Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Korban Tenggelam di Batola Tak Kunjung Ditemukan, Tim SAR Gabungan Menyisir Lokasi Kecelakaan

- Apahabar.com Kamis, 6 Juni 2019 - 15:55 WIB

Korban Tenggelam di Batola Tak Kunjung Ditemukan, Tim SAR Gabungan Menyisir Lokasi Kecelakaan

Tim SAR Gabungan bersama masyarakat sekitar menyisir lokasi di sekitar tempat kecelakaan perahu. Foto Basarnas Banjarmasin for apahabar.com

apahabar.com, MARABAHAN – Menjelang sore, korban tenggelam di Sungai Rungun, wilayah Desa Barambai, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan tak kunjung ditemukan. Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan pun melakukan penyisiran di lokasi sekitar tempat kecelakaan perahu.

“Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian dengan membagi menjadi dua Sru,” ucap Kepala Basarnas Banjarmasin Mujiono kepada apahabar.com, Kamis (6/6) siang.

Baca Juga: Perahu Tenggelam di Batola, Satu Korban Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan di Sru pertama, kata dia, melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan Rubber Boat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan perahu milik masyarakat.

Sedangan Sru kedua, yakni melakukan penyisiran dengan menggunakan satu Unit RIB KPP BJM dan speed boat milik Polair sejauh 2 nm, ke arah hilir.

“Sementara cuaca cukup cerah. Kemudian, arus dan angin relatif sedang,” tambahnya.

Sejauh ini, unsur yang terlibat dalam proses evakuasi, yakni Basarnas Banjarmasin sebanyak 10 orang personel dengan sarana RIB 9 unit, Polsek Tellu Limpoe 2 orang, BPBD Kabupaten Batola 5 orang dengan sarana 1 unit rubber boat.

Baca Juga: Berkah Lebaran, Feri Penyeberangan Kebanjiran Penumpang

Selanjutnya, Tagana Batola 5 orang, Satpolair 5 orang dengan sarana 1 unit speed boat. Adapula Rescue 911 sebanyak 3 orang, TRC Batola 5 orang dan masyarakat setempat menggunakan sarana perahu tradisional.

Sebelumnya, Sampai hari ini, Kamis (6/6), satu dari tujuh orang korban kecelakaan perahu di Sungai Rungun Desa Barambai Kabupaten Barito Kuala yang terjadi, Rabu (5/6) tak kunjung ditemukan.

“Kita Basarnas Banjarmasin bersama potensi SAR lainnya terus berupaya melakukan proses evakuasi,” ucap Kepala Basarnas Banjarmasin Mujiono kepada apahabar.com.

Dalam kecelakaan itu, kata dia, terdapat tujuh orang penumpang yang berada di atas perahu. Enam penumpang dinyatakan selamat dan satu penumpang atas nama Syahlan (47) beralamat di Jalan Sei Rungun RT 04/02 Desa Barambai Kabupaten Batola tenggelam.

Baca Juga: Tiket Pesawat Mahal, Ribuan Pemudik Berangkat dari Terminal Pal 6

Adapun kronologis kejadian yakni, terdapat tujuh orang yang bersilaturahmi menggunakan perahu dayung dari tempat keluarga di Desa Rungun. Pada saat mau pulang ke Desa Muara Sampung, perahu mengalami kebocoran di bagian depan dan tenggelam.

“Enam korban berhasil menyelamatkan diri dan satu orang tenggelam dan hilang,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dokter Gadungan Beraksi Lagi, Gadis Bati-Bati Jadi Korban
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Tanah Bumbu hingga Barito Kuala Bakal Diguyur Hujan Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

70 Persen Jemaah Haji Sudah Lunasi Bipih, Kemenag Masih Gelar Pelayanan
apahabar.com

Kalsel

Pesan Ma’ruf Amin untuk Generasi Milenial, Ini Harapannya
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Bisa Tiru Duta Mall Lakukan Protokol Covid-19 di Pasar
apahabar.com

Kalsel

Laksanakan Salat Ied, Warga Harapkan Daerah Bersih dari Virus
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspada Potensi Kebakaran Hutan di 11 Wilayah Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Kebakaran Hebat di Tanbu Hanguskan Tiga Ruko
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com