Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Miris, Hanya 9 Orang Murid SDN Kampung Melayu 5 Pesta Kelulusan

- Apahabar.com Jumat, 21 Juni 2019 - 18:53 WIB

Miris, Hanya 9 Orang Murid SDN Kampung Melayu 5 Pesta Kelulusan

SDN Melayu 5 Banjarmasin nampak depan. Foto-apahabar.com/Ahc07

apahabar.com, BANJARMASIN – Tidak seperti pesta perayaan kelulusan pada umumnya yang digelar terbilang meriah oleh pihak sekolah.

SDN Kampung Melayu 5 akan merayakan kelulusan sederhana. Itu pun hanya diikuti 9 orang murid kelas 6.

Seperti diketahui, peminat sekolah dasar itu memang minim. Buktinya ketika pendaftaran berakhir, hanya 13 orangtua yang mengembalikan berkas anaknya untuk masuk sekolah tersebut. Padahal sekolah itu berdekatan sekolah unggulan, SMPN 6 Banjarmasin.

Maka tak salah perayaan kelulusan murid kelas 6 SDN ini hanya akan diikuti 9 orang. Walau demikian hal itu tak mematahkan niat orangtua yang bekerjasama dengan pihak sekolah untuk merayakan kelulusan.

“Besok, Sabtu (22/6/2019) kami akan menggelar acara perpisahan, meskipun jumlah siswa yang lulus hanya 9 orang. Kami akan menggelar acara sesederhana mungkin,” ungkap Kepala SDN Melayu 5 Banjarmasin, Wahdini Herawati kepada apahabar.com, Jumat (21/6).

“Sekarang kami baru menerima 13 murid. Padahal rencana sekolah ingin menerima murid sebanyak 56 yang dibagi 2 kelas. Namun karena hanya 13 orang, maka cukup 1 kelas saja,” katanya.

Ia mengganggap ini sudah rezeki. “Rezekinya segini sudah Alhamdulillah,” ungkapnya..

Menurut Wahdini Herawati, kendala yang dihadapi hingga pihaknya sulit mendapatkan murid, karena orang mengira SMPN 6 Banjarmasin bagian dari SDN Melayu 5.

Bukan itu saja, lokasi yang berada di gang sempit mempengaruhi sepinya pendaftar di sekolah tersebut. Kondisi semakin rumit dengan sistem zonasi. Dikatakan Wahdini, Kecamatan Banjarmasin Tengah kekurangan anak usia sekolah dasar.

Salah satu kendala yang mengurungkan niat orangtua memasukkan anaknya ke sekolah tersebut karena ada anjing yang berkeliaran. Ia mengaku hal ini sudah bisa diatasi pihaknya bersama Dinas Pendidikan Banjarmasin.

“Kami terus berupaya untuk mengembangkan sarana dan prasarana sekolah kami kedepannya,” ujarnya. Harapannya peminat sekolah tersebut setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa SDN Melayu 5 akan terus membuka penerimaan murid baru setiap tahun ajaran baru.

Baca Juga: Duh, SDN Melayu 5 Banjarmasin Baru Menerima Pendaftar 6 Siswa

Baca Juga: Ngaku Mati Demi Gaji, Guru SDN Ini Terancam Penjara 20 Tahun

Reporter: AHC07
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Berbagai Unsur di Pulau Laut Tengah Kotabaru Sepakat Ciptakan Pilkada Serentak 2020 Sejuk dan Sehat
apahabar.com

Kalsel

Soal Rehab Pasar Ujung Murung dan Sudimampir, Doyo: Relokasi Belum Ada Waktu yang Pasti
apahabar.com

Kalsel

Asing dengan Obat Ranitidin? Ini Penjelasan Ketua IDI Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Belum Keluar Hasil Swab 62 Orang, Tabalong Nambah 3 Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Pencabul Santriwati di Ponpes Limpasu HST Segera Diadili
apahabar.com

Kalsel

ULM Banjarmasin Perpanjang Kuliah Online Hingga Bulan Depan
apahabar.com

Kalsel

Distribusi Air Normal, PDAM HST Pun Kebanjiran Pelanggan
apahabar.com

Kalsel

Perbaikan Makan Waktu, Distribusi Air PDAM Bandarmasih Kembali Terhambat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com