Dampak Banjir di Satui Tanah Bumbu: 145 Rumah, 55 Ha Sawah Terendam, 101 Jiwa Mengungsi Lebaran Hari Kedua, Simak Prediksi Cuaca Pasca-Banjir di HST dan Tanah Bumbu Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu

KSOP 1 Banjarmasin Pastikan Gelombang Laut Rendah

- Apahabar.com Senin, 3 Juni 2019 - 16:23 WIB

KSOP 1 Banjarmasin Pastikan Gelombang Laut Rendah

Arus mudik di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin menjamin kondisi arus mudik lebaran 2019 berjalan dengan lancar. Baik dari pelayanan operator maupun kondisi cuaca atau gelombang di lautan.

“Sampai dengan H-2 lebaran 2019 arus mudik berjalan dengan lancar. Kapal KM Dharma Kartika IX ini merupakan kapal terakhir yang berlayar. Kapal akan tiba di Surabaya menjelang takbir,” ucap Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin Bambang Gunawan kepada awak media, Senin (3/5) siang.

Sebagai regulator, Bambang memastikan, saat berlayar, tak ada penumpang yang berada di Dek kapal lantai dasar. Mengingat, disana merupakan tempat khusus kendaraan bermotor. “Kita tak izinkan penumpang berada di dek kapal lantai satu,” tegasnya.

Selain itu, terkait cuaca arus mudik 2019 lewat angkutan laut, ia menjamin aman dan terkendali. Gelombang laut pun diprediksi tak terlalu tinggi.

Kondisi hujan, sambung dia, tak mempengaruhi gelombang di tengah laut. Apalagi pihaknya, selalu memantau perkiraan cuaca di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sejauh ini, sebut Bambang, jumlah penumpang yang diangkut oleh 7 kapal kurang lebih 14.769 orang. Kemudian, ditambah dengan keberangkatan terkahir mencapai 1.600 orang, sehingga diperkirakan mencapai kurang lebih 16.000-an orang penumpang.

“Secara keseluruhan kenaikan hampir 28 hingga 30 persen dibandingkan 2018 yang hanya mencapai 12.000-an orang penumpang,” cetusnya.

Lonjakan itu, tambah dia, dikarenakan tingginya harga tiket pesawat. Kalau hanya satu hingga dua orang mungkin memilih naik pesawat, tapi apabila satu keluarga, maka mereka lebih memilih naik kapal laut.”Kalau naik kapal laut waktu agak panjang, namun waktu agak murah.”

“Lonjakan penumpang arus mudik 2019 berada pada H-7, H-6 dan H-5 lebaran. Bahkan, dalam satu hari terdapat dua kapal yang mengangkut penumpang sekitar 1.700 hingga 1.800 orang. Kapal kecil bisa mengangkut 1.000 orang,” ujar dia.

Pastinya, sebut dia, kesuksesan arus mudik lebaran 2019 kali tak lepas dari kerjasama dengan Pelindo III Banjarmasin. Baik dari fasilitas maupun kondisi kapa. Sebagai regulator, ia mengakui sudah semaksimal mungkin melakukan yang terbaik.

“Kondisi lebaran hari ini lebih baik dari tahun lalu. InsyaAllah tahun depan akan memberikan sesuatu yang lebih nyaman lagi,” pungkasnya.

Baca Juga: Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Trisakti

Baca Juga: Omzet Pasar Wadai Turun, Efek Lahan Bekas Kuburan?

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lima Perawat Kalsel Gugur Tangani Covid-19, PPNI Berikan Santunan pada Ahli Waris
covid-19 kotabaru

Kalsel

Bertambah 1, Positif Covid-19 Kotabaru Jadi 1.413 Orang
apahabar.com

Kalsel

Sempat Adu Mulut, Prajurit Kodim Bongkar Paksa Rumah Warga di HST
apahabar.com

Kalsel

Komunitas Pejuang Subuh dan FKH Banjarmasin Bersama Bersihkan Masjid
Emak-Emak

Kalsel

Viral, 2 Emak-Emak Nekat Curi Barang di Giant Ekstra Kertak Hanyar
apahabar.com

Kalsel

PSBB di Banjarmasin, Sejumlah Masjid Tetap Gelar Salat Ied
apahabar.com

Kalsel

Kemarau, Warga Banjarmasin Diminta Waspada Kebakaran
PBFI Kalsel

Kalsel

Resmi, Pengurus Provinsi PBFI Kalsel Dikukuhkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com