Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan

Kawal Sidang Sengketa Pilpres, Massa Datangi MK

- Apahabar.com Jumat, 14 Juni 2019 - 16:00 WIB

Kawal Sidang Sengketa Pilpres, Massa Datangi MK

Massa FPI Hadir Aksi Damai, Ketum Sebut untuk Dukung MK Massa FPI ikut melakukan aksi damai di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi. Foto-CNNIndonesia

apahabar.com, JAKARTA – Ratusan massa aksi mendatangi kawasan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengawal sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK, Jumat (14/6) siang.

Mereka tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat (GKR) dipimpin langsung oleh Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis.

Baca Juga: Sidang Sengketa Pilpres di MK: Tim 01 Tiba, Pengamanan Diperketat

Sobri datang dengan mengenakan peci putih dan baju putih, dengan diiringi pendukung yang juga mengenakan busana dominan putih. Sesampainya di sana, mereka langsung berjabat tangan dengan pengunjuk rasa yang lebih dulu ada di lokasi.

Menurutnya dia datang untuk memberikan dukungan pada MK dalam menegakkan keadilan dan kebenaran yang sedang berlangsung di MK

“Ini bukan urusan dukung mendukung salah satu calon presiden dan calon wakil presiden manapun,” kata Sobri Lubis diatas mobil komando di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat, dikutip apahabar.com dari Antara.

Selain itu, Sobri mengapresiasi imbauan yang diberikan oleh calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang melarang para pendukungnya untuk hadir di MK.

Ia pun mengaku belum ada koordinasi dengan pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga untu menghadiri aksi kali ini.

Ia mengaku kehadiran FPI hanya sekadar menyampaikan aspirasi masyarakat yang telah dijamin oleh Undang-undang Dasar 1945.

“Selama kita diperbolehkan oleh konstitusi untuk menyatakan pendapat, itu harus kita sampaikan,” kata dia.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto telah meminta agar para pendukungnya untuk tidak berbondong-bondong mendatangi MK saat sidang digelar nanti.

Prabowo meminta pendukungnya untuk percaya pada dirinya dan calon wakilnya, Sandiaga Uno dalam menghadapi sengketa Pilpres yang mulai disidangkan 14 Juni mendatang.

Adapun, hingga saat ini, sidang perdana sengketa Pilpres 2019 masih terus berlangsung di Gedung MK.

Baca Juga: Politikus Senior Partai Demokrat Dorong KLB

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dandim Sebut Tak Ada Anggota TNI Terlibat Penyerangan Mapolsek Ciracas
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Telepon Raja Salman Sampaikan Selamat Iduladha
apahabar.com

Nasional

PLN: 102 Gardu Listrik Padam Pasca Tsunami
apahabar.com

Nasional

Polisi Beberkan 6 Korban Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan
apahabar.com

Nasional

13 Penerbangan Dibuka, Penumpang di Soekarno-Hatta Membeludak
apahabar.com

Nasional

KRI Teluk Jakarta-541 Tenggelam di Perairan Pulau Kangean
apahabar.com

Nasional

Dokumen Tak Lengkap, 8 Mobil Mewah Disita Polisi
apahabar.com

Nasional

7 Juta Rakyat Cari Kerja, Pemerintah Takkan Pilih-Pilih Investasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com