ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalsel

Jumat, 21 Juni 2019 - 13:56 WIB

Pemkot Kepayahan Audit Ratusan Gedung di Banjarmasin

Redaksi - apahabar.com

Petugas Damkar berusaha mengevakuasi 3 penghuni ruko yang terjebak kebakaran. Foto-Dok.apahabar.com

Petugas Damkar berusaha mengevakuasi 3 penghuni ruko yang terjebak kebakaran. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Meski setahun sekali dilakukan, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) kepayahan dalam mengaudit gedung-gedung yang berada di Kota Banjarmasin. Musababnya adalah jumlah inspektur pengawas yang terbatas.

Untuk diketahui, audit penting dilakukan terkait sistem proteksi kebakaran terhadap gedung-gedung, baik milik pemerintah maupun swasta.

“Sekarang ini di Banjarmasin ada puluhan gedung, bahkan mungkin ada ratusan. Sedangkan petugas inspektur pemeriksa hanya satu orang,” ujar Plt Damkar Banjarmasin, Muhammad Zuliansyah, kepada apahabar.com ditemui di Gedung DPRD Kota Banjarmasin, Jumat (21/6) siang.

Seharusnya pemeriksa gedung di Banjarmasin ini adalah inspektur tingkat II karena tidak sembarangan orang boleh melakukan pemeriksaan gedung.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Monitor Distribusi Bansos E-Warung

Akibat keterbatasan jumlah petugas inspektur, banyak gedung yang belum diperiksa sistem proteksi kebakarannya.

“Pemeriksa gedung bisa mengecek apakah Fire Hydrant System bagus, Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) berfungsi, dan itu yang bisa melakukannya hanya inspektur pemeriksa gedung,” jelas dia.

Di Banjarmasin, kata dia, cuma ada satu orang.

“Nanti kalau satu orang ini purnatugas Banjarmasin otomatis sudah tidak punya inspektur,” ujarnya. Idealnya audit satu gedung dilakukan oleh empat orang.

“Padahal pemeriksaan harus teliti dan melakukan pengujian berfungsi atau tidaknya,” pungkasnya.

Ya, musibah kebakaran marak terjadi belakangan ini. Mengutip data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, 9 kebakaran permukiman terjadi Kota Seribu Sungai dalam kurun waktu sebulan belakangan.

Baca juga :  Sempat Tak Percaya, Ovie Kenang Sosok Nadjmi Adhani

Dari musibah tersebut, 29 kepala keluarga dan 97 jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Tercatat 20 buah rumah rusak total, 3 buah rumah rusak berat, dan 3 buah rumah rusak ringan. Untuk kerugian akibat musibah tersebut, ditaksir mencapai miliaran rupiah.

“Kerugian sekitar 1.256.080.000, itu belum termasuk kebakaran yang ada di jalan Veteran dan minimarket pom bensin Jafri Zam-Zam,” ungkap Kepala BPBD Kota Banjarmasin M Hilmi kepada apahabar com, kemarin siang.

Baca Juga: Sebulan, 9 Kebakaran Melanda Banjarmasin

apahabar.com

Plt Damkar Kota Banjarmasin, Muhammad Zuliansyah. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

Kalsel

VIDEO: Api Mengamuk di Gudang Indomie Tapin, Motor Inventaris Hangus Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Ditlantas Polda Kalsel Gencar Sosialisasi No Driving under 17th ke Sekolah
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Kalsel Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

BPS: Ekonomi Kalsel Triwulan II 2019 Melambat
apahabar.com

Kalsel

Pengemudi Bajaj Dapat Toleransi
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Tambah Lagi Daftar Kasus Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kabar Kalsel Sore Ini: 9 Kasus Baru Positif Covid-19 Hasil Tracking di Tala
apahabar.com

Kalsel

Lantik KOPI Chapter ULM, Wali Kota Ibnu Selipkan Pesan ke Pemuda Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com