Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Polisi Sempat Salah Tangkap Terduga Pengancam Bunuh Jokowi

- Apahabar.com Senin, 10 Juni 2019 - 13:21 WIB

Polisi Sempat Salah Tangkap Terduga Pengancam Bunuh Jokowi

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Polisi akhirnya menangkap terduga pelaku yang mengancam membunuh Presiden Joko Widodo, dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Sebelumnya diketahui, seorang pemuda bernama Teuku Yazhid ditangkap dalam kasus ini. Namun ternyata ia bukanlah pelaku sebenarnya.

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung membenarkan pihaknya sempat salah tangkap.

“Iya betul [yang sebelumnya salah tangkap],” kata Sapta saat dikonfirmasi, Senin (10/6), dikutip apahabar.com dari CNN Indonesia.

Adapun pria yang baru ditangkap itu bernama Muhammad Fachri. Ia diduga merupakan pria berserban hijau yang melakukan pengancaman. Fachri ditangkap pada 1 Juni lalu di Sulawesi Tengah.

“Iya benar [sudah ditangkap],” ucap Sapta.

Sebelumnya, seorang relawan Joko Widodo (Jokowi), C Suhadi melaporkan seorang pria yang diduga mengancam Jokowi dan Wiranto ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/5).

Suhadi yang juga Ketua Umum Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) mengatakan laporan itu buat setelah melihat sebuah video berisi ancaman yang dilakukan oleh seorang pria dari grup WhatsApp.

Dalam video tersebut, kata dia, menampilkan seorang pria berserban yang mengucapkan pernyataan bernada pengancaman.

“Rezim biadab, hei Jokowi ketemu kau sama saya, saya bunuh kau. Jokowi dan antek-anteknya Wiranto kau jahanam, bangsat kau, penghiatan kau,” demikian umpatan pria dalam video itu yang dilaporkan Suhadi.

Laporan itu diterima pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/3212/V/2019/PMJ/ Dit Reskrimum. Suhadi menyampaikan dirinya melaporkan pria yang melakukan pengancaman tersebut dengan pasal makar.

“Saya melaporkan berkaitan makar karena itu ada kata-kata bunuh Presiden, ada beberpa pasal juga saya laporkan,” ujarnya.

Dari tanda terima laporan, terlapor dalam kasus tersebut masih dalam lidik. Sedangkan untuk pasal yang dilaporkan adalah Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP junto Pasal 87 KUHP tentang makar.

Baca Juga: Kronologi Penangkapan 81 Orang Terkait Bentrok di Buton

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Melerai, Rizal Malah Ditikam Temannya  
apahabar.com

Hukum

KPK Panggil Bupati Kepulauan Meranti
apahabar.com

Hukum

Diduga Jadi Dalang Penipuan, Eks Anggota Polri Diburu Polsek Banjarbaru Barat
apahabar.com

Hukum

Resahkan Warga, Polisi Bekuk Penyetrum Ikan di HSU
apahabar.com

Hukum

Siapa Pemilik 32 Kilogram Sabu di Banjarmasin? Tunggu Sidang Perdananya
apahabar.com

Hukum

KPK: Indikasi Keterlibatan Menpora Terkait Skandal Hibah Signifikan
apahabar.com

Hukum

Sajam Giring Sopir Asal Binuang ke Penjara  
apahabar.com

Hukum

Dalam 2 Hari, Polres Banjarbaru Ungkap 5 Kasus Narkoba
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com