Pengungsi Sempat Reaktif, BBPPKS Kalimantan Sediakan Ruang Isolasi Pria Paruh Baya di Balikpapan Ditemukan Tewas Tergantung Pascabanjir HST, Tumpukan Sampah di Kota Barabai Capai 2.000 Rit Gunung Sinabung Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter Update Covid-19 di Tanbu: Positif 18 Orang, Sembuh 12

Pelaku Pemukulan dengan Kayu Berpaku di Tunjung Maya Dibekuk

- Apahabar.com Jumat, 21 Juni 2019 - 20:57 WIB

Pelaku Pemukulan dengan Kayu Berpaku di Tunjung Maya Dibekuk

Abdul Rahman alias Pentol pelaku penganiayaan dua pemuda di Tunjung Maya, Banjarmasin Timur. Foto-Polresta Banjarmasin for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Duel berdarah yang menghebohkan warga Tunjung Maya, Banjarmasin Timur, Kamis siang, akhirnya terang benderang.

Polisi meringkus Pentol (23), pelaku penganiayaan terhadap Mahlan dan Amin. Dua pemuda itu berdarah akibat pukulan kayu berpaku pelaku. Tak terima, keduanya mengadu ke Mapolres Banjarmasin.

“Ya, kami mendapat laporan dari saudara Amin atas pemukulan yang dilakukan oleh Abdul Rahman alias Pentol,” ujar Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi melalui Wakasat AKP Sonny L Gaol, Jumat (21/6) malam.

Mendapat laporan, Ade meluncurkan tim reserse dari unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras). Pelaku yang sudah dikantongi identitasnya lalu dibekuk. Sebilah kayu ulin jadi satu dengan kayu galam ikut diamankan.

“Kami tangkap di Jalan Amd 2, Banjarmasin Timur, kemarin malam,” jelas Ade.

Untuk diketahui, jejak Pentol seolah tak berbekas usai menganiaya keduanya. Sebelum duel, pelaku dan korban disebutkan usai menenggak miras.

Singkat cerita, Mahlan menjadi korban pertama pemuda berkulit hitam legam itu.

Karena terluka, Mahlan dibawa oleh Amin ke RS Bhayangkara. Amin kemudian kembali ke lokasi kejadian, untuk meminta pertanggungjawaban.

Pelaku yang dalam pengaruh miras langsung menyerang Amin. Ia menduga Amin telah melaporkannya ke polisi.

Menurut Susi, saksi mata di lokasi kejadian pelaku sempat terlihat membawa parang, namun ditahan oleh warga sekitar.

Kadung emosi, pelaku kembali dengan membawa sebilah balok kayu ulin berpaku dan menyerang kepala, tangan, dan punak kiri Amin.

“Secara berulang-ulang,” jelas Susi kepada apahabar.com.

Amin setidaknya menderita luka sobek di bagian kepala, serta luka lecet di kedua tangan. Karena perbuatannya Pentol mendekam di rumah tahanan Polresta Banjarmasin untuk proses lebih lanjut.

“Pelaku dikenakan pasal 352 ayat 2 dan terancam hukuman 7 tahun penjara,” kata AKP Ade Papa Rihi.

Baca Juga: TO Pengedar Sabu Ditangkap Bersama Sejumlah Barang Bukti

Baca Juga: Jambret Emak-Emak, Pemuda Kelayan Diringkus Warga

Reporter: AHC07
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

BREAKING NEWS !!! Geger, Mayat di Antasan Raden Tengah
apahabar.com

Hukum

Simpan Sabu, Buruh Harian Lepas di Belitung Darat Dibekuk
apahabar.com

Hukum

Ditangkap Gara-Gara Setrum Ikan
apahabar.com

Hukum

Cara Brigadir Rahmadi Berikan Problem Solving ke Pencandu Lem
apahabar.com

Hukum

PTUN Batalkan Keputusan Presiden Berhentikan Komisioner KPU Evi Novida Ginting
apahabar.com

Hukum

Terdakwa Pencabulan di Limpasu Bantah Kesaksian Testimonium
apahabar.com

Hukum

Simpan Sabu dalam Bungkus Nutrisari, Pria di Tanbu Diproses

Hukum

Diperiksa Polda Metro Lima Jam, Gisel bungkam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com