Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Meroket di Ramadan, Harga Cabai di Banjarmasin Berangsur Turun

- Apahabar.com Selasa, 11 Juni 2019 - 13:48 WIB

Meroket di Ramadan, Harga Cabai di Banjarmasin Berangsur Turun

Ilustrasi pedagang cabai. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Kalsel memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok pasca libur lebaran relatif aman. Bahkan, cabai merah yang selama ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi turun menjadi Rp45 ribu/Kilogram.

Dari pantauan di tiga pasar besar, yakni Antasari, Kalindo dan Sederhana, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani memastikan harga kebutuhan pokok relatif stabil bahkan turun setelah Lebaran.

“Alhamdullilah sejauh ini semua pasokan kebutuhan pokok pangan aman. Karena aman itulah harga harga mayoritas turun,” kata Birhasani kepada apahabar.com, Selasa siang.

Dari pantauan apahabar.com pada awal Ramadan lalu, cabai merah kering mengalami kenaikan harga, dari semula Rp60 ribu/Kg menjadi Rp70 ribu.

Selain cabai merah, cabai hijau besar juga naik, dari Rp25 ribu/Kg jadi Rp30 ribu. Sementara, cabai merah kering masih dijual Rp140ribu/Kg.

Ia menjelaskan, harga turun lantaran stok aman. Dengan begitu, kebutuhan rumah tangga warga dijamin aman hingga beberapa waktu ke depan.

Strategi untuk menurunkan harga pangan, kata dia, dengan mengerahkan mengukur kebutuhan pangan pada saat Ramadan.

Selain cabai, komoditas yang terpantau turun yakni beras, ayam, gula pasir, tepung terigu, garam, kentang, kelapa, semangka, daging, hingga bandeng.

Cabai merah keriting bahkan turun menjadi Rp 40 ribu/Kg. Begitu pula cabai rawit merah yang turun menjadi Rp 45 ribu/Kg.

Sedangkan komoditas lain seperti tepung Bogasari kini Rp12 ribu, dan ayam ras mencapai Rp33 ribu.

Soal inflasi, mengutip data Badan Pusat Statistik, angka inflasi Mei 2019 di Kalimantan Selatan menembus 0,90.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain ikan bakar, beras, kue kering berminyak, pepes ikan, angkutan laut.

Sedangkan secara nasional, BPS melaporkan inflasi Mei 2019 mencapai 0,68%. Inflasi sepanjang Ramadan kali ini sesuai dengan rata-rata inflasi dalam tiga tahun terakhir yakni 0,68%.

Sayangnya, inflasi Mei 2019 lebih tinggi dibandingkan ekspektasi Bank Indonesia yang memperkirakan laju inflasi Mei 2019 sebesar 0,51%.

Baca Juga: Harga Cabai Diprediksi Anjlok

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ekspor Sawit Kalsel April-Mei Relatif Datar
apahabar.com

Ekbis

IHSG Dibuka Menguat, Ikuti Naiknya Bursa Asia
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Pastikan Premium dan Solar Tak Naik
apahabar.com

Ekbis

Keringanan Pembayaran Pajak Bermotor, Daerah Raup Rp5 Miliar
apahabar.com

Ekbis

April 2019, TPK Hotel Berbintang di Kalsel Naik 0,58 Poin
apahabar.com

Ekbis

‘Ramadhan Festival di Rumah’ Bersama Accor Live Limitless
apahabar.com

Ekbis

Adaro Rehabilitasi Ribuan Hektare Lahan Kritis di Kabupaten Banjar
apahabar.com

Ekbis

Harga Naik, Pemilik Emas di Tabalong Masih Wait and See
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com