Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Kawal Sidang Sengketa Pilpres, Massa Datangi MK

- Apahabar.com Jumat, 14 Juni 2019 - 16:00 WIB

Kawal Sidang Sengketa Pilpres, Massa Datangi MK

Massa FPI Hadir Aksi Damai, Ketum Sebut untuk Dukung MK Massa FPI ikut melakukan aksi damai di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi. Foto-CNNIndonesia

apahabar.com, JAKARTA – Ratusan massa aksi mendatangi kawasan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengawal sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK, Jumat (14/6) siang.

Mereka tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat (GKR) dipimpin langsung oleh Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis.

Baca Juga: Sidang Sengketa Pilpres di MK: Tim 01 Tiba, Pengamanan Diperketat

Sobri datang dengan mengenakan peci putih dan baju putih, dengan diiringi pendukung yang juga mengenakan busana dominan putih. Sesampainya di sana, mereka langsung berjabat tangan dengan pengunjuk rasa yang lebih dulu ada di lokasi.

Menurutnya dia datang untuk memberikan dukungan pada MK dalam menegakkan keadilan dan kebenaran yang sedang berlangsung di MK

“Ini bukan urusan dukung mendukung salah satu calon presiden dan calon wakil presiden manapun,” kata Sobri Lubis diatas mobil komando di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat, dikutip apahabar.com dari Antara.

Selain itu, Sobri mengapresiasi imbauan yang diberikan oleh calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang melarang para pendukungnya untuk hadir di MK.

Ia pun mengaku belum ada koordinasi dengan pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga untu menghadiri aksi kali ini.

Ia mengaku kehadiran FPI hanya sekadar menyampaikan aspirasi masyarakat yang telah dijamin oleh Undang-undang Dasar 1945.

“Selama kita diperbolehkan oleh konstitusi untuk menyatakan pendapat, itu harus kita sampaikan,” kata dia.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto telah meminta agar para pendukungnya untuk tidak berbondong-bondong mendatangi MK saat sidang digelar nanti.

Prabowo meminta pendukungnya untuk percaya pada dirinya dan calon wakilnya, Sandiaga Uno dalam menghadapi sengketa Pilpres yang mulai disidangkan 14 Juni mendatang.

Adapun, hingga saat ini, sidang perdana sengketa Pilpres 2019 masih terus berlangsung di Gedung MK.

Baca Juga: Politikus Senior Partai Demokrat Dorong KLB

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dilantik sebagai Anggota DPR RI, Syafruddin H Maming Minta Restu Rakyat Kalsel
apahabar.com

Nasional

PDIP: Tidak Boleh Ada Pembunuhan Tokoh Politik di Indonesia

Nasional

Mahasiswa RI Dikabarkan Kerja Paksa di Taiwan, DPR Minta Kemlu Turun Tangan
apahabar.com

Nasional

Hitung Nyata KPU 10.15 WIB: Makin Jauh, Prabowo-Sandiaga Tertinggal 9,5 Juta Suara
apahabar.com

Nasional

Ketua PP Muhammadiyah: Pemilu Jangan Membuat Retak Bangsa
apahabar.com

Nasional

Diburu Polisi, Ini Sosok Ali Kalora yang Mutilasi Warga
apahabar.com

Nasional

Fasilitas Kampus UMI Makassar Dirusak Ratusan Orang Tak Dikenal
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Perkuat Industri Pertahanan Nasional dengan Pembenahan Ekosistem Industri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com