Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan Live Streaming SCTV PSG vs Man United Liga Champions Malam Ini, Link Siaran Langsung Vidio.com Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara

Kedapatan Beroperasi, 10 Pemilik Warung Sakadup Ditangkap

- Apahabar.com Senin, 3 Juni 2019 - 13:28 WIB

Kedapatan Beroperasi, 10 Pemilik Warung Sakadup Ditangkap

Personel Satpol PP Banjarmasin saat menyita makanan di warung Sakadup yang buka di siang hari. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Selama 28 hari puasa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin berhasil menciduk 10 pedagang warung makan. Mereka melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas Perda Banjarmasin Nomor 13 Tahun 2003 tentang Larangan Kegiatan pada Bulan Ramadan.

Di Banjarmasin, warung makan yang beroperasi di siang hari disebut warung sakadup. Pemilik warung yang nekat membuka lapak kuliner pada siang hari selama Ramadan 1440 Hijriah siap-siap berurusan dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin.

Kepala Seksi Bidang Penegakan Perda Satpol PP Banjarmasin, Mulyadi mengungkapkan ada 10 warung yang buka di Jalan Veteran, Gatot Subroto, Kinibalu, dan kawasan Pelabuhan Trisakti.

10 warung tersebut kedapatan melayani pembelian untuk dibungkus.

“Tidak ada yang makan di tempat. Tapi, dalam Perda kan enggak ada pengecualian,” ujar Mulyadi.

Dia membeberkan seluruh pemilik warung sudah dikenakan vonis tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Mereka diganjar sanksi denda yang bervariatif, mulai Rp75 ribu hingga Rp300 ribu. Menurut Mulyadi, sanksi denda ini jauh di bawah nominal dalam Perda.

“Kalau dalam aturan kan sampai Rp50 juta. Tapi ini kewenangannya hakim,” ujar Mulyadi.

Dia menambahkan, ada penurunan tangkapan pada Ramadan 1440 Hijriah ketimbang tahun sebelumnya.

Sebab, kata dia, banyak pedagang yang sudah patuh menutup warung makan selama Ramadan.

Bahkan, ia mengakui masih banyak warung yang buka pada siang hari namun sulit dijangkau Satpol PP se-Banjarmasin.

Demikian terjadi akibat melesetnya waktu penertiban dengan momen dibukanya warung-warung tersebut.

“Seperti di Pelabuhan Trisakti dan kawasan Cendana. Ada laporan masuk, saat kami datangi ke lokasi ternyata target sudah tutup,” terang Mulyadi.

Baca Juga: Dua Warung Sakadup Terjaring Razia Satpol PP Banjarbaru

Baca Juga: Dua Kali Razia, Warung Sakadup di Cendana Selalu Lolos

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Akun Ibnu Sina Diretas, Minta Duit untuk Giat Baksos Anak Yatim!
apahabar.com

Kalsel

HUT Bhayangkara ke-74, Batalyon A Pelopor Batulicin Berbagi Sembako
apahabar.com

Kalsel

Disepakati DPRD, Belanja Pemkab Batola Capai Rp 1,4 Triliun
apahabar.com

Kalsel

Cegah Karhutla, Polres Tala Upayakan Edukasi Warga
apahabar.com

Kalsel

Golkar Kalsel Songsong Musda, Siapkan Langkah Hadapi Pilkada
apahabar.com

Kalsel

Haul Abah Guru Sekumpul Pantas Disebut Fenomenal

Kalsel

Nyalon lewat Partai Lain di Pilwali Banjarmasin, Ibnu Sina Didepak dari PKS?
apahabar.com

Kalsel

Apindo Singgung Sikap Komisi IV DPRD Kalsel: Tak Perlu Arogan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com