Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Pemkot Kepayahan Audit Ratusan Gedung di Banjarmasin

- Apahabar.com Jumat, 21 Juni 2019 - 13:56 WIB

Pemkot Kepayahan Audit Ratusan Gedung di Banjarmasin

Petugas Damkar berusaha mengevakuasi 3 penghuni ruko yang terjebak kebakaran. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Meski setahun sekali dilakukan, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) kepayahan dalam mengaudit gedung-gedung yang berada di Kota Banjarmasin. Musababnya adalah jumlah inspektur pengawas yang terbatas.

Untuk diketahui, audit penting dilakukan terkait sistem proteksi kebakaran terhadap gedung-gedung, baik milik pemerintah maupun swasta.

“Sekarang ini di Banjarmasin ada puluhan gedung, bahkan mungkin ada ratusan. Sedangkan petugas inspektur pemeriksa hanya satu orang,” ujar Plt Damkar Banjarmasin, Muhammad Zuliansyah, kepada apahabar.com ditemui di Gedung DPRD Kota Banjarmasin, Jumat (21/6) siang.

Seharusnya pemeriksa gedung di Banjarmasin ini adalah inspektur tingkat II karena tidak sembarangan orang boleh melakukan pemeriksaan gedung.

Akibat keterbatasan jumlah petugas inspektur, banyak gedung yang belum diperiksa sistem proteksi kebakarannya.

“Pemeriksa gedung bisa mengecek apakah Fire Hydrant System bagus, Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) berfungsi, dan itu yang bisa melakukannya hanya inspektur pemeriksa gedung,” jelas dia.

Di Banjarmasin, kata dia, cuma ada satu orang.

“Nanti kalau satu orang ini purnatugas Banjarmasin otomatis sudah tidak punya inspektur,” ujarnya. Idealnya audit satu gedung dilakukan oleh empat orang.

“Padahal pemeriksaan harus teliti dan melakukan pengujian berfungsi atau tidaknya,” pungkasnya.

Ya, musibah kebakaran marak terjadi belakangan ini. Mengutip data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, 9 kebakaran permukiman terjadi Kota Seribu Sungai dalam kurun waktu sebulan belakangan.

Dari musibah tersebut, 29 kepala keluarga dan 97 jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Tercatat 20 buah rumah rusak total, 3 buah rumah rusak berat, dan 3 buah rumah rusak ringan. Untuk kerugian akibat musibah tersebut, ditaksir mencapai miliaran rupiah.

“Kerugian sekitar 1.256.080.000, itu belum termasuk kebakaran yang ada di jalan Veteran dan minimarket pom bensin Jafri Zam-Zam,” ungkap Kepala BPBD Kota Banjarmasin M Hilmi kepada apahabar com, kemarin siang.

Baca Juga: Sebulan, 9 Kebakaran Melanda Banjarmasin

apahabar.com

Plt Damkar Kota Banjarmasin, Muhammad Zuliansyah. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Karhutla di Desa Cindai Alus, Api Hampir Jilat Rumah Warga
apahabar.com

Kalsel

Di Tabalong, Dirbinmas Polda Kalsel Bicara Covid-19 hingga Netralitas Aparat di Pilkada
apahabar.com

Kalsel

Ikan Keramba di Banua Anyar Kena Imbas Intrusi Air Laut, Kerugian Rp 34 Juta
apahabar.com

Kalsel

Pria Tenggelam di Perairan Tabanio
apahabar.com

Kalsel

Duh, Dua Remaja Otaki Pengeroyokan di Veteran Banjarmasin
Pesona Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Semakin Dilirik Wisatawan

Kalsel

Pesona Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Semakin Dilirik Wisatawan
apahabar.com

Kalsel

Penembakan Puluhan Pekerja di Papua, Polda Kalsel Siaga
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Si Jago Merah Mengamuk di Jalan Manggis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com