INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako Polisi Dalami Kaburnya Habib Rizieq dari Rumah Sakit Ummi Nekat Menjambret Wanita di Siang Bolong, Pemuda Kotabaru Diringkus Tim Macan Bamega

Pakaian Harian DPRD Batola Seharga Rp1,3 Juta

- Apahabar.com Sabtu, 22 Juni 2019 - 11:36 WIB

Pakaian Harian DPRD Batola Seharga Rp1,3 Juta

Kantor DPRD Barito Kuala yang segera ditempati 18 anggota baru. Foto-apahabar.com/Bastian

apahabar.com, MARABAHAN – Meski belum ditetapkan, semua anggota DPRD Barito Kuala periode 2019-2024 sudah ditunggu seragam baru.

Total terdapat 35 orang anggota DPRD Batola. 17 di antaranya adalah petahana, sementara sisanya merupakan nama-nama yang terpilih melalui Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

Baik anggota baru maupun lama, sama-sama memiliki hak mengenakan seragam anyar. Seragam ini sudah jauh-jauh hari dipersiapkan Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Batola.

“Pengukuran sudah mulai dilakukan, terutama kepada petahana. Semua anggota DPRD Batola mendapatkan empat stel seragam,” jelas Sekretaris Dewan DPRD Batola, Ir H Gusti Rosa Syahrum, Sabtu (22/06/2019).

Keempat seragam tersebut adalah Pakaian Sipil Lengkap (PSL), Pakaian Sipil Harian (PSH), Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Sipil Resmi (PSR).

“Oleh karena dipakai harian, PSH dibikin dua stel dengan pagu sebesar Rp1,36 juta. Sedangkan sisanya masing-masing satu stel,” jelas Gusti.

Baca Juga: Jelang Pelantikan, Rp 2,5 Juta untuk Jas Anggota DPRD Banjarmasin

“Sementara total anggaran seragam mencapai Rp571 juta. Itu termasuk lencana emas dan topi bordir,” sambungnya.

Dari keempat jenis seragam, memang tidak semuanya dikenakan setiap bekerja. PSL yang dibuat sekali dalam satu periode, hanya digunakan dalam pelantikan dan sidang paripurna istimewa maupun acara khusus.

Sedianya Setwan DRPD Batola berencana menyediakan pakaian daerah dari kain sasirangan Bakumpai. Namun realisasi rencana tersebut masih harus menunggu APBD Perubahan.

“Dengan demikian, kami sekaligus mempromosikan sasirangan Bakumpai. Pakaian ini selanjutnya dikenakan untuk acara-acara khusus,” beber Gusti.

Setwan DPRD Batola sendiri belum mendapatkan penjahit yang mengerjakan seragam-seragam tersebut. Bahkan lelang pengadaan seragam ini masing tayang di Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Batola.

“Kami yakin proses lelang segera rampung, sebelum penetapan hasil Pileg. Kami berusaha mendahulukan item-item penting, seperti PSL yang harus dipakai dalam pelantikan,” tandas Gusti.

Baca Juga: Mengintip Harga Seragam Dinas Anggota DPRD Kalsel, Angkanya Fantastis!

Reporter: AHC13
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mantan Kapolri Resmikan 2 Mini Market Rumah Pangan Kita di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Detik-Detik Penangkapan Pria di Banjarbaru, Kejar Polisi dan TNI dengan Golok
apahabar.com

Kalsel

Siang Hari, BMKG Prakirakan Tiga Daerah di Kalsel Berpotensi Hujan Petir
apahabar.com

Kalsel

Polisi: Jenazah Perempuan Diduga Overdosis di HBI Sudah Dijemput
apahabar.com

Kalsel

CPNS Banjarmasin, Ratusan Pelamar TMS Ajukan Sanggahan
apahabar.com

Kalsel

UIN Antasari Tambah Jumlah Guru Besar
apahabar.com

Kalsel

Warga Keluhkan Lambannya Penanganan Jalan Amblas di Banua Lawas
apahabar.com

Kalsel

Tiga Wilayah Kalsel Berpotensi Hujan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com