Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Pemudik Lebaran, BMKG Himbau Waspadai Potensi Cuaca Buruk

- Apahabar.com     Minggu, 2 Juni 2019 - 08:30 WITA

Pemudik Lebaran, BMKG Himbau Waspadai Potensi Cuaca Buruk

Cuaca buruk. Foto – Republika/Edwin Dwi Putranto

apahabar.com, JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang akan mudik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah untuk mewaspadai potensi cuaca buruk di sepanjang perjalanan.

“Berdasarkan pantauan kondisi atmosfer terkini, terdapat indikasi peningkatan kelembaban atmosfer di wilayah Indonesia,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo di Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (1/6/2019).

Dia menjelaskan, pemicu utama yang menyebabkan hal tersebut adalah aktivitas gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang mulai memasuki wilayah Samudera Hindia (Kuadran 2).

“Kondisi ini dapat menimbulkan adanya daerah pusaran angin, pertemuan angin, dan perlambatan kecepatan angin yang berpotensi menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” tambah dia.

Diprakirakan pada 1-5 Juni potensi terjadi hujan deras antara lain di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung

Serta di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku dan Papua.

Selain potensi hujan deras, diprakirakan juga ada potensi angin kencang di beberapa wilayah seperti Banten, Jawa Barat, NTT, Maluku serta Papua.

Selain itu, diprakirakan ketinggian gelombang akan mengalami peningkatan dari 2,5 meter hingga 4 meter di Perairan Utara Sabang, Perairan Selatan Pulau Rotte-Kupang, Perairan Barat Aceh, Laut Sawu, Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai.

Di Laut Timor Selatan NTT, Perairan Bengkulu – Pulau Enggano, Samudera Hindia Selatan Bali hingga NTT, Perairan Barat Lampung, Perairan Timur Kepulauan Wakatobi, Samudera Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Laut Banda bagian selatan.

Serta di Selat Sunda bagian selatan Perairan Kepulauan Letti hingga Tanimbar-Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa-Perairan Selatan Kepulauan Kei hingga Aru-Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Laut Arafuru-Perairan Selatan Pulau Sumba hingga Pulau Sawu.

Ketinggian Gelombang 4-6 meter juga berpotensi terjadi di Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga selatan Jawa.

Masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem tersebut seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, serta potensi gangguan transportasi laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

Baca Juga: DLU Angkut 760 Pemudik Batulicin-Surabaya-Makassar

Baca Juga: Alasan Pemudik Pilih Trisakti Ketimbang Bandara Syamsudin Noor

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kapolri Umroh, Bukan Ingin Bertemu Rizieq
apahabar.com

Nasional

Kesemprot Gas Air Mata, Ketua DPR Gagal Temui Pendemo
apahabar.com

Nasional

Jokowi-Ma’ruf Amin Menang Telak di TPS Sultan Yogya
Menanti Janji Pemerintah Hapus Tenaga Honorer

Nasional

Menanti Janji Pemerintah Hapus Tenaga Honorer

Nasional

Kepala BNPB ke Lumajang, Pastikan Penanganan Dampak Letusan Gunung Semeru Berjalan Baik
apahabar.com

Nasional

Peneliti Unair: Obat Covid-19 Sembuhkan Pasien hingga 90 Persen
Juliari Batubara

Nasional

Kasus Korupsi Bansos, Besok Sidang Perdana Penyuap Juliari Batubara
sriwijaya

Nasional

Pencarian Sriwijaya Air Jatuh, Kopaska Temukan Bagian Tubuh Korban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com