Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

MUI: Idul Fitri Saatnya Kembali Jalin Silaturahmi

- Apahabar.com Selasa, 4 Juni 2019 - 11:48 WIB

MUI: Idul Fitri Saatnya Kembali Jalin Silaturahmi

Ilustrasi MUI. Foto–hidayatullah.com

apahabar.com, JAKARTA – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mengatakan, Idul Fitri merupakan momentum untuk kembali menjalin silaturahmi yang pernah terputus baik karena jarak, karena kesalahpahaman, karena pemilu dan karena sebab apapun.

“Hakekat Idul Fitri adalah kesediaan kita untuk berbagi, berbagi permaafan sebelum orang memintanya. Saling memaafkan adalah kunci untuk merajut tali silaturahmi,” katanya melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (4/6/2019).

Dia mengatakan, hakekat silaturahmi adalah menyambungkan tali persaudaraan yang pernah terputus karena sebab apapun.

“Kita wajib menyambung kembali untuk mewujudkan persaudaraan sejati, tanpa iri dan caci maki,” tambah Asrorun.

Ia mengajak umat Islam memperkokoh persaudaraan, baik persaudaraan sesama umat (ukhuwwah Islamiyah), persaudaraan sebangsa (ukhuwwuh wathaniyyah) maupun persaudaraan sesama manusia (ukhuwwah Insaniyah).

“Tidak ada lagi sekat yang memisahkan, terutama faktor psikologis akibat sisa-sisa pemilu. Saatnya merajut kebersamaan untuk kemaslahatan bersama. Kerugian bangsa lain yang pecah akibat konflik harus dijadikan pelajaran berharga agar kita tidak jatuh pada kondisi yang sama,” tambahnya.

Selain itu juga diimbau khatib Idul Fitri dalam khutbahnya untuk mendoakan kedamaian dan kemaslahatan bangsa serta tetap terpeliharanya keamanan, kenyamanan, dan jauh dari rasa permusuhan yang bisa mengoyak kebersamaan sebagai bangsa.

“Kami harapkan para khatib menyelipkan doa dalam khutbahnya, untuk kedamaian dan kemaslahatan bangsa,” kata Asrorun.

Selain itu, diharapkan juga agar mendoakan para pemimpin bangsa terus diberi kekuatan untuk membangun bangsa serta para elitnya diberi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan menahan diri dari perpecahan.

Baca Juga: Hari Ini, Umat Muslim di Pesantren Mahfilud Dluror Jember Berlebaran

Baca Juga: Di Kalsel, ‘Monster Jalanan’ Dilarang Melintas Selama Lebaran

Baca Juga: Antisipasi Mudik, Terminal Pal 6 Perbanyak Angkutan Antar Provinsi

Baca Juga: Sudah 76.500 Pemudik Keluar Banjarmasin

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Pelaku Pembunuhan Mayat di Dalam Drum Tertangkap!
apahabar.com

Nasional

JMSI Daftar Sebagai Konstituen Dewan Pers
apahabar.com

Nasional

Badan Pengawas Pemilu Tunggu Laporan Pembakaran Surat Suara di Papua
apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Polri Kejar Dalang Bom Medan
apahabar.com

Nasional

Digugat Investor Rp5 Miliar, Ustaz Yusuf Mansyur: Saya Nggak Lari
apahabar.com

Nasional

KPAI: Pelaku Eksploitasi Anak dalam Demo UU Cipta Kerja Harus Diusut
apahabar.com

Nasional

Sampah di Kepulauan Seribu Capai 40 Ton per Hari
apahabar.com

Nasional

8 Kepala Daerah Kumpul di Bogor, Bahas Apa?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com