Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan

Kesulitan Usung Calon Kepala Daerah, Demokrat Kalsel Tunggu Dilamar

- Apahabar.com Rabu, 12 Juni 2019 - 13:17 WIB

Kesulitan Usung Calon Kepala Daerah, Demokrat Kalsel Tunggu Dilamar

Ketua DPD Demokrat Kalsel, Rusian. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Masing-masing partai politik (Partai) di Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mengusulkan nama kadernya sebagai kepala daerah menjelang Pilkada 2020 mendatang. Namun, tidak bagi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalsel.

Sejauh ini, partai berlogo mirip logo Mercedez Benz ini masih belum memiliki satu nama pun, baik sebagai calon bupati/walikota maupun calon gubernur yang akan diusung.

“Untuk nama (Calon bupati/walikota dan gubernur, Red) tentu kita belum ada,” ucap Ketua DPD Demokrat Kalsel, Rusian kepada apahabar.com.

Kendati demikian, selaku pimpinan Parpol, Rusian mempunyai niat untuk mengusung sang kader sebagai kepala daerah. Baik bupati/walikota maupun gubernur. Sayangnya, perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel menjadi kendala partai pemenang pemilu 2009 silam tersebut.

“Tentu kita berharap, minimal wakil (Bupati/walikota atau gubernur, red) dari kader atau simpatisan Demokrat atau figur kuat yang mau jadi kader Demokrat, karena kita hanya memperoleh 3 kursi. Jadi, kita sangat memahami,” cetusnya.

Dia membuka pintu kepada parpol lain untuk melakukan koalisi di Pilkada 2020 mendatang. Mengingat, Demokrat hanya memperoleh 3 kursi di DPRD Kalsel, sehingga perlu 6 kursi tambahan.

Bukan hanya itu, Rusian juga mempersilakan kepada figur di Kalsel agar melamar ke partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

“Sejauh ini, kader Demokrat masih belum ada yang berniat maju,” tegasnya.

Saat ditanya, apakah bentuk koalisi yang diinginkan oleh Demokrat sama dengan koalisi di Pilpres 2019 kemarin, Rusian langsung membantah.

Menurutnya, koalisi di Pilpres 2019 tak ada pengaruhnya terhadap koalisi di Pilkada 2020 nanti.

“Ya jelas tak ada, peta politik di daerah yang terpenting,” cetusnya.

Saat ditanya mungkinkah DPD Demokrat Kalsel akan merapat ke kubu sang Petahana, Sahbirin Noor di Pilkada 2020, lantas Rusian hanya tertawa.

“Ya, kalau tak ada yang melamar lagi,” ucapnya sembari tertawa.

Baca Juga: Replika Pilkada 2020, Kalsel dan Dinasti Politik Muhidin

Baca Juga: ‘Kalah Sebelum Berperang’, Zulfa Pilih DPR Ketimbang Pilkada Banjarbaru

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Korban Tengelam di Tabalong Tersangkut di Semak-Semak
apahabar.com

Kalsel

Redam Kebakaran Meluas, Dandim Imbau Warga Tidak Bakar Lahan
apahabar.com

Kalsel

Bripka Kity, Anak Buruh Bangunan Peraih Nilai Tertinggi Seleksi Calon Perwira
apahabar.com

Kalsel

Lindungi Tenaga Medis di Zona Merah, Euro Fans Club Banjarmasin Sumbang APD
apahabar.com

Kalsel

Cerita Mantan ODGJ di Rumah Singgah Baiman, Bani Rindu Keluarga
apahabar.com

Kalsel

2 Raperda Kembali Disahkan di DPRD Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Monumen Perang Banjar yang Kini Hilang
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi WBP Positif, Rutan Marabahan Siapkan Blok Khusus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com