suara), dan Neny Hendriawati (131 suara). Dari total 732 suara terkumpul, nama Zulfa berada di urutan keempat dengan perolehan 100 suara.

Bukan tanpa alasan, kepada apahabar.com Zulfa melontarkan berbagai macam dalih terkait ketidaksediaannya mencalonkan diri sebagai wali kota Banjarbaru.

Pertama, ia ingin fokus menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kalsel. Dengan mengawal ketat program-program pemerintah yang pro rakyat.

Kedua, pelaksanaan Pilkada Banjarbaru masih cukup lama, yakni sekitar 1 tahun. Ia menyerahkan semuanya ke masyarakat untuk menilai figur yang layak.

“Kita juga masih melihat perkembangan politik, sejauh mana peta persainganya beberapa bulan ke depan,” ucapnya kepada apahabar.com, Rabu (12/6).

Sebagai kader partai, kata dia, tentu harus menaati sikap politik partai dalam menentukan kebijakan politik di Pilkada 2020. Baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kalau memang partai memberikan tugas sebagai kader, tentu kita harus melaksanakan dengan baik termasuk di Pilkada nanti,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel, Rusian tak menampik sosok Zulfa cukup potensial untuk bertarung dalam Pilkada Banjarbaru.

Meski begitu, kader partai Demokrat, kata dia, masih belum berniat maju sebagai kepala daerah lantaran perlu berkomunikasi terlebih dulu dengan parpol lain terkait koalisi.

“Kita hanya memperoleh satu kursi di DPRD kota Banjarbaru,” singkat Rusian.

apahabar.com

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Zulfa Asma Vikra. Foto-Istimewa

Baca Juga: Pasca Pilpres, Calon Pemimpin yang Bertarung di Pilkada 2020 Diharap Tak Memantik Konflik di Masyarakat

Baca Juga: Bawaslu Banjarmasin Bersiap Hadapi Pilkada

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Festival Durian, Tahun Depan Hadirkan Juri Internasional
apahabar.com

Kalsel

Legal Drafting, Buku Panduan Legislatif Godok Perda
apahabar.com

Kalsel

KPU Barut Upayakan Peningkatan Partisipasi Pemilih
apahabar.com

Kalsel

Reses Perdana Bang Dhin, Serap Beragam Aspirasi Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Mati Suri, Honorer Balangan Butuh Wadah Aspirasi
apahabar.com

Kalsel

Polisi Beberkan Kronologis Duel Maut di Martapura Menewaskan Pria Berbadan Besar
apahabar.com

Kalsel

7 Tips Parkir Kendaraan Saat Haul Sekumpul Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Tim Gabungan Ungkap 8 Tempat Usaha di Banjarbaru Langgar Prokes, Sanksi Menanti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com