Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Lebaran Sebentar Lagi, Satu Perusahaan di Kalsel Masih Tunggak THR!

- Apahabar.com Sabtu, 1 Juni 2019 - 16:49 WIB

Lebaran Sebentar Lagi, Satu Perusahaan di Kalsel Masih Tunggak THR!

Ilustrasi. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Lebaran tinggal menghitung hari. Meski begitu, masih ada saja perusahaan yang menunggak tunjangan hari raya atau THR pekerja.

Laporan terbaru, satu dari dua perusahaan yang dilaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel telah menyelesaikan pembayaran THR hari besar keagamaan.

“Sudah ada satu perusahaan retail yang telah membayarkan THR karyawan,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial Disnakertrans Kalsel, Wahyudin Noor kepada apahabar.com, Sabtu (1/6) siang.

Perusahaan retail tersebut, kata dia, telah membayarkan THR kepada 40 orang karyawan. Praktis, perselisihan antara perusahaan dan karyawan tersebut berakhir.

Namun, dirinya tak menampik masih terdapat satu perusahaan pembiayaan atau finance yang menunggak THR karyawan mereka.

“Kasus pekerja pada perusahaan finance masih dalam proses,” tegasnya.

Sejauh ini, pihaknya telah memberikan teguran kepada perusahaan tersebut. Lantaran, keputusan berada pada kantor pusat, perusahan tersebut berdalih penyelesaian sedikit terlambat.

Diwartaka sebelumnya, Disnakertrans Kalsel menemukan dua perusahaan retail dan finance belum membayarkan tunjangan hari raya atau THR keagamaan. Temuan tersebut berasal dari laporan yang masuk pada H-6 Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Perusahaan hanya membayar gaji pokok,” ucap Wahyudin.

Pasca laporan diterima, Disnakertrans langsung memproses dan mencoba melakukan konfirmasi kepada perusahaan terkait.

Jika laporan tersebut benar, maka kedua perusahaan tersebut melanggar Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 6 Tahun 2016 Tentang THR Keagamaan.

Pembayaran THR, sesuai beleid tersebut, mesti tepat waktu. Atau wajib diberikan tujuh hari sebelum lebaran dan tidak menunda-nunda pembayaran.

Besarannya disesuaikan dengan masa kerjanya. Kalau di atas 12 bulan maka setara satu kali gaji. Jika kurang, maka proposional.

Setiap pengusaha wajib memberikan THR pekerja yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih.

Sesuai regulasi, bagi perusahaan yang terlambat membayarkan THR dikenakan denda 5 persen. Begitu juga perusahaan yang tidak membayarkan THR dikenakan sanksi administratif hingga pencabutan izin.

Bagi pekerja bisa mengadu ke posko pengaduan di dinas terkait tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Sejauh ini, pemerintah provinsi sudah membuka posko pengaduan di berlokasi di kantor Disnakertrans Kalsel.

Baca Juga: THR Cair, Ramai-Ramai Tebus Gadaian di Banjarbaru

Baca Juga: Tak Bayar THR, Dua Perusahaan di Kalsel Dilaporkan !

Baca Juga: Belum Terima THR, Adukan Perusahaan ke Disnakertrans Kalsel

Baca Juga: Lebaran Sebentar Lagi, Pemkot Banjarmasin Kebanjiran Aduan THR

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Insentif Tim Medis Corona di Kalsel Segera Cair
apahabar.com

Kalsel

Polsek Mekarsari Aspal Halaman Mako
apahabar.com

Kalsel

Cemari Sekolah, DLH Ungkap Izin Limbah Hotel Pyramid
apahabar.com

Kalsel

Perangi Covid-19, Polres HST Terjunkan AWC
apahabar.com

Kalsel

Tiru Banjarmasin, 3 Daerah di Kalsel Belum Memenuhi Syarat PSBB
apahabar.com

Kalsel

12 Kasus Baru Covid-19 di Kalsel, Didominasi Klaster Gowa
apahabar.com

Kalsel

Kampanye Stop Narkoba Melalui Pagelaran Seni  
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19, 15 Tenaga Medis Puskesmas di Kabupaten Banjar Diistirahatkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com