VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Pemudik Via Bandara Syamsudin Noor Dapat Tasbih dari Kapolda Kalsel

- Apahabar.com Senin, 3 Juni 2019 - 19:27 WIB

Pemudik Via Bandara Syamsudin Noor Dapat Tasbih dari Kapolda Kalsel

Dua Duta Bandara Syamsudin Noor menunjukkan souvenir berupa tasbih kecil dengan 33 mata. Foto-apahabar/Eddy Andrianto

apahabar.com, BANJARMASIN – Saat melakukan pantauan arus mudik lebaran 2019 ke Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Yazid Fanani terlihat memberikan souvenir kepada calon pemudik yang menggunakan transportasi udara itu.

Satu per satu sejak di lobby tunggu bandara hingga ke dalam ruang chek in tiket, orang nomor satu di Polda Kalsel itu sesekali menyalami pemudik dan menyerahkan sebuah bingkisan yang ternyata sebuah tasbih kecil warna warni.

Sontan, souvenir berupa Alat untuk berdzikir itu membuat beberapa calon pemudik mengaku senang dan takjub dengan sisi religius sang Kapolda. “Tidak menyangka aja mas. Biasanya kan bagi takjil, ini mah bagi tasbih. Tidak salah polisi ini pimpin Polda Kalsel,” ujar Maghfirah, ibu dua anak asal Jawa Timur tersebut kepada apahabar.com.

Usut punya usut, pemberian cinderamata berupa sebuah tasbih 33 mata itu ternyata memang sudah disesuaikan dengan momen yang sedang terjadi. Mengingat saat ini bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, alat untuk berdzikir tersebut dirasa tepat untuk meningkatkan ibadah masyarakat.

“Pemberian tasbih ini sebenarnya sebagai pengingat kepada para calon penumpang bahwa Bandara Syamsudin Noor dan Polda Kalsel berharap dibulan suci ini semakin meningkatkan ibadah,” kata General Manager Bandara Syamsudin Noor Indah Preastuty kepada reporter apahabar.com di Banjarbaru.

Berdzikir mengingat Allah SWT bisa dilakukan kapan dan di mana saja. Sedangkan bagi umat muslim biasanya akan menggunakan tasbih untuk memudahkan menghitung jumlah dzikir tersebut.

“Jadi para calon penumpang bisa melakukan bertasbih dimana saja. Bisa di ruang tunggu bandara, dalam pesawat hingga saat sudh smpai ditempat tujuannya,” tandas Indah.

Baca Juga: Cuaca buruk, BMKG Imbau Masyarakat Kalsel Berhati-hati Saat Mudik

Baca Juga: Pemudik Melintas di Rantau Terkendali

Baca Juga: Alasan Pemudik Pilih Trisakti Ketimbang Bandara Syamsudin Noor

Baca Juga: Begini Kondisi Bandara Syamsudin Noor H-5 Mudik Lebaran

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Penimbunan Solar Batola, Hiswana Migas Sangkal Tudingan Keterlibatan Pihak SPBU

Kalsel

Covid-19 Belum Reda, THM Diizinkan Beroperasi
apahabar.com

Kalsel

Kehabisan Warga Miskin, Belasan Desa di Kotabaru Kembalikan Duit BLT
apahabar.com

Kalsel

Biar Jera, Begini Akibat Motor Pakai Knalpot Brong di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Rumah Zakat Kalsel Salurkan Superqurban untuk Penghafal Alquran
apahabar.com

Kalsel

Baarak Naga: Orientasi Mempelai Pria Ulu Benteng Batola
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Hujan Turun Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Alalak: Peminta Sumbangan Menjamur, Tak Berizin Pidana Menanti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com