Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Pemprov Ogah HPS 2019 Disebut Proyek Tergesa-gesa

- Apahabar.com Jumat, 28 Juni 2019 - 15:53 WIB

Pemprov Ogah HPS 2019 Disebut Proyek Tergesa-gesa

Staf Khusus Presiden Bidang Pangan, Luwarso didampingi Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Sutarto Hadi saat Panen Perdana Lahan SIUTI Program Riset Aksi ULM di Jejangkit, Barito Kuala, Jumat pagi. Foto-ULM for apahabar.com

apahabar.com, BARITO KUALA – Hari Pangan Sedunia (HPS) 2019 telah berlalu. Lahan gambut seluas kurang lebih 4.000 hektar itu terlihat ‘mangkrak’. Beberapa buah elevator dan traktor terparkir di sekitar sawah Jejangkit, Barito Kuala.

Pagi tadi, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (ULM) melakukan panen perdana di dua hektar lahan SIUTI program riset mereka. Di sana, kampus tertua di Kalimantan itu mampu memanen sekira 6,2 ton per hektar.

Ya, pada gelaran ke-XXXVIII 2018, Oktober silam, perayaan HPS difokuskan di Jejangkit. Di kawasan lahan gambut seluas 4 ribu hektar ditanami bibit padi unggul.

Alih-alih memiliki potensi terpendam, ratusan hektare di antaranya malah sempat terendam, dan gagal panen. April lalu, kepada apahabar.com, sejumlah petani di sana mengeluh. Program budidaya terkesan dipaksakan.

Melalui riset atau penelitian mendalam lebih dulu, Pemprov Kalsel ogah jika proyek itu disebut proyek yang tergesa-gesa.

“Ya tidak, saat pelaksanaan Hari Pangan Sedunia, kita juga telah melakukan riset. Namun, tidak dalam satu hamparan yang luas atau masih per spot lahan saja,” ucap Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Kalsel, Herliannor kepada apahabar.com, Jumat pagi.

Ia melihat hasil penelitian ULM masih dalam lingkup kecil. Sehingga rekomendasi yang dikeluarkan tak bisa menyeluruh. Apalagi, karakteristik setiap lahan berbeda-beda.

“Kami di 2019 akan secara swadaya mengembangkan kurang lebih 15 hektar. Masing-masing bidang mencoba lagi. Kami ingin turun langsung, apa sih kendalanya, agar kendala itu menjadi bahan pemikiran,” ujarnya.

Kendati demikian, ia mengapresiasi hasil riset ULM. Ke depan, pemerintah provinsi kata dia siap memberikan contoh ke masyarakat. Terkait keberhasilan mengembangkan tanaman padi di lahan HPS.

Ketika hitungan ekonomi sudah kelihatan, maka pihaknya selaku pemegang kebijakan akan menghadirkan program Serasi. Dalam program “selamatkan rawa, sejahterakan petani (Serasi)”, diketahui Sumsel dan Kalsel masing-masing mendapat pengembangan lahan rawa seluas 250 ribu hektare (Ha).

“Kalaupun mereka kesulitan membuka lahan, maka akan kita bantu nanti,” cetusnya.

Terlebih, kata dia, kondisi lahannya merupakan sub marjinal. Artinya terlalu banyak investasi yang dikeluarkan. Dengan hasil riset ULM, harap dia, tak hanya sekadar hasil yang diperlihatkan. Namun bagaimana mengenai untung-ruginya.

“Sehingga hasil perhitungan menunjukkan penggarapan lahan itu lebih efisien atau tidak,” pungkasnya.

Baca Juga: Petani Berharap Tuah Tanam Ulang Sawah Eks HPS 2018

Baca Juga: Hari ini Lahan HPS di Jejangkit Muara Mulai Dikelola (Lagi)

Baca Juga: Wajar Padi Tak Bisa Tumbuh, Dewan Sebut Lahan HPS Bermasalah

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Personil Polres Tapin Jaga Ketat Surat Suara
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Orang Notaris di Kalsel Ikuti Sosialisasi OSS dan SABU  
apahabar.com

Kalsel

Sempat Kejar-kejaran, Enam Anjal di Banjarmasin Dijaring Pol PP
apahabar.com

Kalsel

Update Corona di Kalsel: 123 ODP, RS Alternatif Disiapkan
apahabar.com

Kalsel

Perjuangan Guru Honorer Di Banjarmasin Demi Menghidupi Keluarga
apahabar.com

Kalsel

Akses Jalan Trans Kalimantan – Banjarmasin Mengular 5 Kilometer
apahabar.com

Kalsel

2 Rumah di Pekapuran Laut Terbakar, Simak Cerita Korban
apahabar.com

Kalsel

Ketua DPRD Kalsel Dukung Langkah Tegas Bupati Batola ‘Talak’ BPJS Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com