Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kalsel Dilantik

- Apahabar.com     Jumat, 21 Juni 2019 - 17:39 WITA

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kalsel Dilantik

ama Haji Jalan A Yani Km 28, Landasan Ulin, Banjarbaru, Jumat (21/06/2019). Foto-apahabar.com/Fida

apahabar.com, BANJARBARU – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor diwakili Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris Makkie mengukuhkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 di Asrama Haji, Jalan A Yani Km 28, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Jumat (21/6).

Atas nama Pemprov Kalsel, Haris Makkie mengucapkan selamat kepada PPIH yang dilantik. Dia berharap petugas bisa mengemban tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, terutama tugas dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh jemaah haji.

Baca Juga: Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan CJH Embarkasi Banjarmasin Dibagi Dua Fase

“Sebagai PPIH, diperlukan pengetahuan dan wawasan yang luas dan memadai. Sehingga bisa dengan cepat dan tepat bertindak menghadapi persoalan ketika bersama jemaah haji,” tekannya.

Ia mengingatkan kembali untuk para panitia agar dapat memberikan pelayanan yang sebaik baiknya kepada jemaah. Tak hanya itu, Haris pun meminta PPIH terus berkoordinasi dengan seluruh mitra kerja. Yang tak kalah penting, pinta Haris, PPIH memperhatikan makanan yang disajikan untuk jemaah.

“Jika memungkinkan memanfaatkan prodak lokal (makanan) yang higienitasnya terjamin. Sehingga secara tidak langsung memberdayakan pengusaha kecil dari banua. Manfaatkan produk lokal lah, karena gubernur sangat peduli dengan pengusaha lokal kita,” tekannya.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel, Noor Fahmi menambahkan, untuk jumlah jemaah Kalsel yang dengan kuota semula hanya diberi 3.831 orang, kemudian meningkat setelah ada tambahan kuota. Jadi keseluruhan jemaah haji Kalsel 4.155 orang.

“4.155 itu jamaah. Sementara petugas ada 65 orang yang akan dibagi dalam 13 kloter. Satu kloter ada 135 orang yang berangkat, itu sudah termasuk PPIH. Sehingga mereka yang akan diberangkatkan totalnya 4.220 orang,” terang Noor Fahmi.

Sedangkan itu pihaknya belum mendata jemaah difabel. Untuk tambahan kuota 324 orang, terangnya, lansia sebanyak 86 dan 162 orang reguler. Untuk jemaah Kalsel paling muda berusia 18 tahun, sementara tertua berumur 105 tahun.

Sementara jadwal masuk asrama secara nasional adalah 7 Juli 2019, sedang di Kalsel 8 juli 2019, keberangkatan kloter pertama 9 Juli 2019.

Fahmi juga menjelaskan penempatan jamaah haji di Arab Saudi dalam 1 zona. Jemaah tak terpencar jauh. Itu dilakukan agar petugas mudah berkoordinasi.

Baca Juga: CJH Batola Dilarang Selfie Bareng Unta

Reporter: AHC06
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Halilintar Anofial Asmid

Tak Berkategori

Ayah Atta Halilintar Menangis Usai Tahu Aurel Hermansyah Keguguran
Teman Bantu Teman

Tak Berkategori

Aksi Teman Bantu Teman, Cara Pelaku Usaha Bertahan di Tengah Pandemi

Tak Berkategori

Langkah Menteri PUPR Atasi Banjir Sintang Kalbar
apahabar.com

Tak Berkategori

Polres HST Bagi-bagi Sembako di Ponpes dan Panti Asuhan
apahabar.com

Tak Berkategori

Gagal Edar, Ratusan Sabu, dan Ekstasi Dimusnahkan di Kotabaru

Tak Berkategori

Putri Balangan Gina Astuti Top 5 Muhibah Budaya Rempah Nusantara 2021
apahabar.com

Tak Berkategori

Hingga Februari 2020, Realisasi Pendapatan Negara Capai 9,7 Persen
apahabar.com

Tak Berkategori

BMKG Ingatkan Tujuh Wilayah Kalsel Agar Waspada Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com