Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Menahan Pipis saat Terjebak Macet Mudik Berbahaya

- Apahabar.com Senin, 3 Juni 2019 - 07:00 WIB

Menahan Pipis saat Terjebak Macet Mudik Berbahaya

Ilustrasi menahan pipis. Foto-Detik Heath

apahabar.com, JAKARTA – Tradisi mudik nampaknya menjadi hal yang wajib dilakukan. Meski bermacet-macetan, masyarakat tetap antusias untuk menjalankan tradisi ini.

Salah satu masalah yang sering dijumpai ketika terjebak macet saat mudik adalah menahan buang air kecil. Padahal menurut dr. Hani Hendarto,SpU produksi urine perjam pada orang normal adalah sebanyak 50-100 cc.

“Kalau tiga sampai empat jam berarti penuh. Kalau ditanya tahan paling lama itu berapa jam bergantung pada sistem persyarafan dan sensitifitas. Kalau persyarafan baik dan sensitifitas baik akan sulit menahan pipis,” kata dia seperti ditulis vivanews.com.

Dia menjelaskan maksimal paling lama menahan berkemih adalah setengah jam. Jika terlalu lalu menahan berkemih, kata dia bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah anyang-anyangan.

“Anyang anyangan terjadi karena kandung kemih enggak steril ada kuman, kuman ada di lipatan. Saat ada cairan lipatan akan rata, kuman keluar iritasi di kantong kemih makanya ada sensasi ingin berkemih meski sedikit,” kata dia.

Bukan hanya itu saja, menahan berkemih juga bisa menyebabkan penyakit pada ginjal. Penyakit ini berawal dari penyakit infeksi saluran kencing. Pada waktu tertentu kuman yang ada di kandung kemih itu harus dikeluarkan. Jika tidak kuman itu bisa naik ke atas dan berkembang biak. Awalnya di uretra kemudian di kandung kemih bisa naik ke ginjal.

Baca Juga: Tips Anis Lupita Sari, Tetap Cantik Saat Puasa

Baca Juga: Lebaran dan Nuansa Serba Baru

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Google-Apple Berkolaborasi Buat Pelacak Penyebaran Covid-19, Jangkau 1/3 Warga Dunia

Gaya

Google-Apple Berkolaborasi Buat Pelacak Penyebaran Covid-19, Jangkau 1/3 Warga Dunia
apahabar.com

Gaya

Kecanduan Makan Plastik Sejak Usia 7 Tahun, Robert: Warna Biru Paling Lezat
apahabar.com

Gaya

Manfaat Jambu Air Putih, Kendalikan Gula Darah hingga Cegah Infeksi
apahabar.com

Gaya

Potret Amanda Manopo di Atas Ranjang, Aduhai Menggoda
apahabar.com

Gaya

Tips Cegah Insiden Mobil Terbakar Tiba-tiba
apahabar.com

Gaya

Hipertensi dan Diabetes Mellitus Jadi Pemicu Ginjal, Begini Tips Mengatasinya
apahabar.com

Gaya

Wadai Sagu, Kudapan Khas Kandangan yang Masih Diburu
apahabar.com

Gaya

Data Pengguna Waze: Pengemudi Bandung Paling Taat PSBB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com