Kepergok Nyabu, Oknum DPRD Tanah Laut Dapat Rawat Jalan Dilaporkan Tim 2BHD, Erfan Instruksikan Bawaslu Kotabaru Rapatkan Barisan Api Berkobar di Bantuil Batola, 9 Rumah Jadi Arang Bupati Anang Resmikan SAMTA, Sekolah Alam Perdana di Tabalong Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah

Penyulaman Tanaman Kakija di Perkantoran Sekretariat Daerah Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 20 Juni 2019 - 19:40 WIB

Penyulaman Tanaman Kakija di Perkantoran Sekretariat Daerah Kalsel

Proses penyulaman Kakija. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Teknisi Miniatur Hutan Hujan Tropika (MH2T), Budi Agung memantau kegiatan penyulaman tanaman Kanan Kiri (Kakija) di kawasan perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Jumat (14/6) lalu.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut hasil koordinasi dengan Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (PDASRHL) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan akhir Mei lalu.

Baca Juga: Inspeksi ke MH2T, Kadishut Soroti Tumbuh Kembang Tanaman

Koordinasi itu terkait penyerahan pelaksanaan pemeliharaan tanaman Kakija kawasan perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru.

Diungkapkan Budi Agung, kegiatan penyulaman Kakija berlokasi di depan Kantor Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), tanaman yang disulam adalah jenis mahoni.”Iya ini sedang dilakukan penyulaman,” ujar Budi.

Berdasarkan orientasi bersama Bidang PDASRHL minggu sebelumnya, diketahui ada pertumbuhan tanaman yang kurang baik, karenanya perlu dilakukan penyulaman.

Saat kegiatan berlangsung, turut pula hadir Sukatno, perwakilan dari Bidang PDASRHL Dishut Kalsel.

Penyulaman sebagaimana dikatakan Budi, masih pada tahap merebahkan (mencabut) tanaman yang kurang baik di area itu. Kemudian akan dilakukan penyulaman.

Kegiatan penyulaman ini merupakan salah satu pelaksanaan pemeliharaan tanaman.

Hasil kesepakatan kerja terhadap pelaksanaan pemeliharaan, yaitu dilaksanakan terhadap tanaman tahun 2017 (P2) dan tanaman tahun 2018 (P1).

Saat ini, penyulaman masih menjadi tanggung jawab pihak ke-3 sesuai kontrak (untuk kegiatan 2018) sebagaimana dikonfirmasi oleh Kabid PDASRHL, Fathimatuzzahra, mengatakan penyulaman yang dianggarkan di APBD Perubahan adalah untuk kegiatan penyulaman dan penambahan tanaman tahun 2017.

Sependapat dengan Fatima, Kepala BPTH, Ainun Jariah, mengatakan terkait biaya pemeliharaan tanaman kakija di APBD Perubahan 2019 itu, telah diusulkan.

“Sementara, untuk keperluan tenaga pemeliharaan P2 akan didukung dari tenaga harian MH2T dulu,” ujar Ainun.

Baca Juga: Dinas Kehutanan Kenalkan Ragam Produk Kehutanan Lewat PPHH

Reporter: Ahc06
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Tabalong Siap Uji Kandungan Minyak Sereh Wangi
apahabar.com

Dishut Kalsel

Polhut Sita 500 Kayu Bulat Tak Bertuan di Tanah Laut
apahabar.com

Dishut Kalsel

Gerakan Revolusi Hijau punya Aplikasi Berbasis Online
apahabar.com

Dishut Kalsel

Menyelisik Potensi Rotan di Tanah Bumbu
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kawasan Tahura Kebakaran, Hanif Turun Tangan Padamkan Api
apahabar.com

Dishut Kalsel

Gapoktanhut Cahaya Tani Terima Bantuan Ekonomi Produktif dari BPSKL Kalimantan
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Cantung Gelar Sosialisasi Pengadaan Tanah dan Pencegahan Karhutla
apahabar.com

Dishut Kalsel

Warga Amuntai Bersemangat Gelorakan Revolusi Hijau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com