Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres Live Streaming SCTV & Link Siaran Langsung Liga Champions Ajax vs Liverpool, Prediksi Pemain!

Lirik Dakwah di Media Sosial, LDNU Banjar: Tetap Mengutamakan Kesantunan

- Apahabar.com Sabtu, 15 Juni 2019 - 09:00 WIB

Lirik Dakwah di Media Sosial, LDNU Banjar: Tetap Mengutamakan Kesantunan

Ustadz H Muhammad Rafiq (paling kiri) dan Ustadz Abu Zein Al Fardany (paling kanan). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJAR – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Banjar menggelar diskusi bertema “Jihad dakwah media sosial di era millenial” di Kantor PC NU Kabupaten Banjar pada Jumat (14/6/2019) siang. Meski bertema “Jihad”, LDNU tak mau kehilangan identitas, yakni dakwah yang mengedepankan kesantunan.

Dalam kajian yang rutin digelar Selepas Salat Jumat tersebut, LDNU menghadirkan dua pemateri. Yakni, Ustadz H Muhammad Rafiq dan Abu Zein Al Fardany.

Dalam pemaparannya, Ustadz Rafiq mengutip Qs An Nahl 125, “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan Al hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.”

“Ulama kita membatasi dakwah dengan berpedoman pada ayat tersebut. yakni dakwah itu bertujuan menyeru pada jalan Allah, bukan yang lain,” jelas Ketua LDNU Kabupaten Banjar.

Bagaimana cara menyeru pada jalan Allah, sambung Guru Rofiq, adalah dengan mengingatkan nikmat Tuhan, mengajak untuk berbuat taat, dan mencegah untuk melakukan hal yang dilarang Allah.

“Dakwah tentu harus memiliki modal (ilmu). Sehingga disebutkan (dalam ayat tersebut) bantahlah dengan cara yang baik. Bukan dengan cara yang buruk,” tegasnya.

Dalam dunia dakwah tantangan tentu merintangi. Di antaranya perbedaan pendapat dan perlakuan buruk yang dilakukan orang yang tidak sepaham.

Terkait sikap tersebut, Pimpinan Redaksi LDNU Banjar, Ustadz Abu Zein Al Fardany menuturkan, perbuatan buruk yang dilakukan orang, tidak lantas membenarkan kita untuk melakukan perbuatan buruk kepada mereka.

“Bagaimana pun kebencian mereka kepada kita, kita tidak boleh membenci mereka,” tegasnya.

Bahkan, sambung Alumni Ma’had Aly Darussalam Martapura itu, kita hendaknya tetap mendoakan mereka. Jika mereka berbuat kemaksiatan, kita doakan semoga bertobat. Dan pertobatan itu, menurutnya, tidak mesti langsung dikabulkan dengan cepat. Bisa hari ini, esok, atau nanti.

“Doa adalah jalan yang kuat. Sebagaimana diriwayatkan, Sayyidina Umar ibnu Khattab masuk Islam berkat doa dari Rasulullah SAW,” terang Ustadz.

Dakwah mengedepankan kesantunan inilah yang kiranya ingin digencarkan LDNU Kabupaten Banjar di era millenial ini. Banyaknya santri yang menimba ilmu di Kota Serambi Makkah tersebut diharapkan bisa turut andil dalam pergerakan dakwah di masa kini.

Sebab, menurut Ustadz, jika bukan santri yang berdakwah, siapa lagi?

Baca Juga: Ada Banyak Ulama yang Dihauli di Syawal, Berikut Daftarnya

Baca Juga: Calon Jemaah Haji HST akan Berangkat pada Gelombang Pertama

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Arab Saudi Berlakukan New Normal, Umrah Masih Ditangguhkan
apahabar.com

Habar

NU Putuskan Awal Rajab Jatuh Selasa Ini
apahabar.com

Habar

Peringatan Maulid Nabi di Balangan; Habib Syakir Al Baar Tekankan Pentingnya Persatuan Umat
apahabar.com

Habar

25 Truk ke Sekumpul, Apa yang Mereka Bawa?
apahabar.com

Habar

Suporter Martapura FC Bantu Gratiskan BBM di Haul Sekumpul ke-14
apahabar.com

Habar

Masjid Pusaka, Masjid Tertua di Kabupaten Tabalong
apahabar.com

Habar

Upayakan Keamanan Sistem Jaringan di Haul Sekumpul, PLN: Masyarakat dan Relawan Harap Lapor
apahabar.com

Habar

Mulai Januari 2020, Saudi Berlakukan Asuransi Haji-Umrah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com