Setelah Tolak Vaksin Covid-19, Ribka Tjiptaning Digeser ke Komisi VII Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel

KPH Tabalong Selamatkan Anggrek Meratus

- Apahabar.com Kamis, 13 Juni 2019 - 07:00 WIB

KPH Tabalong Selamatkan Anggrek Meratus

Anggrek. Foto-satu jam

apahabar.com, BANJARMASIN – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten Tabalong berupaya menyelamatkan berbagai jenis anggrek khas Pegunungan Meratus melalui pembangunan rumah konservasi anggrek. Tujuannya agar bunga langka itu tidak punah.

Kepala Seksi Pemanfaatan KPH Tabalong Aidil Fahruraji di Tanjung, Rabu (12/6) mengatakan Rumah Konservasi ini untuk memperbanyak dan melestarikan jenis anggrek yang ada di Kabupaten Tabalong.

Menurut Aidil, untuk mengembangkan rumah konservasi anggrek tersebut, pihaknya menggandeng Kelompok Tani Hutan Bunga Sari Desa Garagata Kecamatan Jaro.

Baca Juga: Kebijakan Pemimpin Daerah Mendatang Wajib Pro Lingkungan

“Rumah konservasi anggrek ini bagian dari pengelola Hutan Kemasyarakatan di Desa Gragata,” kata Aidil seperti ditulis Antara.

Berbagai jenis anggrek yang dibudidayakan tersebut, diambil dari kawasan hutan dan sekitar wilayah pengelolaan KPH Tabalong seperti anggrek bulan dan anggrek hitam.

Ada beberapa jenis anggrek yang di ambil dari kawasan Pegunungan Meratus dengan jenis sangat bervariasi.

“Anggrek ini akan kita budidayakan dan lestarikan agar spesies yang ada di Tabalong dapat terjaga kelestariannya,” jelas Aidil.

Bukan hanya untuk kelestarian saja, ke depan KPH Tabalong dan Kelompok Tani Bunga Sari akan menjadikan rumah konservasi sebagai sumber penghasilan warga lokal.

Baca Juga: Dinsos Bangkitkan Usaha Madu Kelulut dan Lebah Meratus di Balangan

Sejumlah anggota kelompok tani pun sangat senang dengan adanya rumah anggrek ini karena selain menyalurkan hobi mengoleksi keberadaan anggrek bisa menghasilkan rupiah.

Selain di Tabalong, berbagai daerah di Kalsel, juga dikenal kaya akan berbagai jenis anggrek langka dan bagus, seperti bulan Pleihari yang memiliki banyak kelebihan yang tidak terdapat pada anggrek jenis lainnya di daerah lain.

Sebelumnya, berdasarkan data Persatuan Anggrek Indonesia (PAI) anggrek Pelaihari dari Kabupaten Tanah Laut, yaitu masa bunga cukup lama antara tiga sampai enam bulan, sedangkan anggrek biasa tidak lebih dari satu bulan, katanya.

Selain itu, tambahnya, anggrek bulan Pelaihari memiliki jumlah kuntum dalam satu tangkai bisa mencapai antara 25-50 buah, sedangkan anggrek biasa hanya sekitar 10-15 kuntum, dan banyak cabang dalam tangkai, sedangkan anggrek lainnya hanya satu cabang.

Anggrek bulan Pelaihari ini juga merupakan salah satu jenis anggrek yang memiliki bunga yang sangat indah berwarna putih bersih dan bernilai ekonomi yang tinggi, katanya.

Baca Juga: AMAN dan Pemkab HST Percepat Pengakuan Hak dan Hutan Adat Meratus

Mengutip keterangan PAI Kalsel, bahwa di Kalsel terdapat 1000 anggrek dari 4000 jenis anggrek Kalimantan.

Dari 1000 anggrek di Kalsel itu tujuh diantaranya anggrek langka yang dilindungi undang-undang, sehingga tak bisa diperjualbelikan.

Ketujuh anggrek dilindungi dimaksud adalah Paraphalaenopsis laycocki, Paraphalaenopsis labukensis, dan Paraphalaenopsis serpentilingua, ketiganya merupakan jenis anggrek tikus yang kini sulit diperoleh.

Selanjut Phalaennopsis gigantea atau anggrek bulan gajah, Coelogyne pandurata atau anggrek hitam, Spatthoglottis aurea atau anggrek tanah kuning, terakhir Grammatophylium speciosum.

Baca Juga: Di Meratus, Etnomusikolog asal California Teliti Alat Musik Tradisional

Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update 4 Desember: Kalsel Tambah 70 Kasus Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sidak, Wawali Banjarbaru Temukan Ratusan Makanan Tak Berizin dan Kedaluwarsa
apahabar.com

Kalsel

Waspada! Virus Selain Covid-19 Merebak, Sudah 2 Warga Banjarmasin Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Sempat Geger, Polisi Pastikan Penyebab Pajero Sport Keluarkan Asap Hitam di Kertak Hanyar
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Marak di Alalak, Warga Mengadu ke DPRD Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Seruan Salat di Rumah Berkumandang di Penjuru Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Deadline Habis, Pemkot Banjarmasin Siagakan Ratusan Polisi Pamong Praja
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diprakirakan Hujan Lokal Siang Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com