Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan

Mudik Lebaran 2019, Trisakti Banjarmasin Jadi Pelabuhan Terpadat Kedua

- Apahabar.com Jumat, 14 Juni 2019 - 11:22 WIB

Mudik Lebaran 2019, Trisakti Banjarmasin Jadi Pelabuhan Terpadat Kedua

Ratusan pemudik memenuhi terminal Pelabuhan Trisakti Bandarmasih, Kota Banjarmasin. Umumnya mereka hendak menuju Surabaya. Foto-apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalsel menjadi pelabuhan terpadat kedua setelah Pelabuhan Kumai di Kalteng.

Saat arus mudik lebaran 2019 baru tadi, yang hilir-mudik di sana mencapai 20 ribu penumpang.

“Posisi pertama ditempati oleh Pelabuhan Kumai, Kalteng dengan 30 ribu penumpang,” jelas CEO PT Pelindo III Banjarmasin Boy Robyanto, Jumat (14/6) pagi.

Jumlah tersebut kemungkinan besar terus bertambah, seiring pertumbuhan penumpang arus balik mudik.

Pelindo sendiri akan terus mengawal arus balik lebaran hingga H+15 Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Setelah itu, tak ada pengawalan lagi terkait arus balik lebaran,” ucap dia.

Di Trisakti, kata Boy, puncak arus balik lebaran 2019 terjadi pada H+3 dan H+4. Evaluasi pelayanan arus mudik dan balik tahun ini berkenaan dengan ketersediaan kapal.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi, kata dia, telah memerintahkan kepada PT Pelni untuk menyediakan kapal premium.

“Dihararapkan kapal premium itu bisa menarik penumpang pesawat,” tutupnya.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin memprediksi arus balik Lebaran baru tadi berjalan lancar. KSOP memperkirakan tak ada potensi gelombang tinggi atau di atas satu meter.

“Sampai saat ini gelombang masih aman dan cukup baik, tidak terlalu tinggi, masih bisa diantisipasi,” ujar Kepala KSOP Kelas 1 Banjarmasin Bambang Gunawan, kepada awak media, Kamis siang.

Seperti diketahui, bahwa fenomena cuaca yang berubah-ubah bisa berdampak terhadap gelombang tinggi di tengah laut.

Diakuinya, memang keadaan gelombang yang tak menentu setiap harinya, namun belum tergolong membahayakan.

“Saya juga selalu konfirmasi ke BMKG, tentang keadaan cuaca, kondisi alam dan keadaan gelombang. Tetapi sejauh ini masih dalam keadaan normal untuk keberangkatan kapal,” tutupnya.

Baca Juga: Tanggapan Penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Pasca Mudik Lebaran

Baca Juga: Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Trisakti

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Keluhan Mulai Subur, Keberadaan Badut di Banjarbaru Kian Terancam
apahabar.com

Kalsel

Perkenalkan Program Panas Membara, Kapolsek Amuntai Kota Kunjungi Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Status dan Gaji P3K Masih Belum Jelas
apahabar.com

Kalsel

Edukasi New Normal Makin Masif Dilakukan Polisi HSU

Kalsel

Jelang TMMD 110 di Haruai, Dandim 1008/Tanjung Tinjau Lokasi Sasaran
Wisata di Tala

Kalsel

Operasional Objek Wisata di Tala Dibatasi Saat Libur Nataru
apahabar.com

Kalsel

Apindo Singgung Sikap Komisi IV DPRD Kalsel: Tak Perlu Arogan
apahabar.com

Kalsel

MGMP Bahasa Indonesia SMA Tanbu Gelar Workshop Penulisan Opini, Pendaftaran Ditutup di Hari Pertama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com