Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

Miris, Hanya 9 Orang Murid SDN Kampung Melayu 5 Pesta Kelulusan

- Apahabar.com     Jumat, 21 Juni 2019 - 18:53 WITA

Miris, Hanya 9 Orang Murid SDN Kampung Melayu 5 Pesta Kelulusan

SDN Melayu 5 Banjarmasin nampak depan. Foto-apahabar.com/Ahc07

apahabar.com, BANJARMASIN – Tidak seperti pesta perayaan kelulusan pada umumnya yang digelar terbilang meriah oleh pihak sekolah.

SDN Kampung Melayu 5 akan merayakan kelulusan sederhana. Itu pun hanya diikuti 9 orang murid kelas 6.

Seperti diketahui, peminat sekolah dasar itu memang minim. Buktinya ketika pendaftaran berakhir, hanya 13 orangtua yang mengembalikan berkas anaknya untuk masuk sekolah tersebut. Padahal sekolah itu berdekatan sekolah unggulan, SMPN 6 Banjarmasin.

Maka tak salah perayaan kelulusan murid kelas 6 SDN ini hanya akan diikuti 9 orang. Walau demikian hal itu tak mematahkan niat orangtua yang bekerjasama dengan pihak sekolah untuk merayakan kelulusan.

“Besok, Sabtu (22/6/2019) kami akan menggelar acara perpisahan, meskipun jumlah siswa yang lulus hanya 9 orang. Kami akan menggelar acara sesederhana mungkin,” ungkap Kepala SDN Melayu 5 Banjarmasin, Wahdini Herawati kepada apahabar.com, Jumat (21/6).

“Sekarang kami baru menerima 13 murid. Padahal rencana sekolah ingin menerima murid sebanyak 56 yang dibagi 2 kelas. Namun karena hanya 13 orang, maka cukup 1 kelas saja,” katanya.

Ia mengganggap ini sudah rezeki. “Rezekinya segini sudah Alhamdulillah,” ungkapnya..

Menurut Wahdini Herawati, kendala yang dihadapi hingga pihaknya sulit mendapatkan murid, karena orang mengira SMPN 6 Banjarmasin bagian dari SDN Melayu 5.

Bukan itu saja, lokasi yang berada di gang sempit mempengaruhi sepinya pendaftar di sekolah tersebut. Kondisi semakin rumit dengan sistem zonasi. Dikatakan Wahdini, Kecamatan Banjarmasin Tengah kekurangan anak usia sekolah dasar.

Salah satu kendala yang mengurungkan niat orangtua memasukkan anaknya ke sekolah tersebut karena ada anjing yang berkeliaran. Ia mengaku hal ini sudah bisa diatasi pihaknya bersama Dinas Pendidikan Banjarmasin.

“Kami terus berupaya untuk mengembangkan sarana dan prasarana sekolah kami kedepannya,” ujarnya. Harapannya peminat sekolah tersebut setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa SDN Melayu 5 akan terus membuka penerimaan murid baru setiap tahun ajaran baru.

Baca Juga: Duh, SDN Melayu 5 Banjarmasin Baru Menerima Pendaftar 6 Siswa

Baca Juga: Ngaku Mati Demi Gaji, Guru SDN Ini Terancam Penjara 20 Tahun

Reporter: AHC07
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nenek Tenggelam di Sungai Amandit Belum Ditemukan, Fakta Baru ini Mengejutkan
apahabar.com

Kalsel

Pemko Banjarmasin Bantah Tudingan KNPI Kalsel ‘Telantarkan’ Anak Jalanan
Dana

Kalsel

Dana Stimulan Banjir Kalsel, Kepala BNPB: Rp50 Juta untuk Rumah Rusak Berat
apahabar.com

Kalsel

Pasien Sembuh Bertambah, Kasus Covid-19 Batola Mulai Melandai
Covid-19

Kalsel

Kasus Covid-19 di Kotabaru Melonjak, Tiga Hari 83 Orang Terpapar!
apahabar.com

Kalsel

Letkol Bagus Budi Adrianto Pindah ke Makassar
Bocah Pelaihari

Kalsel

Dua Bocah Pelaihari Jatuh ke Sungai, Satu Ditemukan Tewas

Kalsel

BPJS Kesehatan Segera Tangani Kasus Data Peserta Bocor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com