Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Kisah Bilal Bin Rabah Muazin Pertama di Dunia

- Apahabar.com Sabtu, 1 Juni 2019 - 06:45 WIB

Kisah Bilal Bin Rabah Muazin Pertama di Dunia

Ilustrasi muazin. Foto-Tribunnews.com

apahabar.com, JAKARTA — Islam memandang semua manusia memiliki derajat sama, yang mebedakan hanya tingkat ketakwaan. Maka, jangan heran bila Rasulullah SAW memilih langsung Bilal bin Rabah menjadi muazin atau orang yang mengumandangkan azan pertama di dunia.

Bilal merupakan seorang budak berkulit hitam dari Habasyah atau Ethiopia. Dia lahir daerah As Sarah sekitar 43 tahun sebelum hijrah.

Baca Juga: Ini Keistimewaan Lailatul Qadar

Ia memiliki majikan bernama Umayyah bin Khalaf yang sangat membenci Islam dan menentang Nabi Muhammad.

Meski begitu, Bilal justru tertarik dengan Islam karena Umayyah bersama rekan-rekannya sering membahas dakwah Rasulullah.

Bilal kemudian menemui Baginda Nabi dan menyatakan diri masuk Islam tanpa keraguan. Mengetahui budaknya beriman kepada Allah, Umayyah sangat marah hingga tega menyiksa pria yang digambarkan bertubuh tinggi kurus itu. Demi memurtadkan Bilal, berbagai siksaan dilakukannya. Mulai dari menjemur Bilal di padang pasir tanpa pakaian sampai memukulnya dengan batu.

Tak gentar sedikit pun, Bilal tetap me megang teguh agama barunya. Keimanan telah menancap kuat pada dirinya. Mendengar kondisi mengenaskan Bilal, Abu Bakar kemudian memer dekakan Bilal.

Sejak itu, Bilal selalu berada di dekat Rasulullah. Ia juga ikut Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Madinah. Ketika di Madinah, tempat tinggal Bilal tak jauh pula dari rumah Rasulullah.

Saat Masjid Nabawi selesai dibangun, Rasul mulai mensyariatkan azan serta menunjuk Bilal untuk mengumandangkan azan.

Dalam buku Ash Shuffah karya Yakhsyallah Mansur, ada beberapa alasan Bilal diberi tugas mulia tersebut.

Di antaranya karena Bilal memiliki suara yang merdu dan lantang. Diceritakan, siapa pun akan bergetar hatinya bila mendengar sang muazin menyerukan azan. Biasanya setelah mengumandangkan azan, Bilal berdiri di depan pintu rumah Rasulullah sambil berseru, “Mari melaksanakan shalat, mari meraih shalat.” Selanjutnya, ia melantunkan iqamat, saat melihat Rasulullah keluar dari rumah.

Walau berlatar belakang seorang budak, tapi tak secuil pun Nabi Muhammad merendahkan Bilal. Bahkan, bagi Rasul pria berambut keriting tersebut amat spesial.

Ketika Nabi Muhammad menaklukkan kota Makkah, beliau berjalan di depan pasukan Muslim bersama Bilal.

Kemudian, beliau masuk ke Ka’bah ditemani tiga sahabat, yakni Utsman bin Thalhah, Usamah bin Zaid, serta Bilal bin Rabah.

Seperti ditulis Republika, kala itu, ribuan orang berkumpul di sekitar Ka’bah termasuk para Quraisy yang baru masuk Islam.

Pada saat bersejarah tersebut, Rasulullah lalu menyuruh Bilal naik ke atap Ka’bah untuk menyerukan azan Zuhur.

Dengan senang hati muazin pilihan Rasul ini melaksanakan perintah. Hari itu, azan pertama di Makkah pun resmi dikumandangkan.

Baca Juga: Keutamaan Lailatul Qadar

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Manfaat Wudu Hapuskan Dosa, Begini Syarat dan Penyelasannya
apahabar.com

Hikmah

Benarkan Berhubungan Intim dengan Istri Masa Menyusui Itu Haram?
apahabar.com

Hikmah

Cerita Angel Lelga yang Diterima Keluarga Setelah 10 Tahun Mualaf
apahabar.com

Hikmah

Ingin Berbakti kepada Orang Tua yang Sudah Wafat? Berikut 9 Amalannya
apahabar.com

Hikmah

Mengapa Hati Jadi Muara Kebaikan dan Keburukan? Berikut Penjelasannya
apahabar.com

Hikmah

Saat Nabi Muhammad SAW Menunda Ibadah
apahabar.com

Hikmah

Mengenal Hari Kasih Sayang Versi Rasulullah SAW
apahabar.com

Hikmah

Sudahkah Mencontoh Rasul dalam Berpuasa?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com