Apa Kabar Megaproyek Kereta Api Tabalong-Banjarmasin? Booming Bersepeda, Pemkot Banjarmasin Bikin Jalur Khusus Siapkan Poros Ketiga, Rosehan Gandeng Putra Eks Gubernur Kalsel Kena Provokasi, Warga Pekapuran Raya Tolak Tes Covid-19! Terbanyak! Nyaris Seratus Pasien Covid-19 Kalsel Sembuh Hari Ini




Home ACT

Kamis, 20 Juni 2019 - 19:26 WIB

Pascabanjir, ACT-MRI Cek Kesehatan Warga Tanah Bumbu

Redaksi - Apahabar.com

Sejumlah lansia di Desa Sungai Rukam dan Desa Anjir Baru mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Tim dari Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia (ACT-MRI) Kalimantan Selatan. Foto-ACT for apahabar.com

Sejumlah lansia di Desa Sungai Rukam dan Desa Anjir Baru mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Tim dari Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia (ACT-MRI) Kalimantan Selatan. Foto-ACT for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Tim dari Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia (ACT-MRI) mulai memeriksa kesehatan sejumlah korban terdampak banjir Tanah Bumbu. Pemeriksaan dilakukan pascabanjir yang kini beranjak surut sejak akhir pekan lalu.

“Setelah tinggal di pengungsian selama beberapa hari, kami khawatir kondisi kesehatan warga terganggu,” terang Retno Sulisetiyani dari tim ACT Kalsel dalam keterangan resminya kepada apahabar.com, Kamis (20/6).

Baca Juga: Layanan Air Bersih ACT Temani Pemulihan Banjir Kotabaru

Saat ini sejumlah warga terdampak mulai kembali ke rumah mereka masing-masing.

Hampir sepekan digelar, tercatat sebanyak 54 warga mengikuti layanan kesehatan gratis itu. Sebagian besar, kata Retno, adalah para lansia.

“Mereka mengeluhkan beberapa penyakit. Penyakit yang kita sudah identifikasi di antaranya adalah hipertensi, gatal-gatal, sakit kepala, mual, dan jadi lebih sering merasa ingin buang air kecil,” ujarnya.

Tim medis langsung menangani keluhan warga tersebut dengan memberikan obat-obatan. Selama bencana terjadi, obat-obatan memang tersedia dari puskesmas, namun jumlahnya terbatas.

Adapun, pelayanan kesehatan dilakukan di dua desa, antara lain Desa Sungai Rukam dan Desa Anjir Baru. Di Desa Sungai Rukam, banjir sudah surut hanya menyisakan 10 rumah terdampak.

“Terima kasih ACT dan MRI untuk bantuannya kepada kami di Desa Sungai Rukam, terlebih untuk kerja sama tim dengan posyandu kami,” ujar Sekretaris Desa Sungai Rukam, Tanwirul Anwar.

Meski masih ada 10 rumah yang terendam di desa tersebut, warga dilaporkan sudah kembali beraktivitas normal dan kondisi desa kini mulai relatif aman. Warga, kata dia, juga sudah tidak ada lagi yang tinggal di pengungsian.

“Dengan adanya tanggul jadi lebih aman ketika banjir. Tapi perlu lebih tinggi lagi tanggulnya. Karena sekarang ini rendah. Untuk ke depan, tanggul sebagai jalan poros perlu juga kita perkuat lagi, karena belum kokoh. Karenanya sekarang 10 keluarga masih terdampak,” jelas Tanwirul.

Ia menambahkan, ada 600 jiwa yang terdampak banjir di Desa Sungai Rukam dan mayoritasnya adalah petani.

Otomatis ketika banjir datang, lahan pertanian mereka total seluas 400 hektare, juga ikut terendam. Akibatnya sudah dapat dipastikan, lahan yang sudah siap panen tersebut kini mesti gagal panen akibat banjir.

Baca Juga: ACT Menembus Daerah Terisolir Banjir Konawe Utara

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar..com

ACT

Regenerasi Kepemimpinan, Penguatan Kiprah ACT untuk Kemanusiaan
apahabar.com

ACT

Malnutrisi Masih Membelenggu Anak-anak Gaza
apahabar.com

ACT

Humanity Food Car, Wujud Konsistensi Kebaikan Dermawan
apahabar.com

ACT

Sambung Kembali Cita-Cita Ira Lanjutkan Sekolah
apahabar.com

ACT

Sambangi Persija, ACT Ajak Kolaborasi Kemanusiaan dan Program Inovatif Qurban 2019
apahabar.com

ACT

Melawan Keterbatasan, ACT Biayai Para Murid Alor Bersekolah di Pulau Jawa
apahabar.com

ACT

Datang ke Kalsel, Syekh Belal Jamil Ajak Peduli Palestina
apahabar.com

ACT

ACT Luncurkan Program ‘Marhaban Ya Dermawan’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com