apahabar.com
Bupati HST, H A Chairansyah. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Penetapan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Hulu Sungai Tengah (HST) belum juga kelar. Bupati H A Chairansyah pun kembali mengadakan pertemuan dengan pengurus partai pengusung Cawabup di kediaman dinasnya, Rabu, (12/6) siang.

Setelah ada kabar ada diintervensi dari Pemkab HST dalam hal ini Bupati dengan memperlambat proses penetapan Cawabup, ditepis Asisten Bidan Pemerintahan HST, Ainur Rafiq

“Sifatnya kan cuma menunggu. Siapa saja nama yang bakal diusung Cawabup oleh partai politik (parpol) pengusung. Tidak ada upaya kita memperlambat prosesnya,” kata Rafiq saat dihubungi apahabat.com via telepon seluler, Rabu(12/6) siang.

Lebih lanjut Rafiq menjelaskan, dalam pertemuan tersebut belum ada kesepakatan atau belum ada nama-nama resmi yang diserahkan oleh ketiga partai pengusung yakni, Gerindra, PBB dan PKS. “Partai masih memikirkan kembali siapa nama-nama Cawabup yang diusulkan,” ujarnya.

Pihaknya pun meminta partai segera mengajukan nama-nama Cawabup hasil keputusan partai.

Namun Senin (11/6/2019), kata Rafiq, pihaknya dipanggil DPRD HST. Mereka menanyakan kembali tindaklanjut proses penetapan Cawabup HST.

“Dewan mempertanyakan terkait apakah ada surat pengunduran diri dari Sekretaris Gerindra HST yaitu Mahmud dan surat pemberitahuan Bupati ke DPRD yang sebelumnya menyatakan telah memilih dua nama yaitu Mahmud dan Faqih Jarjani dari PKS,” kata Rafiq.

Bersamaan itu Rafiq menjelaskan surat pengunduran diri Mahmud sebenarnya ditujukan untuk parpol pengusung dan tidak ada urusannya dengan Bupati. Sedangkan surat ke DPRD itu bukan surat resmi hasil kesepakatan parpol.

“Itu kan hanya pemberitahuan, bahwa Bupati telah memilih dua nama yaitu Mahmud dan Faqih,” kata Rafiq.

Sementara Ketua partai Gerindra HST, Rahmadi Jingga saat dikonfirmasi via telpon perihal pertemuan para partai pengusung mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan dua nama yang telah ditetapkan oleh PKS dan PBB yaitu Faqih Jarjani dan Berry NF.

“Kami mengundurkan diri dari pencalonan Wabup HST atau tidak mengusung nama siapapun agar Gerindra tidak terkesan memperlambat proses ini,” kata Rahmadi, Rabu (12/6) sore.

Itu juga, lanjut Rahmadi atas keputusan ketua Gerindra Provinsi Kalsel yaitu H Muhidin untuk sepakat tidak mengajukan nama untuk bursa Cawabup HST.

Namun oleh Bupati, lanjut Rahmadi meminta pihaknya untuk memikirkan terlebih dulu dan berharap agar turut serta mengajukan nama Cawabup.

“Kalau Bupati meminta kita untuk pikir-pikir lagi, maka akan kita juga komunikasikan kembali dengan jajaran pengurus partai maupun pihak provinsi,” katanya.

Sedangkan PKS tetap berkomitmen mengusung Faqih Jarjani. Pihaknya tinggal menunggu keputusan Gerindra saja. “Kita tidak tahu siapa nama bakal cawabup yang diusung itu nantinya,” kata Sekretaris DPD PKS HST Hasliyan Syahruni via telepon pada apahabar.com, Rabu (12/6) sore.

Lebih lanjut ia mengatakan terkait pertemuan para partai dengan Bupati HST belum ada kesepakatan dan menunggu kapan pertemuan selanjutnya.

“Hanya menunggu dari Gerindra saja lagi, dan belum tahu juga kapan pertemuan kembali dengan Bupati,” katanya.

Baca Juga: Kreatif, BPJS Barabai Bagi-Bagi Kaos untuk Ingatkan Iuran

Baca Juga: Terkait Cawabup, Ini Kesepakatan Bupati HST dengan Tiga Parpol Pengusung

Reporter: AHC11
Editor: Syarif